Tayang 25 Oktober, Benarkah Thor: Ragnarok Akan Menjadi Awal dari Film Trilogi Hulk?

19 Oktober 2017
|Reza Pratama
Film
0SHARES

Marvel Cinematic Universe (MCU) kali ini bekerja sama dengan studio film raksasa Walt Disney dalam penggarapan film sekuel Thor yang ketiga bertajuk Ragnarok. Film yang disutradarai oleh Taika Watiti ini diharapkan bisa membawa beberapa perubahan signifikan pada sub-franchise Marvel Cinematic Universe. Film ini akan dikemas dengan gaya yang berbeda dari kedua film Thor sebelumnya. Tak hanya terlihat seru dengan visual effect yang ditonjolkan, film Thor: Ragnarok juga akan dibumbui action komedi. Walaupun dikemas dengan cerita yang agak santai, namun Thor: Ragnarok dijuluki sebagai salah satu film Marvel Cinematic Universe terpenting.

Ada yang berbeda dengan penampilan Thor di film sekuel ketiganya ini. Tentu penampilan paling mencolok adalah dari gaya rambut Thor yang jauh terlihat lebih fresh. Jika di film-film sebelumnya, Thor tak pernah absen menggunakan Mjolnir atau palu petirnya saat melawan musuh, di film ini Thor untuk pertama kalinya tidak menggunakan senjata andalannya karena secara mengejutkan Mjolnir dihancurkan dengan mudah oleh musuhnya. Thor pun di film ini menggunakan pedang dan pistol sebagai pengganti Mjolnir. Hmm, bisa bayangkan seperti apa Thor yang berlaga dengan pedang dan pistol alih-alih palu keramatnya? Dan lagi, siapa pula musuh Thor sampai bisa menghancurkan Mjolnir yang bahkan tidak dapat diangkat oleh orang lain selain Thor?

Setelah di beberapa film sebelumnya selalu muncul bersama dengan anggota The Avengers, kali ini Thor (Chris Hemsworth) hanya ditemani oleh salah satu anggota The Avengers saja, yaitu Hulk. Tentunya kehadiran Hulk menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar film Marvel. Bahkan di film ini, Thor terpaksa harus “menjinakkan” keganasan Hulk dalam sebuah kompetisi pertandingan. Bukan semata-mata hanya sebagai pelengkap saja, justru film ini kabarnya akan menjadi awal cerita film trilogi Hulk. Namun mereka tidak hanya berdua menghadapi musuh mereka, Hela, yang merupakan Dewi Kematian Asgard yang sangat kuat. Thor dan Hulk akan ditemani oleh dua orang lain yaitu Loki dan seorang pahlawan misterius baru.

Hal ini disampaikan langsung oleh pemeran Hulk, Mark Ruffalo. Menurutnya, Thor: Ragnarok akan menjadi fase awal dari evolusi Hulk berikutnya. Namun, diketahui jika film solo superhero Marvel ke depannya akan sedikit rumit karena masalah hak film antara Disney dan pihak Marvel Studios sendiri. Bahkan Mark Ruffalo sendiri telah berbicara langsung dengan pemilik Marvel Studios, Kevin Feige mengenai cerita untuk film solo Hulk. Kemungkinan besar di film solo Hulk, akan lebih bercerita tentang Bruce yang akan mecoba fokus mengendalikan Hulk dalam dirinya. 

Terlepas dari itu semua, Thor: Ragnarok juga memiliki beberapa fakta seru yang akan membuat setiap orang makin penasaran dengan cerita yang ditawarkan. Salah satunya adalah Cate Blanchett yang berperan sebagai Hela, musuh utama di film ini. Hela sendiri merupakan musuh wanita satu-satunya di rentetan film MCU. Hela diibaratkan sebagai Loki versi wanita. Walaupun memiliki cerita yang lebih santai, namun cerita Ragnarok memiliki implikasi langsung terhadap film puncak The Avengers: Infinity War yang akan tayang Mei 2018 nanti. Bahkan dalam judulnya pun film ini sudah dengan tegas mengangkat konsep Ragnarok yang berarti kiamat dan kelahiran baru atau siklus baru, sehingga film ini diduga kuat akan menjadi gebrakan baru dalam MCU.

Walaupun di Indonesia masih akan tayang tanggal 25 Oktober, namun di situs IMDb telah muncul rating film Thor: Ragnarok yang hanya mencapai 6.9/10. Tentunya hal tersebut belum menjadi rating final secara keseluruhan. Film ini kemungkinan besar akan mampu menembus rating 8/10. Dari trailer resmi yang dirilis oleh Marvel beberapa waktu yang lalu, film ini diprediksi akan menyuguhkan cerita yang apik, seru, serta dibumbui komedi yang bisa mengundang gelak tawa penontonnya. Tentu hal tersebut membuat rating 8/10 bukanlah hal yang mustahil untuk didapatkan film Thor: Ragnarok. Ditambah dengan beberapa effect slow motion yang dihadirkan, Thor: Ragnarok dijamin akan lebih seru untuk ditonton dalam versi 3D. Di Indonesia film Thor: Ragnarok sendiri akan tayang tanggal 25 Oktober 2017, lebih awal dari Amerika Serikat yang akan tayang 3 November.  


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Hidup seperti Larry!"
0SHARES