Sadar Nggak, Banyak Selebritis Terkenal yang Meninggal di Usia 27? Inilah Misteri 27 Club!

08 April 2018
|Galih Pangestu Jati
0SHARES

Pernahkah kamu mendengar 27 club yang disebut sebagai kutukan bagi para musisi terkenal? Jika belum, sadarkah kamu bahwa Kurt Cobain, Jimi Hendrix, Janis Joplin, Amy Winehouse, bahkan Kim Jong-hyun meninggal pada usia yang sama, yakni 27 tahun?

Klub 27 atau The 27 Club merupakan daftar musisi, aktris, dan aktor terkenal yang meninggal pada usia 27 tahun. Dilansir dari Flux Magazine, kematian tersebut biasanya mendadak dan sering dikaitkan dengan overdosis obat, kecelakaan, bunuh diri, dan pembunuhan misterius. Mitos konspirasi ini muncul sejak ibu Kurt Cobain, Wendy Fradenburg Cobain O'Connor mengatakan, "Sekarang dia (Kurt Cobain) telah pergi dan bergabung dengan klub bodoh itu. Saya sudah mengatakan untuk tidak bergabung dengan klub bodoh itu." 

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Wikipedia, setidaknya telah ada 66 musisi yang meninggal secara mengenaskan pada usia tersebut. Musisi yang masuk daftar 27 Club terbaru adalah Fredo Santana yang meninggal pada 20 Januari 2018 lalu. Ia merupakan seorang rapper yang meninggal karena gagal ginjal.

Lalu mengapa hal ini dapat terjadi? Berbagai macam ahli pun berupaya memberikan penjelasan terkait fenomena ini. Salah satunya bisa dilihat dari ilmu metafisika dan astrologi. Jacy Nova, seorang pakar astrologi, mengungkapkan fakta mengerikan berdasarkan pembacaan astrologi yang dilakukan olehnya. Ia mengatakan bahwa usia 27 hingga 29 adalah titik balik yang signifikan dalam kehidupan seseorang sebagai "Pengembalian Saturnus". Saturnus adalah penguasa atau karma dan pemberi sinyal kepada seseorang untuk tumbuh dewasa.

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa banyak bintang rock berada dalam angka numerologi yang sama, yang mengungkap bahwa mereka adalah pribadi yang sensitif. Mereka mengukur kesuksesan mereka dalam kehidupan dengan hubungan intim mereka dan jumlah cinta atau membahagiakan teman atau orang yang dicintai di sekitarnya.

Lebih lanjut, menurut Jacy dalam laman resminya mengatakan bahwa angka 27 berkurang ke angka 9, yang mewakili akhir siklus dalam hidup seseorang. Periode transisional ini sangat bermuatan dan menyebabkan beberapa orang merasa terlalu rapuh secara emosional untuk ditangani. Ketika dihadapkan dengan ketidaknyamanan yang tidak diketahui, ketenaran sekilas, tekanan dari dunia hiburan, banyak orang akan beralih ke obat-obatan dan alkohol untuk mengatasi, mencari jalan keluar melalui bunuh diri, atau terlibat dalam perilaku sembrono yang akhirnya melewati batas. Namun, tindakan tersebut mengarah ke keabadian dan menghasilkan seseorang yang selamanya terkenal di "27 Club".

Terlepas dari benar tidaknya pembacaan terkait 27 Club tersebut, dari situ kita bisa belajar bahwa melarikan diri kepada alkohol, narkoba, dan seks bebas bukan cara yang tepat untuk mengatasi depresi. Langkah seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah. Jadi, hindari, ya gengs!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
0SHARES