Jadi Film Terbaik di Oscar, Benarkah Film The Shape of Water Hasil Plagiasi?

thevoicebw.com

Bagi pecinta film, pasti tak asing lagi dengan film The Shape of Water. Film drama fantasi arahan sutradara Guillermo del Toro ini sempat diputar serentak di Indonesia pada 29 Maret 2018 lalu. Namun, sayangnya, dalam beberapa hari, film ini sudah turun layar. Tak hanya itu, film The Shape of Water pun telah memunculkan beberapa kontroversi. Padahal, beberapa waktu lalu film ini berhasil menyabet piala Oscar.

www.youtube.com

 Film ini bercerita tentang kisah cinta seorang wanita tuli yang bekerja di sebuah laboratorium. Kemudian, ia jatuh cinta dengan makhluk objek penelitian yang berbentuk seperti ikan dan hidup di air. Kisah cinta ini pun dibumbui dengan latar politik Perang Dingin dan intrik-intrik lainnya yang dikemas dengan begitu apik.

www.vox.com

Meski memenangkan piala Oscar, di balik kemenangannya, ternyata ada beberapa kontroversi yang menyertainya. Dilansir dari Time.com, The Shape of Water dituduh melakukan plagiat. Tuduhan tersebut berdasar pada dua sumber, yakni film pendek Belanda yang rilis pada 2015 dan sebuah drama yang pernah dipentaskan pada tahun 1969. Film tersebut berjudul The Space Between Us yang dibuat oleh seorang mahasiswa di Belanda bernama Marc S. Nollkaemper. Film berdurasi 13 menit ini bercerita tentang seorang wanita yang jatuh cinta terhadap makhluk yang mirip ikan di sebuah laboratorium penelitian.

www.hollywoodreporter.com

Sementara itu, drama yang dipentaskan tersebut berjudul Let me Hear You Whisper. Drama tersebut kemudian diadaptasi menjadi drama tv pada 1990 yang dibintangi oleh Jean Stapleton. Drama tersebut bercerita tentang seorang wanita pembersih yang bekerja di laboratorium tempat seekor lumba-lumba yang ia sukainya dibunuh.

www.telegraph.co.uk

Terhadap tuduhan tersebut, del Toro dan rumah produksi yang menaunginya, Fox Searchlight, pun berusaha menampiknya. Ia mengatakan bahwa ia belum pernah mendengar tentang drama tersebut sebelum membuat film. Ia pun menegaskan bahwa tidak ada orang yang berkolaborasi dengannya dalam proses kreatif. 

"Saya telah berada di industri ini selama 25 tahun dan memiliki reputasi yang tak tercela," ungkapnya.

"Saya telah terbuka tentang hal-hal yang saya sukai dan saya tidak memiliki masalah untuk membahas," tambahnya.

Fox Searchlight pun tampak mendukung del Toro dalam berbagai kesempatan.

"Klaim-klaim ini tidak berdasar, sepenuhnya tidak berdasar," ungkap perwakilan dari Fox Searchlight. Kontroversi ini pun ternyata tidak berpengaruh terhadap keputusan juri Oscar. Mereka sudah terbiasa menghadapi film yang kontroversial seperti ini.

Meski demikian, terlepas dari kontroversi yang ada, sepatutnya kita tetap memberikan apresiasi terhadap film ini. Pasalnya, film ini banyak berbicara mengenai persoalan kemanusiaan yang ada.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Sejarah Singkat Kelahiran Google, Mesin Pencari Penguasa Jagat Maya - Keepodotme

Sejarah Singkat Kelahiran Google, Mesin Pencari Penguasa Jagat Maya - Keepodotme

Tenar Karena Kerap Jadi Tempat Bunuh Diri, Berikut 7 Film Berlatarkan Hutan Aokigahara!

Tenar Karena Kerap Jadi Tempat Bunuh Diri, Berikut 7 Film Berlatarkan Hutan Aokigahara!

Aliando Syarief, Aktor Muda yang Digandrungi Remaja - Keepodotme

Aliando Syarief, Aktor Muda yang Digandrungi Remaja - Keepodotme

Kembar Tapi Beda, 10 Tokoh Animasi dan Pengisi Suaranya Ini Terlihat Sebelas-Dua belas!

Kembar Tapi Beda, 10 Tokoh Animasi dan Pengisi Suaranya Ini Terlihat Sebelas-Dua belas!

3 Pulau Tersembunyi di Jakarta yang Punya Pesona Alami Memukau - Keepodotme

3 Pulau Tersembunyi di Jakarta yang Punya Pesona Alami Memukau - Keepodotme

Nggak Nyangka, Ternyata 10 Kesalahan Lucu ini Pernah Terjadi di Film Drama Korea!

Nggak Nyangka, Ternyata 10 Kesalahan Lucu ini Pernah Terjadi di Film Drama Korea!

loading