Angkernya Gunung Raung dan Misteri Kerajaan Macan Putih

17 April 2017
|Rhesa Leo

Bagi para pecinta alam khususnya para pendaki, Pulau Jawa merupakan gudang gunung-gunung indah di Indonesia. Salah satunya adalah Gunung Raung. Gunung Raung sendiri merupakan bagian dari keluarga Pegunungan Ijen serta merupakan puncak tertingginya. Gunung tua ini menawarkan pemandangan indah dan menakjubkan yang menjadi kecintaan para pendaki.

Untuk mencapai Gunung Raung, biasanya para pendaki masuk melalui Bondowoso, Jawa Timur kemudian menuju Sumber Wringin menggunakan angkutan lokal, di sana melalui Kecamatan Sukosar. Selain memiliki kaldera atau kawah gunung berapi yang besar dengan kedalaman sekitar 500 meter, Gunung Raung memiliki keunikan lain. Terlepas dari keindahan dan tantangan untuk mendakinya gunung ini ternyata dikenal cukup angker.

Salah satu keangkeran dari Gunung Raung dimulai dari nama-nama pos pendakian yang ada, seperti Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Mayit, dan Pondok Angin. Nama-nama pos tersebut memiliki sejarahnya masing-masing, misalnya Pondok Sumur dinamai seperti itu karena dipercaya terdapat sebuah sumur yang biasa digunakan seorang petapa sakti asal Gresik. Sumur dan petapa itu konon masih ada sampai sekarang namun kasat mata. Di Pondok Sumur ini konon saat berkemah sering terdengar suara derap kaki kuda yang melintas di sekitar tenda.

Berikutnya Pondok Demit, dipercaya di tempat ini terjadi aktivias jual beli para lelembut. Tempat ini dikenal juga dengan nama "Parset" alias Pasar Setan. Di hari-hari tertentu di tempat ini konon akan terdengar riuh keramaian pasar yang diselingin alunan musik. Lokasi pasar setan sendiri terletak di sebelah timur jalur, tepat di lembah dangkal yang dipenuhi ilalang dan pohon perdu. Kemudian yang sejarahnya paling menyeramkan adalah Pondok Mayit. Di tempat ini dulu pernah ditemukan sesosok mayat yang tergantung pada sebuah pohon. Mayat tersebut adalah mayat bangsawan Belanda yang dibunuh oleh para pejuang kala itu.

Nggak jauh dari Pondok Mayit terdapat Pondok Angin yang merupakan basecamp terakhir para pendaki. Tempat ini sangat menarik karena letaknya yang berada di puncak bukit. Dari sana kamu dapat menikmati pemandangan alam pegunungan di sekitar atau gemerlap kota Bondowoso dan Situbondo. Namun angin bertiup sangat kencang di Pondok Angin. Itulah mengapa gunung ini dinakaman Gunung Raung, berasal dari suara angin kencang yang meraung-raung di telinga bahkan bisa juga menghempaskan pendaki ke dasar jurang.

Selain kisah mistis tempat-tempat di Gunung Raung, ada juga legenda kerajaan Macan Putih di balik ini. Masyarakat sekitar meyakini bahwa dulunya kaldera di Gunung Raung merupakan kerajaan Macan Putih. Konon Kerajaan Macan Putih muncul saat Gunung Raung meletus pada tahun 1638. Menurut masyarakat setempat kerajaan tersebut kini dipimpin seorang raja bernama Pangeran Tawangulun yang diyakini masih keturunan dari raja-raja Majapahit. Di Gunung Raung setiap malam Jumat kabarnya sering terdengar suara mistis di sekitar gunung yang berasal dari sekitar kaldera serta puncak Gunung Raung. Kamu berani mendaki gunung yang satu ini?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Rhesa Leo
Gak Punya Quote Nih!
SHARES