Mitos atau Fakta, Kalau Hantu Itu Mulai Keluar Sore Hari? Intip Penjelasannya!

08 Agustus 2017
|Ani Nur Cholifah
0SHARES

Buat anak generasi 80-an sampai 2000-an, masih ingat nggak kalau menjelang magrib sekitar jam enam sore orang tua kamu akan memaksa kamu untuk pulang? Kalau kamunya keras kepala atau nggak nurut pasti orang tua kamu akan segera menakut-nakuti kamu dengan berkata “kalau nggak pulang nanti diculik wewe gombel lho”. Bukan cuma wewe gombel bahkan di antara kalian pasti ada yang ditakut-takutin dengan menyebut genderuwo dan sederet hantu mengerikan lainnya. Kalau udah seperti ini pasti langsung nurut dan pulang ke rumah.

Kebiasaan orang tua yang sudah dipercaya sejak zaman dulu ini menimbulkan mitos bahwa hantu itu mulai muncul saat sore menjelang malam. Benar nggak sih? Berikut ini penjelasannya. Langsung aja YuKepo!

Kita tahu bahwa kebanyakan hantu hidup di lingkungan atau tempat-tempat yang kotor. Salah satu tempat favorit hantu adalah popok bayi karena menjadi tempat dia untuk tinggal. Itulah alasan kenapa hantu mengincar anak-anak. Konon, anak-anak menangis saat menjelang sore hari ini disebabkan karena ketakutan didekati oleh hantu.

Sore hari saat matahari tenggelam memang dipercaya dan diyakini oleh sebagian orang bahwa hantu keluar dari tahanannya dan berkeliaran mencari tempat tinggal. Biasanya selain tempat yang kotor, mereka akan mencari tempat-tempat yang kosong dan juga akan tinggal di tubuh manusia yang masih berkeliaran di luar rumah untuk menjadi mangsanya. Namun, saat ini sepertinya manusia lebih berani karena banyak orang yang berlalu lalang dan hilir mudik saat petang. Entah pulang dari kantor, sekolah, atau kegiatan lainnya.

Para hantu yang keluar dari tahanan ini memiliki banyak target untuk menjadi mangsanya, termasuk juga hewan. Konon, hewan-hewan yang berada di alam bebas saat malam hari akan dirasuki oleh hantu. Ada juga hewan yang dipercaya ketakutan melihat hantu dengan mengeluarkan suara-suara aneh saat menjelang petang.

Berdasarkan mitos di atas berikut ini penjelasan ilmiahnya yang bersumber dari buku berjudul The Science of Shalat karya Prof. Dr. Ir. H. Osly Rachman, MS, beliau menjelaskan bahwa alam mengalami perubahan spektrum cahaya, sehingga memancarkan cahaya berwarna merah. Pancaran itu kemudian diketahui sebagai gelombang elektromagnetis yang memiliki warna berbeda.

Selanjutnya, spektrum cahaya tersebut mengandung energi, frekuensi, dan juga panjang gelombang yang berbeda. Oleh karena itu, saat petang atau magrib tiba spektrum warnanya selaras dengan frekuensi warna hantu atau iblis, yaitu sama-sama merah. Di waktu ini, hantu dan iblis juga diketahui memiliki tenaga lebih karena resonasinya bertepatan dengan warna alam sekitar. Interfensi kesamaan antar gelombang yang muncul ini sering kali membuat penglihatan berkurang sehingga seakan-akan kita melihat wujud hantu.

Terlepas dari mitos yang beredar semoga penjelasan ini bisa menjawab sedikit rasa penasaran kamu tentang kemunculan hantu saat sore hari. Percaya atau nggak itu kembali lagi sama kamu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES