Katakombe Odessa, Labirin Tak Berujung Yang Membawa Kematian. Jangan Coba-Coba Masuk!

07 April 2018
|Galih Wisnu Brata

Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata labirin? Bikin pusing? Ya, labirin memang dibangun dengan jalan atau lorong yang dan berliku-liku sehingga menyulitkan penggunanya. Salah satu tujuan dibangunnya labirin adalah sebagai tempat persembunyian di kala perang, seperti labirin yang diberi nama Katakombe Odessa.

Katakombe Odessa adalah jalur bawah tanah yang berada di Ukraina. Panjang Katakombe Odessa mencapai 2500 km. Jalur berliku-liku ini dibangun pada masa Perang Dunia II sebagai tempat persembunyian. Menurut cerita, area bawah tanah sudah dibangun sejak tahun 1600-an dan dijadikan jalur bawah tanah pada tahun 1800-an. Setelah Perang Dunia usai, jalur bawah tanah ini dimanfaatkan oleh para penyelundup dan kriminal sebagai tempat persembunyian.

Selain itu, Katakombe juga dijadikan tempat berwisata. Namun, tidak semua jalur akan dilewati. Satu-satunya area yang boleh dikunjungi wisatawan adalah Museum of Partisan Glory. Jarak yang boleh ditempuh pun hanya 1 km. Jalur untuk para wisatawan memang dibatasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekitar tahun 1960, sebuah kelompok melakukan ekspedisi di Katakombe Odessa. Walaupun telah berhasil membuat peta kasar, mereka mengaku tidak mampu mengitari seluruh jalur dengan alasan tempat tersebut bisa ambruk kapan saja dan mereka bisa terperangkap kapan saja jika salah pilih jalur.

Tahun 1995, ekspedisi di Katabombe Odessa diadakan kembali oleh kelompok lain. Sama halnya dengan kelompok sebelumnya, kelompok ini juga tidak berhasil menyelesaikan semua rute di jalur bawah tanah ini.

Berbeda dengan dua ekspedisi sebelumnya, di tahun 2005, sekelompok remaja berusaha mengeksplorasi Katakombe Odessa. Sekelompok remaja tersebut mencoba menjelajah Katakombe Odessa sebagai bentuk perayaan tahun baru. Setelah berpesta ria, mereka memutuskan untuk pergi ke jalur tak berujung ini. Namun, di tengah perjalanan mereka memutuskan untuk keluar dari jalur bawah tanah itu karena dianggap terlalu berbahaya. Sayangnya, mereka melupakan salah seorang temannya, Masha.

Masha pun tak kunjung keluar dari Katakombe Odessa. Sejak saat itu, Masha dinyatakan hilang oleh pihak kepolisian setempat. Pihak kepolisian setempat tidak bisa berbuat banyak. Tanpa persiapan yang matang pihak kepolisian tidak berani mencari Masha. Akhirnya dua tahun berselang, tahun 2007, jenazah yang diduga Masha baru ditemukan.

Di dalam Katakombe Odessa terdapat benda-benda kuno yang sudah lama tak tersentuh, seperti Koran, lampu minyak, dan uang. Sekitar 1.700 km dari jalur ini sudah dipetakan, sedangkan sisanya belum dipetakan mengingat bahaya yang mengancam.

 

Serem bukan, tertarik untuk mencoba? Sayangnya di dalam jalur ini banyak coretan-coretan dan bekas vandalisme. Jadi, kayak nggak terawat deh. Tapi, serem juga ya kalau masuk sini dan nggak bisa keluar lagi. Pasti kematian yang paling menyiksa deh, tersesat dalam labirin.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memento mori"
SHARES