Jurig Jarian, Hantu Asal Tanah Sunda yang Menghuni Tempat Sampah Ini Misterius Banget!

28 Januari 2018
|Ani Nur Cholifah
0SHARES

Kepercayaan akan hantu atau makhluk gaib di zaman yang sudah modern ini ternyata juga masih banyak diyakini oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Kisah dan mitos akan hal-hal mistis juga masih melekat menjadi sebuah tradisi dan warisan turun temurun yang masih diyakini sampai sekarang. Begitu juga dengan makhluk gaib yang tak pernah bisa kita lihat secara jelas dengan kasat mata. Wujud dari para makhluk gaib ini juga sangat beragam, konon ada yang menyerupai manusia, hewan, dan ada juga yang berwujud menyeramkan.

Nah, keberadaan makhluk tak kasat mata yang cukup beragam ini juga sering meresahkan masyarakat. Konon hantu atau makhluk tak kasat mata itu wujudnya juga bisa berubah sesuai dengan pemikiran dan ketakutan seseorang. Kalau biasanya kita sering mendengar wujud hantu seperti Kuntilanak, Pocong, Genderuwo atau makhluk lainnya yang lebih menyeramkan, kali ini YuKepo akan membahas sosok hantu yang mungkin nggak biasa. Yakni hantu jurig jarian yang konon berasal dari Tanah Sunda dan menghuni tempat sampah.

Asal kata ‘Jurig Jarian’ sebenarnya berasal dari bahasa Sunda yakni jurig berarti hantu dan jarian berarti sampah sehingga disebut sebagai hantu penghuni tempat sampah. Wujud jelasnya juga belum pernah bisa digambarkan secara jelas karena masih belum banyak saksi mata yang pernah bertemu secara langsung dengan jurig jurian. Namun beberapa diantaranya mengatakan sosok hantu ini seperti wujud tuyul karena wujudnya yang menyerupai anak-anak dan berkepala botak tapi ada juga yang mengatakan hantu ini seperti hantu wanita dengan rambut panjang.

Mitos keberadaan hantu penghuni tempat sampah di sekitar pemukiman warga ini memang tidak begitu populer. Tapi biasanya hantu ini akan muncul menjelang magrib atau matahari terbenam. Konon jurig jarian juga sering mengincar anak-anak dan wanita hamil yang masih berkeliaran di luar rumah pada waktu petang tiba. Jurig jarian akan mengincar anak-anak dengan menularkan penyakit, sedangkan kepada wanita hamil biasanya akan diganggu dengan membuatnya kesurupan.

Kisah tentang jurig jarian ini memang tidak bisa dipastikan tapi banyak warga yang mempercayai keberadaan makhluk tak kasat mata tersebut. Beberapa diantaranya juga menganggap bahwa hantu ini merupakan kearifan lokal dari tanah Sunda untuk memperingati para penduduk setempat agar tidak bermain di kawasan tempat sampah menjelang malam hari. Alasannya juga cukup masuk akal bila anak kecil yang sering bermain di sekitar tempat sampah bisa dengan mudah terkena penyakit karena sistem imunnya yang belum begitu kuat. Lalu para ibu hamil cukup rentan teserang oleh beragam bakteri yang akan berpengaruh pada perkembangan janin.

Itulah salah satu legenda hantu dari tanah Sunda sebagai bukti kearifan lokal. Benar atau tidaknya itu kembali kepada manusianya karena para makhluk tak kasat mata ini sudah pasti ada hanya saja kita tak pernah tahu secara pasti wujud dan keberadaannya. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES