Mitos Tentang Keeksotisan Gunung Rinjani Ini Bikin Kamu Ingin Segera Menapaki Kaki di Sana

05 Juli 2017
|Ani Nur Cholifah
862SHARES

Buat kamu para penikmat kegiatan outdoor di alam bebas tentu mendengar nama Rinjani bukanlah hal yang asing lagi. Gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini tentunya menjadi destinasi impian bagi para pendaki. Keanekaragaman flora dan fauna yang ada di Rinjani semakin menambah keeksotisan gunung ini. Hal ini membuat pemerintah menjadikan Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai Kawasan Suaka Margasatwa yang ditetapkan secara resmi oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1997.

Beragam keindahan yang ditawarkan Rinjani menjadi daya tarik tersendiri yang akan membuat para traveler selalu ingin kembali berkunjung. Bahkan, titik koordinat Rinjani ini menjadi The Wallace Line yang menjadi tanda transisi flora dan fauna dari dua benua, yaitu Asia dan Australia. Keunikan flora yang terdapat di sini, seperti hutan cemara, pepohonan ara atau fig, dan juga edelweis. Kemudian, untuk fauna unik Rinjani adalah lutung budeng, musang palem rinjani, burung kakatua jambul sulfur, dan masih banyak lagi.

Namun, di balik keindahan panorama hingga kekayaan flora dan faunanya, Rinjani juga menyimpan beberapa mitos dan legenda yang menarik untuk dibahas. Nah, buat yang penasaran dengan mitos-mitosnya, langsung aja yuk kepoin ulasannya di bawah ini.

1. Gua Susu sebagai tempat kegiatan ilmu supranatural

Gua Susu ini terlihat sangat menyeramkan dengan adanya kain-kain putih yang menghiasi bibir Gua. Kain-kain putih tersebut ternyata berasal dari para golongan masyarakat tertentu yang melakukan ritual khusus di gua ini. Selain itu, Gua Susu yang berwana putih susu pada bagian dalamnya ini ternyata sering dijadikan tempat bersemedi. Namun, bila orang yang bersemedi memiliki niat jahat, maka ia akan meninggal dengan sendirinya akibat suhu panas yang ada di dalam gua. Suhu panas itu berasal dari sumber air panas yang konon juga bisa mengobati berbagai macam penyakit.

2. Kisah Dewi Anjani di puncak Gunung Rinjani

Gunung Rinjani sering juga disebut sebagai Puncak Dewi Anjani. Konon, masyarakat Lombok percaya bahwa puncak Gunung Rinjani ini merupakan tempat penguasa gunung ini disemayamkan, yaitu Dewi Anjani. Dewi Anjani merupakan seorang putri raja yang cintanya tak direstui oleh sang ayah. Kemudian, Dewi Anjani menghilang di mata air Mandala. Sejak saat itu, sang dewi diangkat sebagai penguasa untuk para makhluk gaib. Mitosnya, bila kamu sudah berada di puncak Gunung Rinjani, kamu akan menemukan sebuah istana sang Dewi yang berada di sebelah tenggara puncak gunung. Pada waktu tertentu istana gaib itu bisa dilihat secara kasatmata.

3. Penglihatanmu tentang Danau Segara Anak melambangkan cerminan usiamu

Selain puncak gunung, Danau Segara Anak menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi bila akan mendaki Gunung Rinjani. Danau yang berada di bawah puncak gunung ini dipercaya akan memberi peringatan kepada para pendaki agar selalu bisa memanfaatkan waktu. Kemudian, mitos yang nggak kalah menarik, yaitu jika seseorang melihat Danau Segara Anak ini luas, maka itu melambangkan bahwa usia orang itu pun akan panjang. Sebaliknya, bila seseorang melihat danau ini sempit, maka orang tersebut memiliki usia yang relatif pendek.

4. Kepercayaan paham tarekat bagi golongan tertentu

Gunung Rinjani sangat dipercaya sebagai salah satu simbol yang sakral di Pulau Lombok. Selain itu, masyarakat suku Sasak juga percaya bahwa Rinjani merupakan sumber kehidupan, kekuatan, dan inspirasi bagi masyarakat di Lombok dan juga Bali sehingga tak aneh bila di kawasan ini sering diadakan upacara adat. Bahkan, muncul kepercayaan bagi masyarakat tertentu yang menganut sebuah paham tarekat tentang pelaksanaan ibadaha haji. Menurut paham tarekat di sini, ibadah haji seharusnya dilaksanakan di Gunung Rinjani, bukan di Mekah tempat kakbah berdiri. Waduh, mungkin maksudnya itu sebagai salah satu bentuk tafakur kepada alam atau sebagai salah satu perenungan tentang kebesaran Tuhan, Sang pencipta langit dan bumi kali ya?

5. Jangan berkeluh kesah karena Rinjani memiliki pesona yang indah

Jalur pendakian di Gunung Rinjani memang dikenal sangat menantang dan menguji kekuatan secara fisik dan mental. Track menuju puncak Rinjani bahkan memiliki track yang disebut dengan tujuh Bukit Penyesalan dan juga sembilan Bukit Penderitaan. Tanjakan setiap tanjakan yang ada di ke-2 bukit tersebut bakalan menguji kesabaran kamu hingga kamu mencapai keindahan yang sesungguhnya, yaitu puncak Dewi Anjani. Selama melakukan perjalanan, kamu diharapkan bisa menjaga perkataan dan sikap karena konon keluh kesah yang dilontarkan bisa menjadi sebuah kenyataan.

Itulah sekilas tentang mitos di balik keeksotisan Gunung Rinjani. Meskipun sebagian mitos terkesan menyeramkan, tapi semoga aja tidak mengurungkan niat kamu untuk terus menjelajahi keindahan alam Indonesia. Hal yang terpenting dari setiap perjalanan adalah menjaga kebersihan kawasan setempat dan menjaga keselamatan diri selama berpergian agar bisa kembali pulang dengan selamat. Keep clean and safety guys!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
862SHARES