Inilah Kisah Misteri Dibalik Gunung Kelud yang Penuh Tanda Tanya Besar

16 Mei 2017
|Ani Nur Cholifah

Gunung Kelud merupakan salah satu gunung aktif yang berada di Provinsi Jawa Timur. Selain itu Gunung Kelud juga merupakan salah satu objek wisata andalan Kediri yang berjarak hanya sekitar 40 km dari pusat Kota Kediri. Pemandangan di sekitar Gunung Kelud juga bisa menjadi penyejuk mata. Namun dibalik keindahan itu ternyata Gunung Kelud menyimpan misteri. Selain dari legenda yang beredar, meletusnya Gunung Kelud pada 13 Februari 2014 itu juga dianggap misteri yang penuh kontroversi.

Nah, kali ini YuKepo akan telah merangkum kisah misteri itu dari beberapa sumber yang bisa kamu baca rangkumannya di bawah ini. Langsung aja deh yuk kepoin!

1. Kisah pengkhianatan cinta seorang putri terhadap pria berkepala kerbau

Salah satu legenda yang begitu populer di kawasan masyarakat setempat tentang Gunung Kelud adalah kisah tentang pengkhianatan cinta. Kisah pengkhianatan cinta itu berawal dari sayembara mencari seorang suami yang diadakan oleh Raja Brawijaya. Pria yang memenangkan sayembara tersebut akan diangkat menjadi suami untuk putrinya yang cantik bernama Dyah Ayu Pusparani. Kemudian sayembara itu dimenangkan oleh Lembu Sura, manusia berkepala kerbau. Lembu Sura juga dikenal sebagai sosok pria yang sakti mandraguna. 

Namun, putri dari Raja Brawijaya tidak ingin menikah dengannya sampai akhirnya sang putri memutuskan akan menikah dengan pria tersebut tapi ada satu syarat. Persyaratannya Lembu Sura harus membuatkan sumur tepat berada di puncak Gunung Kelud dengan waktu hanya satu malam. Dengan segala kekuatan sakti yang dia miliki, Lembu Sura hampir berhasil memenuhi permintaan sang putri. Sayangnya putri curang, menyuruh prajurit kerajaan untuk menimbun Lembu Sura. Kemudian Lembu Sura bersumpah dalam bahasa jawa yang diartikan menjadi “Orang-orang Kediri suatu saat pasti akan mendapat balasanku. Kediri akan menjadi sungai, Blitar akan menjadi daratan dan Tulunggagung jadi daerah perairan dalam”. Munculah mitos letusan Gunung Kelud merupakan kutukan dari Lembu Sura yang merasa dikhianati.

2. Jalan misterius yang bisa membuat kendaraan berjalan sendiri

Gunung Kelud memang patut untuk masuk salah satu daftar tempat wisata yang wajib kamu kunjungi. Namun kamu harus berhati-hati saat akan memasuki gerbang wisata Gunung Kelud. Kamu akan merasakan sensasi yang sangat misterius, disini akan ada sebuah jalan yang bisa menarik kendaraan berjalan sendiri meskipun kondisi mesin tersebut dimatikan. Bahkan hal ini ditulis dalam sebuah spanduk besar untuk memperingati para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Namun secara ilmu pengetahuan dijelaskan, kawasan ini memiliki daya tarik magnetik yang sangat tinggi sehingga bisa membuat kendaraan berjalan sendiri. Meskipun sudah dijelaskan secara ilmu pengetahuan, masyarakat setempat selalu mengkaitkan hal ini dengan kisah mistis karena satu hal yang belum terjawab, bagaimana mobil itu bisa bergerak sesuai arah jalan sendiri. Kamu mau coba mengamatinya?

3. Wage menjadi pasaran keramat

Mungkin sebagian besar diantara kamu semua nggak mempercayai tentang hitungan kalender Jawa. Contohnya seperti hari pasaran Wage, Pon, Pahing atau pun Kliwon yang begitu dikenal sebagai malam Jumat Kliwon yang dianggap malam angker. 

Namun berbeda dengan warga sekitar Gunung Kelud yang menganggap Wage adalah hari keramat. Wage merupan pasaran yang penuh misteri berkaitan dengan meletusnya Gunung Kelud. Gunung Kelud beberapa kali meletus, diantaranya pada tahun 1955, 1966, 1990, 2007 dan yang belum lama terjadi tahun 2014. Semua letusan Gunung Kelud selalu jatuh pada Wage. Sehingga sering kali warga cukup berwaspada dengan yang diangggap sebagai hari keramat tersebut. 

4. Buaya jelmaan penunggu danau

Mitos selanjutnya yang dipercaya warga sekitar Gunung Kelud adalah sosok penunggu Gunung. Gunung Kelud konon dijaga oleh sepasang jelmaan buaya. Buaya ini sebenarnya adalah bidadari cantik yang sering mandi di telaga ini. Namun bidadari ini melakukan tindakan yang dibenci oleh dewa. Mereka berbuat hubungan intim dengan sesama jenis seperti golongan kaum lesbian. 

Perbuatan dua bidadari ini membuat sang dewa marah dan kesal. Kemudian sang dewa mengeluarkan kata-kata yang dianggap seperti sebuah kutukan yaitu “kalian seperti buaya”. Dari kekuatan kata-kata sang dewa dua bidadari tersebut berubah menjadi buaya penunggu danau.

5. Letusan Gunung Kelud sebagai tanda lahirnya pemimpin bangsa?

Pada sebuah buku sejarah kuno, Hayam Wuruk yang terlahir pada tahun 1334 ini persis bersamaan dengan terjadinya letusan Gunung Kelud. Bahkan sama dengan kejadian gempa bumi di Panbayu dan Sumpah Palapa. Kemudian tepat di usia ke-17 tahun Hayam Wuruk sudah diangkat menjadi seorang raja Majapahit. Semenjak dipimpin oleh Hayam Wuruk, Majapahit menjadi penguasa di seluruh nusantara Indonesia. 

Kemudian meletusnya Gunung Kelud yang terjadi pada bulan Mei 1901. Lahirlah sosok Soekarno dua minggu kemudian. Kepemimpinan Soekarno saat itu juga membuat tanah air ini lebih damai. Sehingga pada letusan 2014 lalu muncul sebuah mitos yang akan kembali melahirkan pemimpin besar seperti sosok Hayam Wuruk dan Ir. Soekarno. Siapa orangnya? Itu masih mitos dan juga misteri.

Kisah dan legenda tentang di atas ini memang seperti sebuah kisah fiksi. Namun terlepas dari benar atau tidaknya Gunung Kelud layak menjadi objek wisata yang wajib kamu kunjungi. Yuk, berbangga dengan segala keindahan alam Indonesia yang sangat menakjubkan karena negara lain belum tentu punya banyak destinasi indah seperti negara kita.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
SHARES