Inilah Kehebatan Beras Kuning Kepercayaan Suku Dayak Maanyan yang Magis Hingga Ditakuti Banyak Orang

14 Desember 2017
|Ani Nur Cholifah
1SHARES

Suku Dayak menjadi salah satu suku yang mempunyai beragam budaya yang cukup unik sehingga selalu menarik untuk diulas. Suku Dayak pun mempunyai beberapa suku yang kecil yang tersebar di beberapa pelosok daerah. Setiap sukunya juga mempunyai ragam adat, tradisi dan budaya yang unik dan cukup dikenal dengan kekuatan magis dan aura negatif.

Nah, kali ini YuKepo akan membahas salah satu Suku Dayak, yaitu Dayak Maanyan atau yang lebih dikenal dengan suku Dayak Barito Timur yang berada di kawasan Kalimantan Tengah. Hal yang cukup dikenal dari suku ini adalah kekuatan beras kuning yang konon bisa membuat para penjahat ketakutan. Apa hebatnya ya beras kuning ini? Yuk, kepo!

Tradisi menyebar beras kuning menjadi salah satu kebiasaan warga Dayak Maanyan. Entah bagaimana, kemudian tradisi ini dianggap mengerikan bagi suku lain karena konon beras kuning tersebut telah memiliki kekuatan magis yang bisa membuat musuh atau lawan takut. Kabarnya, kekuatan tersebut berasal dari roh para leluhur suku Dayak Maanyan. Kekuatan menebar beras kuning ini juga bisa disamakan dengan Mandau terbang yang sakti milik suku Dayak.

Kemudian muncul banyak pertanyaan kapan beras kuning tersebut disebar? Jawabannya cukup logis, suku Dayak sebenarnya tidak akan melakukan hal tersebut bila mereka tidak merasa terancam. Hal ini mereka lakukan untuk mempertahankan diri.

Pada tahun 2014, pernah terjadi kerusuhan di depan DPR Barito Timur antara suku Dayak dengan pihak aparat kepolisian. Suku Dayak yang tergabung dalam Komando Pertahanan Adat Dayak Bartim ini merasa kurang puas dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum karena tidak sesuai dengan syarat untuk mendapatkan kursi DPRD untuk calon Bupati. Saat itu, suku Dayak yang merasa terdesak oleh pihak aparat kepolisian akhirnya menaburkan beras kuning dan saat itu pula pihak aparat kepolisian mundur.

Nah, mungkin di beberapa daerah kita melihat beras kuning akan ditaburkan ke atas saat acara pernikahan. Namun, beras kuning yang ditaburkan ke atas bagi suku Dayak Maanyan ini merupakan ritual untuk memanggil roh penguasa. Konon, roh penguasa yang terdapat dalam beras kuning tersebut adalah sosok Putri Selong dan Raja Angking Langit. Sebelum melakukan ritual ini, beras yang dipilih pun bukan beras sembarangan dan dicampurkan dengan minyak. Proses pencampuran beras dengan minyak ini sebagai simbol untuk meleburkan kekuatan jahat yang ada.

Itulah sekilas kehebatan magis beras kuning berdasarkan kepercayaan suku Dayak Maanyan. Meskipun maknanya cukup mistis, namun ada sebuah pelajaran yang cukup menarik agar kita saling menghormati perbedaan dan tidak mengusik kehidupan orang lain karena saat merasa terdesak dan terganggu sudah pasti orang tersebut bisa mengamuk bagaikan singa tidur yang terbangun. Gimana menurut kamu?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
1SHARES