Menelisik Keangkeran Gereja Ayam di Magelang yang Menjadi Lokasi Syuting AADC 2

17 Juli 2017
|Ani Nur Cholifah
Mistis
1296SHARES

Gereja Ayam yang berada di Desa Gombong, Magelang, Jawa Tengah ini semakin ramai diminati oleh para traveler setelah menjadi salah satu lokasi syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2. Bentuk gereja yang diketahui mirip ayam duduk ini awalnya dirancang untuk menyerupai merpati. Jika kalian ingin berkunjung ke gereja yang sedang hits ini, kalian harus melalui sedikit hutan untuk dapat mencapai kawasan Bukit Menoreh. Di balik hits-nya tempat ini, ternyata ada spot yang dianggap angker, terutama keberadaan bangunan yang belum selesai digarap tersebut yang memicu rasa penasaran para traveler untuk mengunjunginya. Nah, apa aja sih yang bikin bangunan ini menyeramkan? Langsung aja, yuk kepoin!

 

 

 

Gereja Ayam ini menurut warga sudah terbelengkalai sejak tahun 90-an. Meskipun sudah dipenuhi oleh tumbuhan dan terlihat tak terawat, bangunan ini masih berdiri megah di tengah hutan, terutama keindahan dan keunikan bentuknya yang menjadi daya tarik tersendiri. Dulunya bangunan ini juga merupakan sebuah tempat tinggal hingga akhirnya dibangun menjadi sebuah gereja yang dihiasi ornament vintage. Daniel Alamsjah sebagai pendiri bangunan yang juga beragama Kristen ini menjelaskan alasannya mendirikan Gereja Ayam tersebut.

Awalnya, sekitar tahun 1989, ia Mendapatkan sebuah ilham. Kemudian, saat ia melakukan perjalanan ke tempat istrinya yang berada di Magelang. Daniel melihat pemandangan di tengah perbukitan yang sangat indah dan tempat tersebut dirasa sangat cocok bila dibangun sebuah rumah doa. Kemudian, ia tersadar bahwa apa yang dilihatnya itu sama persis dengan mimpinya. Setiap malam ia berdoa agar bisa membangun rumah doa seperti yang ada dalam mimpinya tersebut. Oleh karena itu, Daniel menegaskan bahwa Gereja Ayam adalah sebuah rumah doa bagi semua umat yang dibangun menyerupai merpati, bukan ayam.

Bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 3.000 meter persegi ini dibangun dengan dana pribadi yang dimiliki Daniel. Ia membeli tanah tersebut secara kredit dan dicicil selama empat tahun. Bangunan tersebut juga belum selesai secara sempurna sehingga menjadi salah satu spot wisata angker yang berada di Magelang, terutama disebabkan oleh letaknya yang berada di tengah hutan. Sudah jelas dong kalau malam hari tempat ini menjadi tempat yang terkesan menyeramkan. Gereja Ayam ini juga sempat ditutup pada tahun 2000 karena biaya pembangunan yang tinggi dan pertentangan dari warga setempat.

Lokasi Gereja Ayam yang berada di tengah hutan ini sering dianggap menjadi salah satu wisata angker bagi sebagian traveler, namun tetap menarik rasa penasaran untuk segera dikunjungi. Salah satu spot yang dianggap angker bagi sebagian traveler sepertinya adalah ruangan-ruangan yang dulunya dijadikan pusat rehabilitasi bagi anak-anak pecandu narkoba, cacat, dan juga orang gila. Ruangan yang kosong dan dipenuhi oleh coretan serta cat yang telah mengelupas ini semakin menambah seramnya bangunan tersebut. Saat malam tiba pun mungkin kamu harus membawa senter untuk bisa menuju tempat ini.

Namun, tempat ini menjadi terkenal di kalangan masyarakat luas, khususnya para traveler meskipun belum selesai dibangun dan masih terkesan sebagai bangunan kosong. Sebagian warga merasakan manfaat keberadaan Gereja Ayam ini setelah dikenal oleh masyarakat luas. Lalu ada salah satu warga yang bersedia menjadikan lahan rumahnya sebagai tempat parkir di kawasan kaki bukit. Bahkan, keberadaan Gereja Ayam ini sudah terkenal luas hingga ke luar negeri dan sering dijadikan tempat untuk pre-wedding, lho. Sebutan untuk Gereja Ayam ini juga bermacam-macam, mulai dari Gereja Dove, Chicken Chruch, Pigeon Hill, dan masih banyak lagi lainnya.

Itulah alasan kenapa Gereja Ayam ini terkesan angker bagi sebagian traveler. Nah, kalau menurut kamu gimana? Padahal, kalau kamu naik ke puncak dari Gereja Ayam ini, kamu bisa melihat pemandangan yang sangat indah dan sejuk, lho.  


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
1296SHARES