Ngeri! 5 Tarian Khas Indonesia Ini Dimainkan untuk Memanggil Arwah!

14 Juli 2017
|Indana Putri
0SHARES

Tarian merupakan seni menggerakkan tubuh yang dimulai sejak zaman manusia belum mengenal aksara. Tarian sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Ada seni tari tradisional dan juga kontemporer. Biasanya, seni tari tradisional dipergunakan untuk beberapa kebutuhan khusus, sepeti contohnya tari Remo khas Ponorogo yang digunakan untuk menyambut tamu. Semakin maju perkembangan zaman, maka semakin banyak pula jenis tarian baru yang diciptakan. Budaya pop dari luar negeri berjasa membawa tarian "break dance"Nggak jarang, tarian atau yang sekarang lebih sering kita dengar sebagai dance juga digunakan untuk memeriahkan acara-acara khas anak muda.

Dari sekian banyak jenis tarian, ada juga beberapa tarian tradisional yang digunakan untuk memanggil arwah, lho! Tapi, akan lebih mengerikan lagi jika tarian ini punah dan tidak lagi dipentaskan. Berbagai tarian yang berbau mistis ini dilakukan sebagai wujud terimakasih karena telah menjaga desa. Kalo budaya ini ditinggalkan dan tarian ngga lagi dipentaskan, arwah leluhur dipercaya bisa ngamuk dan memorakporandakan desa! Wah, leluhur kalo marah bisa lebih serem dibanding amukan geng motor, guys!

Di antara keragaman tarian mistis khas Indonesia, YuKepo telah merangkum lima jenis tarian tradisional yang dipersembahkan untuk para arwah berikut ini.

1. Tari Sigale-gale

Berasal dari suku Batak Samosir di Sumatra Utara, tari Sigale-gale ini bertujuan untuk mengantarkan arwah orang yang telah meniggal ke tempat peristirahatan terakhirnya. Alkisah, dulu ada seorang raja yang ditinggal mati oleh putra mahkota satu-satunya. Sejak itu, sang raja jadi sakit-sakitan. Akhirnya, rakyat membuat sebuah patung yang mirip dengan anak laki-laki sang raja. Patung tersebut diletakkan di atas kayu. Dinyatakan dalam cerita, boneka tersebut telah diisi oleh arwah dari anak sang raja yang telah meninggal. Setelah patung itu dibuat dan rakyat mulai menari, kesehatan sang raja pun kembali membaik. 

Bukannya ngeri malah jadi sedih, ya?

2. Tari Seblang

Banyuwangi dari dulu dikenal sebagai kota yang penuh dengan hal-hal yang berbau mistis. Kota yang berada di ujung timur Provinsi Jawa Timur ini rupanya memiliki banyak sekali budaya tradisional. Salah satunya yang paling terkenal adalah tari Seblang. Saking tuanya usia tarian tersebut, para penduduk setempat pun tidak mengetahui sejak kapan tarian ini diciptakan. Fungsi tarian ini sendiri adalah untuk bersih desa dan tolak bala. Sama seperti tari Sintren Cirebon, Kuda Lumping, dan Janger Sanghyang di Bali.

3. Tari Lumense

Terbang ke Sulawesi Tenggara, ada tarian Lumense khas Pulau Buton. Lumense sendiri berarti 'terbang tinggi'. Fungsi dari tarian ini adalah untuk ritual pe-"olia" atau penyembahan terhadap roh halus Kowanuano yang dipercaya sebagai penguasa negeri agar mengusir segala bencana yang mengancam para penduduk.

4. Tari Salai Jin

Di tanah Ternate, Maluku Utara, masyarakat memiliki tarian mistis Salai Jin yang berfungsi untuk meminta roh halus penguasa agar dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi oleh masyarakat. Uniknya, para penari haruslah berjumlah genap karena angka ganjil dianggap sebagai sebuah kesialan.

5. Tari Bedhaya Ketawang

Berasal dari tanah Keraton Jogja maupun Solo, tarian ini mitosnya pertama kali dipersembahkan oleh Ratu Kidul sang penguasa laut selatan sebagai wujud cintanya terhadap raja pertama Mataram. Untuk melakukan tarian ini, baik para penari maupun pihak keraton sebagai penyelenggara harus melakukan beberapa ritual khusus. Jumlah penari pun harus ganjil, yakni sembilan orang. Dipercaya, nantinya di tengah-tengah tarian, sang pencipta tarian akan ikut menari bersama mereka. Ih, ngeri!

Ih, lumayan bikin merinding juga, ya? Apalagi kalau kalian liat tarian ini secara langsung. Pasti bakal berdiri semua bulu kuduknya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Indana Putri
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES