Inilah "Urban Legend" dalam Video Game yang Masih Menyisakan Misteri! (2)

05 Juli 2017
|Idham Nur Indrajaya
102SHARES

Terlepas dari benar atau tidaknya, urban legend selalu menjadi hal yang ramai dibicarakan. Urban legend yang lahir dari mitos yang berkembang di masyarakat biasanya tidak menghasilkan perdebatan panjang yang rumit karena toh mitos-mitos tersebut memang terkadang sulit sekali untuk diuji kebenarannya.

Urban legend ini pun bahkan berkembang di kelompok gamers yang masih bisa dikatakan sebagai kelompok khusus dalam masyarakat. Para gamers pun membentuk dan memperkokoh subkultur mereka dengan mitos-mitos dalam game, seperti halnya mitos yang berkembang dalam suatu masyarakat tertentu. Urban Legend tidak selalu menyuarakan hal yang berbau mistis kok, melainkan bisa juga dikaitkan dengan konspirasi yang dalam konteks ini mungkin disisipkan oleh developer game sebagai pesan rahasia atau easter egg. Nah, di bawah ini kamu bisa baca beberapa informasi yang berkaitan dengan mitos-mitos yang ada dalam dunia game dan masih menyisakan misteri sampai sekarang. Langsung aja yuk, kita kepoin!

1. Karakter Hantu (Minecraft).

"Minecraft" adalah permainan sandbox yang memungkinkan para pemainnya menuangkan kreativitas mereka untuk membangun apa pun dari kubus-kubus yang tersedia dalam game. Suatu waktu, tepatnya pada tahun 2010, pernah ada orang yang memosting di forum "Minecraft" bahwa dia melihat banyak bangunan berstruktur aneh pada game ini. Padahal, seharusnya yang bisa membangun struktur bangunan hanyalah pemain itu sendiri.

Pemain tersebut pun melihat karakter lain yang persis dengan karakter utama, hanya saja mata karakter itu berwarna putih. Diduga bahwa karakter misterius inilah yang membangun bangunan dengan bentuk-bentuk aneh tersebut. Ternyata, beberapa pemain lain pun mendapat pengalaman yang serupa. Karakter ini pun diberi nama “Herobrine” oleh para penggemar "Minecraft" yang didasarkan pada nama pengguna misterius yang tiba-tiba mengatakan “STOP” pada pengguna yang memosting di forum.

Pihak developer yang menerima banyak pertanyaan terkait dengan karakter misterius itu pun menyatakan bahwa mereka tidak membuat fitur karakter itu di dalamnya. Beberapa orang mengatakan bahwa karakter ini hanyalah kecacatan dalam video game tersebut. Namun, ada beberapa orang juga yang berpendapat bahwa karakter "Herobrine" merupakan manifestasi supranatural dari adik pencipta "Minecraft" yang telah meninggal dunia.

2. Kutukan Madden (Madden NFL Series).

Madden NFL adalah video game American Football yang dikeluarkan oleh Electronic Arts. Semenjak tahun 1998, pihak developer mulai menampilkan para bintang American Football pada bagian sampul kaset "Madden NFL". Namun, entah kenapa setiap pemain yang tampil dalam sampul itu akan mengalami cedera dalam pertandingan. Oleh karena itu, para atlet American Football yang awalnya bersemangat untuk tampil di sampul "Madden NFL" pun malah berusaha menghindar sebisa mungkin agar wajah mereka tidak tampil di kaset tersebut.

3. Figur misterius (Super Mario Galaxy 2).

Seperti versi-versi lainnya, video game "Super Mario" selalu menampilkan tampilan yang penuh warna. Akan tetapi, tampilan yang sedikit menyeramkan mulai terlihat saat pemain memasuki level bernama Shiverburn Galaxy. Dalam level ini, pemain bisa melihat tiga figur misterius yang hanya berupa siluet hitam. Tiga figur ini hanya diam dan melihat karakter dari atas gunung yang berada di level tersebut. Pihak Nintendo pun tidak memberi pernyataan resmi terkait dengan siluet misterius itu saat banyak para gamers yang mengirimkan pertanyaan.

Namun, suatu saat ada seorang pemain yang niat banget sampai mengakses data inti dari video game tersebut dan menemukan bahwa nama gunung tempat siluet itu berada adalah “Beyond Hell Valley” (Luar Lembah Neraka). Padahal, dalam video game-nya tidak ada level yang bernama Hell Valley. Pemain itu juga menemukan bahwa tiga siluet itu bernama “Hell Valley Trees”. Padahal, jika kamu lihat fotonya, siluet itu sama sekali tidak berbentuk seperti pohon kan?

4. Trainer Mayat Hidup (Pokemon Red/Blue/Green).

Dalam versi aslinya, video game "Pokemon/Red/Green" memiliki fitur tersembunyi yang terkesan terlalu mengerikan untuk game yang sasaran konsumen utamanya adalah anak-anak. Pada lantai paling atas di Pokemon Tower terdapat sebuah patung yang diapit oleh dua batu nisan di kedua sisinya. Jika pemain mengecek batu nisan yang paling kanan, biasanya game akan hang dan harus direstart. Akan tetapi, terkadang pemain akan bertemu dengan karakter berupa mayat hidup yang bernama “Buried Alive” (Dikubur Hidup-hidup). Karakter ini adalah trainer yang akan langsung mengajakmu untuk berduel. Sebelum duel dimulai, dia akan berkata, “Kamu datang juga…Aku kesepian, sangat kesepian…Maukah kamu ikut denganku?”.

"Buried Alive" akan mengeluarkan pokemon-pokemen bertipe Ghost dan dia juga akan mengeluarkan pokemon aneh bernama "White Hand". "White hand" memiliki tangan yang sangat besar dengan kulit yang mengelupas dan terlihat busuk. Pokemon ini bahkan bisa berubah bentuk menjadi seperti pokemon yang kamu miliki.

Jika pemain berhasil mengalahkan "Buried Alive", anehnya game akan mengalami hang dan harus direstart. Jika pemain kalah, "Buried Alive" akan mengatakan, “Akhirnya…Daging mentah…”. Setelah itu akan ditampilkan sebuah layar yang menyatakan “Game Over” sambil memperlihatkan "Buried Alive" yang memakan karakter utama. Layar Game Over pada Pokemon versi Red/Blue/Green pun hanya muncul saat kalah dari karakter ini saja. Seperti halnya dengan sindrom Kota Lavender, mungkin fitur ini adalah keisengan dari salah satu programer yang kelewat batas.

5. Anak-anak Iblis (World of Warcraft).

"World of Warcraft" adalah salah satu game MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game) yang paling populer sejak perilisannya di tahun 2004 (di Indonesia mungkin game ini sudah tidak begitu populer). Game yang sangat populer ini pun ternyata menyimpan sebuah pesan tersembunyi yang berkembang menjadi urban legend di kalangan pencintanya.

Di Kota Goldshire, yakni kota pertama yang akan pemain temui jika memilih karakter manusia, pemain akan menemukan sebuah rumah kosong yang terletak di pinggir danau di kota tersebut. Namun, pada jam tertentu, pemain dapat menemukan enam orang anak yang berdiri dalam formasi pentagram selama satu jam. Jika pemain berdiri di tengah-tengah formasi tersebut, mereka akan mendengar suara-suara menyeramkan seperti suara banshee yang sedang teriak, suara tangisan, suara perempuan yang tertawa seperti maniak, dan suara yang mengatakan “Kau akan mati”. Saat memasuki ruangan rumah ini pun musik game akan berganti menjadi musik yang menyeramkan dan tidak dapat terdengar di tempat lain dalam game ini. Pesan satanis kah?

6. Squall sebenarnya telah mati (Final Fantasy VIII).

Plot cerita dalam game ini memicu mitos yang dikembangkan oleh para penggemarnya terkait dengan tokoh utama dalam game ini, yakni Squall Leonhart. Banyak para pemain game ini yang berspekulasi bahwa Squall sudah mati pada akhir disc 1 (padahal, game ini terdiri atas empat disc).

Pada akhir disc 1 diceritakan bahwa Squall tertusuk oleh pecahan es saat bertarung melawan karakter Edea yang merupakan tokoh antagonis. Anehnya, saat memasuki disc 2, Squall sembuh dalam waktu singkat dan tidak terlihat ada luka sedikit pun. Spekulasi kematian Squall ini pun diperkuat dengan plot cerita dalam game yang pada awalnya lebih realistis, namun perlahan-lahan menjadi lebih kuat unsur fantasinya. Oleh karena itu, beberapa gamers pun berpendapat bahwa peristiwa-peristiwa dari disc 2 sampai disc 4 adalah fantasi Squall sebelum dia mati.

7. Sonic.exe.

Sonic.exe adalah game "Sonic" yang tampaknya bukan dikeluarkan secara resmi oleh Sega. Entah game itu merupakan hasil dari peretasan atau dikeluarkan oleh pihak selain Sega atau bukan. Misteri awal mula keberadaan game ini pun belum terpecahkan hingga sekarang.

Urban legend mengerikan dari game ini berawal dari cerita tentang Tom dan Kyle dengan versi yang beragam. Salah satu versinya bercerita tentang seorang pemuda bernama Tom yang menerima kiriman game "Sonic.exe" ini dari temannya yang bernama Kyle—yang hilang dua minggu sebelumnya. Tom pun mulai memainkan game tersebut.

Anehnya, saat dia mulai memainkan game tersebut, layar yang ditampilkan pada menu utama bukan seperti layar pada game "Sonic" yang biasanya, melainkan layar dengan latar lautan darah. Tulisan "Sega 1991" pun akan berubah menjadi "Sega 666". Tampilan wajah "Sonic" pun menjadi menyeramkan, yakni bermata hitam dengan titik merah di tengahnya. Mata itu tampak seperti mengeluarkan darah.

Tom pun memulai level pertama yang berjudul “Hill Act 1”. Anehnya, tokoh utamanya bukanlah Sonic, melainkan Tails. Latar levelnya pun mengerikan. Terlihat banyak mayat hewan yang bergelimpangan di sana. Di tengah levelnya, Tom menemukan karakter Sonic yang sedang tidur. Tom pun mendekati Sonic yang tiba-tiba terbangun dan menggiring Tails ke neraka. Sonic pun membunuh Tails dan seketika terdengar suara jeritan yang menyeramkan dari video game tersebut. Lalu, pada layar komputer terlihat tulisan, “Kau terlalu lambat. Mau mencobanya lagi?

Tom pun mencoba lagi dengan menggunakan karakter Knuckles. Lagi-lagi, Tom tertangkap oleh Sonic. Karakter Knuckles yang digunakannya pun terlihat memohon ampun pada Sonic. Tanpa kenal ampun, karakter Sonic mengiris bola mata Knuckles menjadi dua dan memerasnya. Setelah itu, Sonic pun memakan tubuh Knuckles dan pada layar muncul tulisan, “Aku menemukanmu”.

Tom pun putus asa dan berusaha mematikan komputer, namun anehnya tidak bisa. Game "Sonic" itu pun tidak bisa dikeluarkan. Akhirnya, Tom memutuskan untuk melanjutkan permainan dengan menggunakan karakter Dr. Eggman. Lagi-lagi Tom tertangkap dan layar memperlihatkan tiga karakter yang telah mati tadi tengah disiksa di neraka oleh Sonic dan muncul tulisan, “Aku adalah Tuhan.”

Tom pun ketakutan dan mengunci diri di kamarnya. Keesokan harinya, Tom ditemukan telah tewas dalam keadaan yang mengenaskan. Tangan dipaku di dinding, bola mata hancur, dan organ tubuhnya berserakan. Komputer di kamarnya masih dalam keadaan menyala dan ada tulisan, “Siap untuk ronde kedua?

Itulah beberapa kisah urban legend yang beredar di dunia game. Kisah-kisah urban legend di atas belum bisa dipastikan kebenarannya. Tapi yang pasti, urban legend di atas merupakan kisah-kisah yang beredar di kalangan para gamers di dalam beberapa video game tertentu. Namun, beberapa di antaranya seperti ada yang memang disengaja oleh pihak developer untuk membuat game mereka menjadi ramai dibicarakan. Ada yang mau coba main game-nya?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
102SHARES