Bukit Penyihir di Lithuania, Tempat Berkumpulnya Para Makhluk Gaib

01 September 2017
|Idham Nur Indrajaya
0SHARES

Tidak jauh dari jalan utama yang terletak di daerah Juodkrante, Lithuania, terdapat sebuah bukit yang dikenal oleh orang-orang sekitar dengan nama “The Hill of Witches” (terj: “Bukit Penyihir”). Warga setempat memercayai bahwa di setiap malamnya, bukit ini menjadi lokasi berkumpulnya para penyihir, peramal, peri, setan, dan kaum dedemit.

Suasananya yang dingin dan sunyi membuat bukit ini menghadirkan nuansa yang cukup menyeramkan. Ditambah lagi dengan patung-patung ukiran dengan tampilan yang aneh dan menyeramkan pun cukup menambah nuansa horor dari tempat yang berlokasi di benua Eropa ini. Dengan keadaan yang seperti itu, tidak banyak orang yang berani untuk melewati daerah sekitar Bukit Penyihir saat waktu sudah menunjukkan malam hari. Walaupun begitu, kisah-kisah urban legend yang beredar di bukit ini mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang penasaran untuk berkunjung ke sana.

Menurut kisah yang beredar, para makhluk yang berkumpul di Bukit Penyihir pada malam hari itu untuk melakukan berbagai kegiatan foya-foya, seperti berpesta, menari-nari, minum-minum, dll. Mereka juga kabarnya tidak segan untuk menakut-nakuti orang yang berani naik ke bukit pada malam hari, yakni saat bukit itu sendiri sudah mengeluarkan aura mistis yang semakin pekat.

Bukit ini sendiri sudah dihiasi oleh patung-patung kayu sejak lama. Para warga setempat lah yang membangun patung-patung berjumlah 80 buah dengan tampilan wajah yang aneh dan menyeramkan. Kabarnya, patung-patung itu digunakan untuk melakukan ritual dari kepercayaan Paganisme yang masih lumrah keberadannya pada saat patung-patung diukir. Setelah agama Kristen masuk, terjadilah berbagai pergeseran budaya sehingga tidak banyak orang yang mengetahui filosofi dari patung-patung kayu berbentuk gagak, penyihir, laki-laki tua, dan patung-patung lainnya yang terdapat di Bukit Penyihir.

Meskipun tempat ini diliputi oleh mitos-mitos yang menyeramkan, namun hal itu tidak mengurangi minat orang-orang untuk mengunjungi lokasi tersebut. Soalnya, selain terdapat patung-patung kayu yang saat ini berfungsi sebagai situs sejarah, Bukit Penyihir pun memiliki kontur alam yang cukup cocok untuk dipakai oleh anak-anak sebagai tempat bermain. Meskipun begitu, orang-orang di sana selalu memberi peringatan kepada orang tua agar selalu menjaga anaknya yang tengah bermain.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES