Bikin Ngeri Sekaligus Takjub, Kapel Sedlec Ossuary Dihiasi dengan Tulang Belulang Manusia!

28 Maret 2018
|Galih Wisnu Brata
473SHARES

Sedlec Ossuary merupakan kapel unik dan mistis yang berada di Republik Ceko. Kapel ini bisa disebut sebagai kuburan. Tapi, mayatnya nggak dikubur. Lho terus diapain? Di Sedlec Ossuary, tulang belulang mayat dijadikan hiasan ruangan. Ngeri kan, berani lihat?

Kapel merupakan tempat peribadatan bagi umat Katolik Roma. Namun, berbeda halnya dengan Sedlec Ossuary. Kapel tersebut adalah kapel yang spesial. Kapel yang berjarak sekitar 70 km dari Kota Praha ini berisikan puluhan ribu tulang manusia. Karena hal itulah, Sedlec Ossuary mendapat julukan Church of Bones. Sebanyak 40.000 kerangka manusia berada dalam kapel ini. Tulang-tulang tersebut dijadikan hiasan ruangan. Ada yang menggantung di langit-langit dan ada juga yang dipajang di dinding.

Di tahun 1142, sebuah biara Cistercian dibangun di Sedlec. Para biarawan bertugas untuk mengolah lahan di sekitar biara. Raja Otakar dari Bohemia mengirim Henry, Kepala Biara Sedlec, pada tahun 1278 dalam misi diplomatik ke Jerusalem. Pulang dari misi tersebut, ia membawa tanah dari Golgota yang diduga sebagai tempat penyaliban Yesus. Ia menaburkan tanah tersebut di atas pemakaman di Biara Sedlec.

Karena tanah yang ditaburkan dianggap suci, banyak umat Katolik Roma yang meminta untuk dimakamkan di pemakaman tersebut. Banyaknya mayat yang berdatangan ke Biara Sedlec menjadikan biara tidak bisa menampung lebih banyak mayat lagi. Pengurus kapel sampai kewalahan karena saking banyaknya mayat dimakamkan di Biara Sedlec.

Di tahun 1870, tulang belulang mayat mulai disusun rapi sebagai hiasan. Susunan tulang-tulang manusia tersebut merupakan karya Frantisek Rint, seorang pemahat kayu asal Republik Ceko. Karya Rint yang dianggap paling menarik, antara lain, lampu gantung yang berisi semua bagian tulang manusia, dua monstrans di samping altar, dan lambang bangsawan Schwarzenberg.

.

 

Gimana, kamu berani lihat nggak? Kalau berani, kamu bisa datang ke kapel ini setiap hari pada pukul 9 pagi hingga 4 sore waktu setempat. Kalau malam-malam ke kapel ini, kira-kira horor nggak ya?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
473SHARES