Benteng Tua Niagara, Saksi Bisu Peperangan Prancis dan Inggris

23 Juli 2017
|Monica Petra
83SHARES

Benteng Tua Niagara terletak di Youngstowns, New York, Amerika dan sudah berdiri lebih dari 300 tahun. Tepatnya dibangun pada tahun 1726 di Fort Niagara State Park, 12 km dari air terjun Niagara. Bangunan ini masih tetap terpelihara keasliannya seperti tahun 1970-an dan terus direnovasi. Tapi, siapa sangka jika Fort Niagara atau Benteng Niagara adalah salah satu tempat paling berhantu di New York?

Awalnya dibangun sebagai Fort Conti pada tahun 1687 untuk New France, benteng tersebut bertahan dalam musim dingin yang ekstrem dan penyakit parah yang menyebabkan kematian serta kemunduran yang tak terhitung jumlahnya. Pada tahun 1726, "Maison a Machicoulis" dibangun dan benteng diperluas karena ketegangan meningkat antara koloni Inggris dan Prancis. Waktu itu mereka berperang karena sama-sama ingin menguasai lokasi strategis. Perang paling penting terjadi pada tahun 1759 di Fort Niagara selama Perang antara Prancis dan India yang berada dalam kekuasaan Inggris selama 37 tahun berikutnya sebelum akhirnya jatuh ke tangan Amerika selama Revolusi Amerika, dan juga pada perang tahun 1812.

Setelah kongres mengumumkan perang pada bulan Juni 1812, Fort Niagara dihadapkan dengan pasukan yang sedang bermusuhan yang letaknya di Fort George, kurang lebih sekitar 1.100 meter jauhnya. Konflik terbuka memberi Fort Niagara salah satu hari paling berdarah dalam sejarahnya, menyebabkan lebih dari 4.000 orang tewas dalam beberapa hari yang singkat. Saat yang paling penting dalam pertempuran adalah ketika tentara melaporkan melihat menara api setinggi 200 kaki memenuhi udara dengan puing dan kematian.

Sejarah berdarah Fort Niagara tak diragukan lagi erat kaitannya dengan banyaknya laporan aktivitas hantu yang masih bisa dialami sampai hari ini. Ada laporan tentang hantu tanpa kepala yang menghantui Kastil Prancis (French Castle), bayangan yang tidak dapat dijelaskan, pintu yang terbanting sendiri, dan bola cahaya (orbs) misterius yang telah dilaporkan banyak orang. Konon, hantu tanpa kepala itu adalah prajurit revolusi yang dibunuh oleh tentara Prancis. Tiap malam bulan purnama dia muncul untuk mencari kepalanya. Hal ini telah membuat banyak kelompok paranormal, termasuk acara perburuan hantu nasional seperti Ghost Adventures, Ghost Lab, dan bahkan Ghost Hunters untuk mencoba mendokumentasikan aktivitas tersebut dengan hasil yang menarik.

 

Untungnya bagi semua orang, Fort Niagara secara terbuka menerima laporan-laporan tersebut dan bahkan menawarkan kesempatan kepada pengunjung untuk mengalami fenomena-fenomena gaib tersebut melalui tur "Haunted Fortress" tiap tahunnya. Mereka menantang peserta untuk mencoba menangkap bukti dan belajar lebih banyak tentang sejarah yang telah menciptakan hantu-hantu ini. 

Sukar dipercaya bahwa benteng yang masih berdiri hingga sekarang ini menyimpan kisah misteri semacam itu. Entah benar atau tidak kisah-kisah di atas, namun semoga selalu membuat kita lebih mawas diri di mana pun berada.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Monica Petra
Gak Punya Quote Nih!
83SHARES