Tokoh-tokoh Antagonis Film Ini Selalu Dikenang oleh Para Penonton Lho!

07 Desember 2016
|Idham Nur Indrajaya
0SHARES

Tokoh antagonis yang biasanya selalu terlibat dengan pembangunan konflik dalam film memang seringkali menjadi sorotan yang menarik bagi penonton. Soalnya, kebanyakannya tuh film dibangun ceritanya melalui protagonis sebagai subyek yang bakal berbenturan karakteristiknya dengan subyek lain, yang tak lain dan tak bukan adalah tokoh antagonis itu sendiri. Artinya, tokoh antagonis dalam film pun memegang peranan yang penting banget dalam ngebangun plot cerita yang bakal nentuin apakah film itu ceritanya seru atau biasa-biasa aja. Jadi, wajar aja kalo akhirnya tokoh antagonis tuh bisa jadi tokoh favorit penonton meskipun pada umumnya tokoh antagonis selalu bertentangan dengan tokoh protagonis yang sering berada di pihak penonton.

1. Winston Baldry / Leroy dalam The Mexican (2001)

Film bernuansa crime yang dibumbui oleh komedi dan drama romance ini menampilkan permainan twist pada plot cerita yang diaplikasikan oleh Gore Verbinski selaku sutradara melalui tokoh Winston Baldry/Leroy yang diperankan oleh James Gandolfini (nggak usah diceritain yah permainan plotnya, siapa tau ada yang belum nonton. Hehe). Selain digemari karena kehadiran twist cerita melalui dirinya, Baldry juga diingat keikonikannya karena dialognya dengan Samantha Barzel (Julia Roberts) ketika membicarakan pengalaman Baldry sebagai pembunuh. Baldry mengatakan bahwa selalu ada perbedaan antara orang yang mengenal cinta, dengan orang yang tidak mengenal cinta dalam hidupnya. Orang yang penuh dengan rasa cinta, tidak takut akan kematian, sedangkan orang yang tidak memiliki cinta dalam hidupnya akan menghadapi ajal dengan penuh ketakutan. Saking banyak yang nge-fans sama tokoh yang satu ini, banyak penonton The Mexican yang me-request untuk dibuatkan film prekuel yang menceritakan tokoh ini lebih detail loh!

2. Johhny Tapia dalam Bad Boys II (2003)

Meskipun tokoh yang kerjaannya jadi pengedar narkoba tuh biasanya memiliki kesan buruk dalam film yang tokoh protagonisnya adalah polisi, sosok John Tapia yang diperankan oleh Jordi Molla ini ternyata berhasil menjadi salah satu tokoh antagonis yang digemari oleh penontonnya. Gimana gak? Karakteristik yang dimilikinya cukup unik mengingat dirinya masih memiliki sisi kelembutan manusiawi ketika berurusan dengan sesuatu yang berkaitan dengan keluarganya. Putrinya aja disuruh tutup telinga waktu doi marah-marah ke anak buahnya. Udah gitu, Tapia berusaha melindungi anaknya dari lukisan-lukisan telanjang yang Tapia anggap dapat merusak moral anaknya mengingat usianya yang masih terlalu dini. Doi juga tinggal bareng sama ibunya yang ikut mempertahankan rumah Tapia ketika diserang oleh kesatuan polisi yang dipimpin oleh Marcus (Martin Lawrence) dan Mike (Will Smith) yang berperan sebagai protagonis dalam film ini.

3. Terence Fletcher dalam Whiplash (2014)

Permainan akting J.K Simmons sebagai Terence Fletcher dalam film yang memborong tiga penghargaan Oscar termasuk Simmons sendiri selaku pemeran pembantu dalam film ini memang epic banget. Nuansa karakter yang tegas dan keras sekaligus sadistik yang dipancarkan oleh Simmons dalam film ini berhasil membuat karakter Terence Fletcher disoroti secara khusus oleh para penonton. Saking berhasilnya, penonton sendiri dapat dibuat benar-benar benci sama sosok pelatih musik Jazz yang nyebelin ini tapi sekaligus juga menjadikan tokoh ini sebagai karakter yang bakal diinget banget dari film Whiplash yang disutradarai oleh Damien Chazelle ini. Soalnya, sikap sadis dari tokoh inilah yang akhirnya secara tidak langsung membangun kemampuan Andrew Neyman (Miles Teller) sebagai drummer yang bermimpi menjadi musisi profesional.

4. Harry Waters dalam In Bruges (2008)

Keteguhan tokoh Harry Waters yang diperankan oleh Ralph Fiennes terhadap prinsip moral yang dipatuhinya membuat para penonton menaruh simpati yang besar terhadap sosok yang berprofesi sebagai atasan dari kedua tokoh protagonis yang bekerja sebagai pembunuh bayaran. Harry Waters adalah seorang pembunuh yang tidak ragu untuk menghabisi nyawa orang yang menjadi sasarannya, termasuk anak buahnya sendiri yang dia anggap telah melanggar kode moral dari seorang pembunuh, yaitu membunuh anak kecil. Waters menunjukkan bahwa mesin pembunuh seperti dia dan kedua rekannya, walau bagaimanapun juga tetap adalah seorang manusia yang harus mempertimbangkan perasaan dalam pekerjaannya. Dan ketika dia secara tidak sengaja membunuh aktor yang sedang berperan sebagai anak kecil dalam film ini, Waters tidak ragu untuk mencabut nyawanya sendiri dan adegan tersebut menjadi salah satu adegan terbaik dalam film ini.

5. Darth Maul dalam Star Wars Episode I: The Phantom Menace (1999)

Menurut celetukan-celetukan para penggemar Star Wars yang tersebar di dunia maya, film pertama dari trilogi prekuel Star Wars series ini merupakan film yang paling buruk di antara film lainnya. Satu-satunya konten dalam film ini yang bisa dibilang bagus hanyalah kehadiran sosok Darth Maul (diperankan oleh Ray Park dan diisi vokalnya oleh Peter Serafinowicz), murid dari Darth Sidious yang menjadi dalang dari peperangan yang terjadi dalam film ini. Para penggemar Star Wars sangat menyukai aksinya sebagai Sith yang tidak banyak berbicara tapi kemampuan bertarungnya ternyata dapat membuat repot kedua tokoh protagonis dalam film ini. Saking banyaknya yang nge-fans, banyak para penggemar serial garapan George Lucas ini yang percaya bahwa Darth Maul sebenarnya masih hidup entah di mana. So sweet.

6. Senator Roark dalam Sin City (2005) dan Sin City: A Dame To Kill For (2014)

Buat temen-temen yang udah nonton dua film Sin City atau baca komiknya yang digarap sama Frank Miller, pasti udah tau banget sama sosok Senator Roark, orang yang menjadi antagonis utama dari semua tokoh antagonis dalam Sin City. Simpati para penonton terhadap tokoh paling korup ini disebabkan oleh penggambaran karakteristik dirinya dalam cerita. Bisa kita lihat dalam filmnya bahwa setiap saat nama Senator Roark disebut, secara tersirat tergambarkan bahwa para tokoh protagonis dalam Sin City akan memancarkan ketakutan sehingga Roark menjadi tokoh antagonis yang sangat ikonik dalam kota fiksi yang dikuasai oleh orang-orang korup di film ini.

7. Loki dalam Marvel Cinematic Universe

Meskipun dikenal sebagai sosok yang licik dan bermuka dua, Loki yang diperankan oleh Tom Hiddleston dalam MCU adalah salah satu tokoh antagonis yang memiliki banyak penggemar. Salah satu faktor yang menyebabkan tokoh antagonis dalam film ini banyak digemari adalah kepribadiannya yang selalu menyimpan pertanyaan bagi para penonton. Apakah tokoh ini diam-diam menyimpan pertalian emosional yang kuat dengan Thor (Chris Hemsworth) atau dia benar-benar membenci siapa pun yang masih memiliki hubungan dengan kelurga Odin (Anthony Hopkins) sebagai penguasa Asgard.

8. John Doe dalam Se7en (1995)

Performa Kevin Spacey dalam memerankan John Doe, seorang maniak jenius yang nihilistik dalam salah satu film psychological-thriller yang digarap oleh David Fincher ini memang patut diacungi jempol. Permainan ekspresi wajahnya saat dirinya menyerahkan diri kepada kepolisian dan bahkan saat dirinya ditekan sedemikian rupa oleh Detektif Mills (Brad Pitt), tetap menunjukkan ketenangan seorang jenius berdarah dingin yang menjadi otak dari panggung pembunuhan berantai yang bikin polisi jadi kebingungan. Kelihaiannya dalam merencanakan pembunuhan, ketenangannya dan kepintarannyalah yang membuat sosok ini bakal selalu diingat dalam Se7en.

9. Mad Dog dalam The Raid: Redemption (2011)

Tokoh yang satu ini emang nggak usah diragukan lagi keikonikannya dalam film The Raid: Redemption yang dianggap berhasil menarik perhatian dunia, terutama setelah munculnya sekuelnya yang kedua, yakni The Raid: Berandal (2014). Hal itu cukup dibuktikan dengan meme “greget”-nya yang sangat populer di kalangan netizen Indonesia. Hahahaha. Pertarungan final yang begitu epic dalam film ini membuat Mad Dog menjadi tokoh yang menarik perhatian bagi para penonton The Raid yang diproduksi oleh Merantau Production dan digarap oleh Gareth H. Evans ini.

10. The Joker dalam The Dark Knight (2008)

The Joker yang diperankan oleh Heath Ledger dalam The Dark Knight mungkin bisa dibilang sebagai Joker terbaik dalam sejarah cerita Batman. Ditambah lagi, dalam film ini, meskipun Joker terlihat kalah saat doi digantung oleh Batman (Christian Bale), bisa dikatakan bahwa pemenang dalam film ini adalah The Joker itu sendiri, dibuktikan dengan keberhasilannya dalam memanipulasi pandangan publik terhadap Batman yang mengorbankan namanya sendiri agar Harvey Dent (Aaron Eckhart) tetap menjadi simbol kebaikan dari kota Gotham yang sangat korup. Kejeniusan yang dikombinasikan dengan kegilaan pada sosok Joker membuat dirinya begitu dikenang dalam film ini, terutama ketika Heath Ledger sebagai pemerannya harus merenggang nyawa karena dirinya terlalu menghayati peran penjahat legendaris dalam kisah manusia kelelawar Gotham City.

11. Darth Vader dalam Star Wars Series

Mungkin tokoh antagonis ini selamanya bakal menjadi tokoh yang paling diingat dalam serial Star Wars. Pembawaan diri tokohnya yang sangat khas, membuat tokoh ini bahkan lebih digemari dari tokoh-tokoh protagonis yang di dalam ceritanya berusaha untuk memperjuangkan kebebasan dari seluruh penghuni galaksi. Kalo temen-temen udah nonton performa tokoh ini dalam Star Wars, temen-temen pasti bakal inget banget dengan musik pengiring khas yang selalu muncul ketika doi tampil atau bahkan ketika namanya hanya sekadar disebut saja. Ditambah lagi dengan adanya trilogi prekuel yang secara khusus menceritakan kisah hidup doi, membuat dirinya semakin dicintai oleh para penggemar film cult classic ini.

Ada tokoh antagonis yang jadi favoritmu? Nama-nama tokoh di atas menjadi bukti bahwa tokoh antagonis tidak selalu menjadi sosok yang dibenci oleh para penonton. Hal itu nunjukin kalo yang namanya baik-buruk itu emang nggak bisa dinilai sekejap mata doang. Kepribadian tokoh yang kompleks, menuntut penonton untuk tidak selalu tertuntun oleh nilai yang menjadi haluan dalam narasi film.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
100 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES