Legenda Air Cucian Beras dari Kawah Sileri, Dieng yang Terkesan Absurd, Namun Bermakna

travel.detik.com

Kawah Sileri merupakan salah satu destinasi kondang di Dataran Tinggi Dieng yang berada di kawasan Banjarnegara, Jawa Tengah. Namun, pada hari Minggu (2/7) kemarin tepatnya pada pukul 12.00 WIB, Kawah Sileri dikabarkan telah mengalami letusan. Dilansir dari Tempo.co, letusan dari Kawah Sileri merupakan letusan freatik atau disebut juga dengan embusap asap dan material yang berasal dari tekanan di dasar permukaan yang memiliki kandungan gas beracun. Saat kawah ini meletus, tercatat sebanyak tujuh belas wisatawan yang sedang berada di kawasan Kawah Sileri. Beruntunglah tidak ada korban jiwa saat letusan terjadi dan tercatat ada empat wisatawan yang terluka dan dilarikan ke Puskesmas Batur.

Terlepas dari tragedi letusan kawah tersebut, kawah seluas 1 hektare ini memiliki legenda yang cukup unik. Bahkan, legenda ini kental dengan mitos yang mungkin dianggap sama seperti sebuah cerita dongeng, namun dipercaya oleh masyarakat setempat. Seperti apa legendanya? Simak langsung rangkumannya di bawah ini. YuKepo!

www.yukpiknik.com

Kawah Sileri berasal dari kata “leri” yang berasal dari bahasa Jawa yang bila diartikan bermakna air bekas cucian beras. Dahulu, di Desa Pekasiran, Batur, Kabupaten Banjarnegara ini tinggallah seorang nenek yang sakti mandraguna bersama seorang muridnya bernama Dewi Mala. Nenek sakti ini ternyata memiliki niatan buruk sehingga Dewi Mala sering melawan perintahnya. Hal tersebut membuat nenek sakti ini murka dan mengutuknya menjadi bongkahan batu.

www.indonesiakaya.com

Kemudian, nenek ini terus melanjutkan niat buruknya untuk bisa menguasai sebuah Desa Pagar Kandang yang berada tidak jauh dari desa tempat tinggal si nenek. Sayangnya, niat buruk tersebut lagi lagi bisa dicegah oleh warga setempat. Nenek itu pun kembali murka dan kembali ke rumahnya untuk mengambil wadah yang berisi leri atau air cucian beras. Air leri tersebut dipercaya sebagai air ajaib yang bisa memusnahkan segala benda. 

www.indonesiakaya.com

Nenek sakti tersebut kembali ke Desa Pagar Kandang dengan membawa air leri. Namun ternyata, niat jahatnya itu tidak juga berhasil. Dalam perjalanan dari rumah menuju desa tersebut kakinya tersandung oleh batu sehingga air leri yang sakti itu tumpah ke dasar lereng. Kemudian, lereng tersebut berubah menjadi kawah dengan air yang keruh mirip dengan air leri. Konon, batu yang disandung oleh nenek tersebut merupakan jelmaan muridnya yang ia kutuk, Dewi Mala.

Mitos dan legenda ini sudah melekat oleh warga setempat meskipun sedikit terdengar aneh dan tidak masuk akal. Namun, setiap legenda yang ada selalu memiliki pesan yang baik. Salah satu pesan dari legenda Kawah Sileri ini adalah mengingatkan kita bahwa setiap perbuatan jahat itu tentu akan mendapatkan ganjarannya. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Sajikan Ragam Cerita, Ini 7 Film Omnibus Indonesia Harus Ditonton | Keepo.me

Sajikan Ragam Cerita, Ini 7 Film Omnibus Indonesia Harus Ditonton | Keepo.me

Inilah "Urban Legend" dalam Video Game yang Masih Menyisakan Misteri!

Inilah "Urban Legend" dalam Video Game yang Masih Menyisakan Misteri!

Nyesek, Wanita Ini Pergoki Suaminya Selingkuh Dengan Sepupu Sendiri, Warganet: Kayak Sinetron Indosiar | Keepo.me

Nyesek, Wanita Ini Pergoki Suaminya Selingkuh Dengan Sepupu Sendiri, Warganet: Kayak Sinetron Indosiar | Keepo.me

Pasar di Afrika Ini Jadi Pusat Benda-benda Mistis. Berani Belanja di Sana?

Pasar di Afrika Ini Jadi Pusat Benda-benda Mistis. Berani Belanja di Sana?

Belum Minta Izin, Anak Kasino Geram Dan Minta 3 Pemuda Warkopi Hentikan Kegiatan Komersial | Keepo.me

Belum Minta Izin, Anak Kasino Geram Dan Minta 3 Pemuda Warkopi Hentikan Kegiatan Komersial | Keepo.me

Inilah 5 Tempat yang Paling Berhantu di Singapura

Inilah 5 Tempat yang Paling Berhantu di Singapura

loading