Mitos Seputar Gerhana Matahari dari Negara Lain Ini Tak Kalah Aneh dengan Indonesia

12 September 2017
|Ani Nur Cholifah
0SHARES

Berbicara soal mitos rasanya bukan lagi hal yang aneh bagi masyarakat Indonesia. Berbagai macam perbuatan dan benda-benda ini sering kali dikaitkan dengan hal mistis. Bahkan banyak mitos yang terkait dengan fenomena alam, salah satunya adalah gerhana matahari. Masyarakat Jawa khususnya, menganggap fenomena ini terjadi akibat dendam raksasa Betara Kala terhadap Dewa Matahari.

Bersamaan dengan kejadian ini, mucnulah mitos yang beredar di masyarakat Jawa. Konon, wanita yang sedang hamil saat itu dilarang untuk keluar rumah agar terhindar dari dendam Betara Kala. Sampai saat ini mitos tersebut tetap berlaku. Nah, ternyata ada beberapa mitos dari gerhana matahari yang tak kalah aneh dengan mitos di Indonesia. YuKepo!

Bagi masyarakat Tiongkok, gerhana matahari ini terjadi karena adanya naga yang memakan matahari. Berdasarkan legenda yang beredar, zaman dulu ada astrolog yang bernama Hsi dan Ho dieksekusi mati akibat gagal memperkirakan waktu pasti terjadinya fenomena alam ini. Kemudian untuk mencegah hal ini, warga setempat sering kali membunyikan suara yang sangat keras untuk menakut-nakuti naga agar tidak kembali memakan matahari.

Hampir mirip dengan Indonesia, India juga mempercayai fenomena alam ini terjadi karena setan telah melahap matahari. Lalu, para wanita hamil juga dilarang untuk keluar rumah agar saat anak mereka lahir tidak mengalami cacat fisik. Bahkan ada ritual khusus dengan mandi di sungai yang dianggap suci untuk menghindari kejadian negatif akibat adanya gerhana matahari.

Negara Sakura adalah negara yang terkenal sangat maju dan modern, namun sebagian dari mereka juga masih memercayai berbagai macam mitos yang beredar di sekitar masyarakat. Gerhana matahari di Jepang dianggap sebagai sebuah wabah yang sangat berbahaya karena matahari menjadi gelap, sehingga fenomena ini akan menyebarkan racun. Oleh karena itu, pada umumnya masyarakat Jepang menutup semua sumur agar tidak terkontaminasi dengan racun yang tersebar.

Fenomena alam yang jarang terjadi ini sebenarnya akibat pengaruh dari posisi bulan yang berada di antara matahari dan bumi. Sehingga menimbulkan kesan bahwa bumi menjadi lebih gelap. Namun, banyak masyarakat yang mengkaitkan hal ini dengan kejadian yang aneh dan sudah berkembang menjadi sebuah legenda di masyarakat. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES