Ngeri! Para Pelaku Pembunuhan Ini Digentayangi oleh Korbannya

11 Agustus 2017
|Idham Nur Indrajaya
0SHARES

Tindakan menghilangkan nyawa orang lain merupakan tindakan yang keji, kecuali jika pencabutan nyawa itu dilakukan atas dasar tertentu, misalkan hukuman mati bagi terdakwa yang biasanya diadili karena pembunuhan. Hidup adalah sesuatu yang nilainya tidak terbandingkan dengan apapun di dunia ini. Oleh karena itulah pembunuhan sering kali dianggap sebagai sesuatu yang sangat kejam di sebagian besar masyarakat.

Dalam beberapa kasus, ternyata ada kisah-kisah mistis yang dialami oleh pembunuh, yakni saat mereka mengaku bahwa dirinya dihantui oleh orang yang telah dibunuh. Entah apakah memang yang menghantui mereka adalah hantu atau bayangan yang timbul akibat gangguan psikologis setelah melakukan pembunuhan, kamu bisa baca kisah-kisah semacam itu di bawah ini.

1. Kasus pembunuhan April Jones

Mark Bridger adalah seorang pria yang menghabiskan hari-harinya dengan meminum minuman keras, menonton pornografi, dan mengamati foto-foto anak perempuan yang tidak senonoh. Pada tahun 2012, di malam saat dirinya tengah mabuk, Bridger pun mengendarai mobilnya untuk berjalan-jalan sembari mencari anak perempuan yang masih kecil. Dia pun bertemu dengan seorang gadis cilik berusia lima tahun bernama April Jones. Menurut saksi mata, Jones dibawa oleh Bridger ke dalam mobilnya, dan langsung meninggalkan lokasi tidak lama setelah itu. Sejak saat itu, April Jones dinyatakan menghilang.

Keesokan harinya, Bridger diamankan oleh kepolisian. Dirinya mengaku bahwa dia telah membunuh April, meskipun hal itu terjadi karena kecelakaan. Bridger mengatakan bahwa dirinya menabrak April, dan dia pun memasukkan gadis kecil itu ke dalam mobilnya dan berharap April masih hidup. Akan tetapi, setelah polisi melakukan penelitian forensik di kediaman Bridger, ditemukan adanya beberapa serpihan tulang dan darah yang cocok dengan DNA April.

Setelah itu, polisi pun membantah pernyataan Bridger sebelumnya dan dituduh atas pembunuhan mutilasi, sehingga dia pun dipenjara untuk seumur hidup. Saat dia di penjara, sipir di sana mengatakan bahwa Bridger seringkali bercerita kepada teman satu selnya tentang munculnya arwah April Jones yang selalu mendatangi dirinya di penjara pada malam hari.

2. Kisah pembunuh berantai bernama Terry Childs

Pada tahun 1987, seorang pria bernama Terry Childs melakukan pembunuhan terhadap seorang gadis berusia 17 tahun bernama Lois Sigala. Perbuatannya itu pun diungkap oleh pihak kepolisian, dan Childs pun harus mendekam di dalam penjara. Pada saat dirinya tengah berada di penjara, tiba-tiba Childs menuturkan pengakuan tentang pembunuhan lainnya yang telah dia lakukan, salah satunya adalah pembunuhan terhadap gadis bernama Linda Ann Jozovich.

Pada tahun 1979, Childs menculik Jozovich di tempat parkir dan memukuli, mencekik, dan bahkan sampai menusuk Jozovich beberapa kali sampai gadis itu tewas. Meskipun pengakuan yang dituturkannya kepada polisi itu justru menambah hukuman terhadap dirinya, Childs mengatakan bahwa dia harus mengakui pembunuhan itu untuk menghentikan Jozovich yang kerap kali menghantuinya di penjara. Childs bersaksi bahwa Jozovich selalu muncul di penjara, memberikan tatapan dingin kepada Childs yang ketakutan. Setelah Childs mengakui pembunuhan itu, kabarnya Childs pun tidak pernah diganggu lagi oleh penampakan Jozovich.

3. Kisah mistis yang dialami oleh pembunuh supir taksi

Pada tahun 2013, seorang pria bernama Victor Amewugah menyewa jasa taksi untuk melakukan perjalanan yang cukup jauh. Di tengah perjalanan, Amewugah menembak mati supir taksi yang dinaikinya, dan merampok taksi tersebut. Dia melakukan pola perampokan itu beberapa kali, sehingga dia pun harus terus-terusan hidup dalam pelarian.

Meskipun keberadaan dirinya belum diketahui oleh polisi, pada suatu saat Amewugah berinisiatif untuk mengakui pembunuhan yang dia lakukan. Saat ditanyai oleh pihak kepolisian, dia mengaku bahwa dirinya dihantui oleh korban kedua yang terus-terusan muncul dalam mimpinya. Bahkan, dia juga bercerita bahwa dirinya sering kali merasa ada yang tiba-tiba menampar mukanya saat sedang tidur.

4. Peristiwa “Pembantaian Hari Valentine” yang dilakukan oleh Al Capone

Al Capone adalah seorang kriminal kelas kakap di Amerika Serikat. Pada tanggal 14 Februari 1929, Al Capone dituduh telah melakukan pembantaian yang mengakibatkan kematian 7 orang yang merupakan anggota dari geng saingan Capone. Beberapa bulan setelah peristiwa itu, Capone pun diamankan oleh aparat keamanan.

Pada saat di penjara, sipir memberi laporan bahwa Capone seringkali berteriak-teriak tidak jelas. Salah satu ucapan yang dilontarkan melalui teriakannya itu adalah permohonan kepada seseorang yang tidak terlihat bernama “Jimmy” agar dia mau meninggalkan Capone dan tidak mengganggunya lagi. Kebetulan, salah satu orang yang menjadi korban dalam peristiwa pembantaian tersebut memiliki nama James Clark, yang seringkali dipanggil dengan nama “Jimmy”.

Bahkan, setelah Capone meninggalkan penjara, kabarnya arwah Jimmy tetap mengikuti ke mana pun Capone pergi. Pemimpin gengster itu pun meminta bantuan pada paranormal untuk mengusir arwah yang menghantuinya. Akan tetapi, usaha itu pun ternyata tidak berhasil dan arwah Jimmy pun tetap menghantuinya. Mungkin hal itu lah yang memicu penyakit mental pada diri Capone sebelum akhirnya dia meninggal dunia.

5. Pembunuhan Jennifer Stewart

Pada tahun 2010, jenazah seorang wanita bernama Jennifer Stewart ditemukan tergeletak di tempat parkir. Menurut penyelidikan, dirinya dibunuh secara brutal dengan sebuah kapak. Polisi sama sekali tidak menemukan petunjuk atas kasus itu, sampai akhirnya seorang pria bernama Adrian Daou memberi pengakuan bahwa dialah pembunuh Jennifer Stewart. Dia melakukan pembunuhan itu untuk membuat karir musiknya melonjak karena dia terinspirasi dengan lirik-lirik lagu rap yang membahas tentang pembunuhan.

Menurut kesaksian yang dituturkan oleh Daou, dirinya tidak pernah tenang semenjak dia melakukan pembunuhan tersebut. Setelah Daou membunuh Stewart dengan sadis, dia pun memutuskan untuk mabuk-mabukan di pinggir jalan. Saat dia tengah asik mabuk-mabukan, dia melihat sosok Stewart yang melayang di udara sehingga dia pun kabur ketakutan. Sejak saat itu, dia selalu melihat penampakan sosok Stewart sebelum akhirnya dia mengaku kepada polisi.

Itulah beberapa kisah pembunuh yang dihantui oleh korbannya sendiri. Kisah-kisah di atas bisa jadi pelajaran bagi kita untuk sebisa mungkin tidak melakukan pembunuhan, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu yang memaksa kita. Itupun tetap harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan pengadilan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES