Meski Gagal, 7 Ramalan Kiamat Ini Sempat Bikin Heboh Dunia. Kamu Pernah Percaya?

14 Januari 2018
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Ramalan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Meskipun belum jelas kebenarannya, tak sedikit orang yang percaya dengan ramalan. Tak terkecuali ramalan tentang berakhirnya dunia. Berikut ini ada 7 ramalan kiamat yang mampu menghebohkan dunia walaupun akhirnya tidak terbukti kebenarannya. Langsung aja yuk, simak informasinya!

1. Nostradamus, Juli 1999

Nostradamus adalah seorang apoteker sekaligus cenayang yang hidup di abad 16. Ramalannya tentang kiamat diketahui dari catatan di buku ramalannya. Catatan tersebut berbunyi "Tahun 1999 bulan tujuh, dari langit turun Raja Teror Agung, Ia akan membangkitkan Raja Agung Mongol, Sebelum dan Sesudahnya Mars diberikan keberuntungan". Dari kutipan tersebut membuat pengikutnya heboh apalagi dikuatkan dengan kecelakaan pesawat yang menewaskan John F. Kennedy Jr. berserta istrinya.

2. Y2K, Januari 2000

Pergantian tahun dari 1999 menjadi 2000 diwarnai dengan ramalan yang menghebohkan. Pada saat itu, banyak komputer yang tidak bisa membedakan antara tahun 1900 dan 2000. Sebenarnya, hal tersebut sudah mulai terjadi sejak 1970-an. Tak banyak yang percaya jika fenomena tersebut menandai akhirnya dunia. Namun, banyak yang percaya bahwa kejadian tersebut adalah awal dari kehancuran dunia. Ketidakmampuan komputer dalam membedakan tahun disebabkan oleh virus yang disebut Y2K.

3. Masa Es, Mei 2000

Masih di tahun 2000, ramalan datangnya kiamat kembali muncul. Penulis buku, Richard Noone, menerbitkan buku berjudul 5/5/2000 Ice: The Ultimate Disaster. Dalam buku tersebut dituliskan jika Bumi akan mengalami masa es pada 5 Mei 2000. Es di Antartika akan menebal hingga 5 km. Penebalan es disebabkan oleh posisi planet-planet di tata surya yang menjadi sejajar. Ramalan ini jelas tidak terbukti. Es di Antartika bukannya semakin menebal, melainkan malah berkurang akibat pemanasan global.

4. Ronald Weiland, Musim Gugur 2008

Seorang Menteri dari Departemen Gereja Tuhan meramalkan bahwa kiamat akan terjadi di musim gugur tahun 2008. Ronald Weiland, nama menteri tersebut, menuliskannya dalam sebuah buku yang berjudul 2008: God's Final Witness. Karangannya tersebut diterbitkan tahun 2006. Menurutnya, di tahun 2008 ratusan juta jiwa akan tewas. Selain itu, di tahun yang sama, dunia akan mengalami masa kehancuran. Di bukunya juga, ia mengatakan bahwa dirinya adalah nabi akhir zaman. Sayangnya, ramalan tersebut hanyalah omong kosong belaka.

5. Harold Camping, Mei 2011

Harold Camping adalah seorang pengkhotbah radio. Dalam sebuah khotbahnya, ia menyampaikan bahwa pada bulan Mei 2012 akan menjadi hari penghakiman. Tentu saja, omongannya menarik perhatian banyak kalangan. Menurutnya, hari penghakiman akan dimulai dengan gempa bumi serentak yang terjadi diseluruh dunia. Namun, sampai waktunya tiba, ramalannya tidak terjadi. Camping pun menghilang. Saat ia muncul, ia tetap bersikukuh bahwa ramalannya benar. Yang terjadi bukan gempa bumi fisik, melainkan gempa bumi spiritual menurut penuturannya. Ia pun mengatakan ramalannya lagi bahwa bulan Oktober menjadi hari akhir bagi dunia.

6. Kalender Suku Maya, Desember 2012

Kalender Suku Maya, Long Count, berakhir pada 21 Desember 2012. Long Count telah mendata 5.125 tahun yang dimulai tahun 3114 SM dan berakhir tahun 2012. Habisnya, tanggal di kalender Suku Maya dipercaya sebagai akhir bagi dunia. Perkiraan pun mulai diprediksi, mulai dari pancaran sinar matahari yang semakin panas, pertukaran posisi kutub, hingga Bumi yang akan gelap total. Pemerintah Amerika Serikat pun telah menyiapkan bunker untuk berlindung. Kehebohan ramalan ini didukung dengan diproduksinya sebuah film yang berjudul 2012.

7. Planet Nibiru, Oktober 2017

Ramalan kiamat yang menghebohkan dunia juga muncul di tahun 2017. Ramalan ini muncul atas gagasan seorang peneliti sekaligus pengarang yang bernama, David Meade. Ia menulis sebuah buku berjudul Planet X: The 2017 Arrival. Dalam bukunya tersebut dituliskan bahwa kemunculan Planet X atau Nibiru akan membawa kehancuran bagi Bumi. Menurutnya, tanda-tanda kehancuran Bumi telah ada, seperti meningkatnya intensitas dan ukuran gempa bumi dan keretakan kerak Bumi yang membuat lubang semakin besar. Untungnya, lagi-lagi ramalan tentang kiamat ini juga meleset.

Sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha dan percaya. Kiamat memang akan datang pada waktunya. Tapi, hanya Tuhan yang tahu kapan hari kehancuran ini akan tiba. Kita hanya bisa berusaha dan mempersiapkan segala kemungkinan. Jadi, apa yang telah kamu siapkan untuk kiamat?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES