Inilah Mitos Pernikahan Anak Pertama dengan Anak Ketiga yang Dilarang dalam Adat Jawa

15 Juli 2017
|Ani Nur Cholifah
Mistis
1296SHARES

Mendengar kata pernikahan mungkin sekilas kita akan membayangkan tentang sepasang kekasih yang akan berbahagia menjalani kehidupan baru mereka dalam berumah tangga. Nyatanya, pernikahan tak semudah itu meskipun biaya nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) tidak sampai jutaan. Perkara terbesarnya adalah menemukan jodoh. Modal dan restu itu udah ada, tapi jodoh nggak ada kan repot.

Selain jodoh, ada lagi perkara besar, terutama dalam adat Jawa yang selalu mempertimbangkan segala sesuatunya atau sering dikenal dengan ajaran kejawen, termasuk aturan dalam pernikahan yang mengatakan bahwa anak pertama dilarang keras menikah dengan anak ketiga. Mitos ini ternyata memang sudah lama dipercaya oleh masyarakat adat Jawa. Konon, yang melanggar aturan tersebut akan tertimpa oleh hal-hal yang buruk. Berikut ini alasan tentang mitos tersebut.

Alasan yang pertama ini mungkin masih bisa diterima secara logika. Pasalnya, secara psikologis anak pertama dan ketiga sudah memiliki sifat yang bertolak belakang sehingga mereka tidak dianjurkan untuk berada dalam ikatan pernikahan. Anak pertama konon cendurung lebih dewasa, menjadi patokan bagi adik-adiknya, hingga memiliki jiwa pemimpin. Sementara itu, anak ketiga memiliki sifat yang sebaliknya. Mereka cenderung lebih manja, sulit untuk diatur atau bahkan suka semaunya sendiri karena merasa semua keinginannya harus bisa tercapai. Oleh karena itu, bila mereka berumah tangga, maka perselisihan akan terus terjadi bila keduanya tidak bisa saling menghargai perbedaan karakter tersebut.

Mitos selanjutnya, pernikahan tersebut diprediksi akan sangat kesulitan dalam masalah ekonomi. Apa pun usaha yang mereka lakukan dalam mencari rezeki biasanya lebih sering gagal dibandingkan berhasilnya sehingga perekonomian keluarga menjadi sangat sulit. Padahal, setiap rezeki itu sudah ada yang mengatur, kalaupun gagal mungkin usahanya kurang maksimal.

Mitos yang terakhir mungkin terdengar sangat mengerikan. Pasalnya, bila pernikahan tersebut tetap dijalankan, maka akan ada sanak saudara terdekat yang tertimpa musibah berat. Salah satunya adalah kematian yang sebenarnya akan dialami oleh setiap orang. Hal ini adalah mitos terberat bagi para calon pengantin adat Jawa. Bahkan, bisa saja mereka akan membatalkan pernikahannya karena percaya dengan mitos ini dan nggak mau kehilangan orang-orang yang mereka sayangi.

Itula mitos yang masih dipercaya oleh suku Jawa tentang larangan kenapa anak pertama tidak boleh menikah dengan anak ketiga. Silakan kalian memberi tanggapan tersendiri untuk percaya atau tidaknya. Namun, jangan sampai menghina suatu adat atau pun kepercayaan lain. Selain itu, tak perlu khawatir untuk masalah pernikahan atau pun jodoh. Percayalah dan berdoalah dengan memohon yang terbaik kepada Sang Pencipta


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
1296SHARES