Inilah Bulan Baik dalam Penanggalan Jawa untuk Hari Pernikahanmu yang Bahagia

19 September 2017
|Ani Nur Cholifah
0SHARES

Pernikahan tentu menjadi sebuah impian bagi banyak pasangan, termasuk juga para jomblo. Mereka selalu memimpikan hari bahagia itu segera mereka alami. Nggak usah bohong deh, di antara kamu pasti sudah ada yang menyiapkan gambaran untuk perayaan pernikahan kamu. Entah itu untuk tema, calon pasangan yang diidamkan, vendor, bahkan tempat dan waktu, benar nggak? Bahkan tak sedikit pasangan yang berencana ingin menikah di tanggal bagus seperti tanggal 9 September lalu. Tanggal ini pasti banyak deretan pasangan yang melangsungkan pernikahan.

Namun bagi masyarakat Jawa, memercayai tanggal pernikahan harus diperhitungkan secara baik-baik agar rumah tangganya kelak jadi keluarga yang bahagia dan langgeng. Nah, bagi masyarakat Jawa, tanggal bagus untuk melangsungkan pernikahan bukan terpaku pada tanggal cantik. Ternyata ada bulan-bulan tertentu yang mereka percaya bisa membawa kebaikan dalam pernikahan calon pengantin. Berikut ini ulasannya, YuKepo!

Bulan ini biasanya jatuh pada perayaan hari raya Idul Adha. Bulan ini dipercaya sebagai bulan yang akan membawa keselamatan dan kebahagiaan. Konon bulan besar pada kalender Jawa juga akan mendatangkan rezeki untuk calon pengantin kelak setelah menikah. Kemudian bulan besar disesuaikan dengan weton (kalender Jawa yang dianggap ramalan) calon pengantin. Tanggal baik bulan besar biasanya jatuh pada tanggal 5, 12, dan 14.

Selanjutnya adalah bulan Jumadil Akhir yang tercatat sebagai bulan ke-6 dalam kalender Jawa. Konon bula ini baik untuk menikah karena ada istilah “kaya akan emas dan perak” dalam primbon Jawa yang bermakna mendapat kekayaan yang berlimpah-ruah. Calon pengantin yang menikah bulan ini juga dipercaya akan menjadi keluarga yang harmonis karena keduanya akan menyelesaikan setiap permasalahan yang datang dengan kepala dingin. Kamu yang berencana menikah bulan Jumadil Akhir, tanggal paling baik bulan ini adalah 2, 10, atau 14.

Bulan Syawal biasanya bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri. Jadi, tak sedikit masyarakat Jawa yang akan melangsungkan pernikahan setelah hari raya. Kabarnya, pasangan pengantin yang menikah bulan ini akan selalu bahagia meskipun menghadapi peliknya kehidupan rumah tangga. Gimana nih, seru ya mungkin menikah bersamaan dengan perayaan hari besar umat muslim, jadi yang ngasih amplop tebal-tebal karena masih punya uang THR. Tak ada tanggal tertentu dalam bulan ini, asal jangan sampai melebihi 1 hari setelah bulan Syawal karena konon akan membuat pasangan suami-istri yang menikah setelah bulan Syawal (bulan Dulkaidah) sakit terus-menerus.

Selain bulan-bulan di atas, bulan Rajab juga dipercaya bulan yang baik untuk melangsungkan pernikahan. Konon bulan ini, calon pengantin akan dibanjiri tamu undangan, sehingga akan banyak doa dan restu dari para rekan-rekan untuk kelangsungan rumah tangga yang bahagia. Bulan ini konon juga sangat baik bagi pasangan yang memiliki usaha karena dipercaya akan mendatangkan keuntungan yang besar. Namun, ada beberapa tanggal yang harus dihindari dalam bulan ini untuk menikah, yaitu 1,6, 11 dan juga 13 karena tanggal tersebut dipercaya akan mendatangkan kesialan.

Bulan Ruwah bertepatan setelah bulan Rajab, sehingga bagi kamu yang merencanakan pernikahan bulan Rajab tapi terhalang oleh sebuah permasalahan, kamu bisa langsung atur di bulan ini. Konon, pernikahan yang dilangsungkan bulan Ruwah dipercaya bisa mendatangkan kedamaian dan keselamatan rumah tangga pasangan tersebut. Tanggal baik dalam bulan ini adalah 1, 5, dan 14, juga menyesuaikan dengan weton dari kedua calon mempelai agar bisa menemukan hari baiknya.

Nah, gimana setelah kamu simak penjelasan di atas? Sudah ada rencana untuk menentukan tanggal pernikahan kamu? Meskipun bulan di atas dianggap baik, yang terpenting adalah siapkan pasangannya ya. Jangan sampai tanggal sudah ditentukan tapi calon pasangan yang kamu ajak menikah belum ada.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ani Nur Cholifah
"Melawan zona nyaman!"
0SHARES