Inilah Deretan Film Kekejaman Nazi yang Bisa Bikin Bulu Kuduk Merinding

12 Agustus 2017
|Atik Kencana S.
0SHARES

Percaya gak sih kalau film itu bisa dijadikan sebagai alat propaganda? Bagi yang gak percaya mungkin harus lebih banyak lagi nonton tentang film sejarah dan baca literatur mengenai propaganda. Biasanya film memang dijadikan suatu media untuk memengaruhi persepsi seseorang. Kebanyakan tema yang diangkat adalah tema sejarah. Namun, gak hanya sejarah, tema mengenai kondisi sosial saat ini juga bisa diangkat menjadi sebuah film.

Ngebahas mengenai film sejarah memang gak mungkin sama 100% dengan kejadian aslinya. Banyak penyesuaian yang dibutuhkan demi kelancaran cerita dalam film. Salah satu temanya mungkin bisa diangkat dari masa-masa kejayaan Nazi. Sebenarnya, banyak juga film Nazi yang sudah dibuat. Masalah propaganda atau tidak hal itu mungkin saja terjadi. Apalagi kalau film tersebut dibuat oleh kelompok “korban”. Masalah kebenarannya, nanti ajalah, ya, dibahasnya.

Mengusung tema Nazi, kali ini YuKepo mau membahas beberapa film yang menggambarkan kekejaman kepanjangtanganan Adolf Hitler dalam menyiksa kaum Yahudi selama masa perang dunia II. Penasaran mengenai beberapa film kekejaman Nazi tersebut? YuKepo udah merangkumnya buat kamu, kok.

1. The Pianist (2002)

Bagi penggila film perang dunia II terutama yang menggambarkan penyiksaan terhadap kaum Yahudi pasti sudah kenal baik dengan film ini. Film yang disutradarai oleh Roman Polanski ini bercerita tentang kisah Wladyslaw Spilzman (Adrien Brody), seorang pianis Yahudi Polandia yang menjadi korban diskriminasi terhadap Yahudi semasa kedudukan Jerman di Polandia. Pada saat itu, para Yahudi harus menggunakan atribut berupa ikat tangan dengan lambang Bintang Daud sebagai pembeda. Saat Nazi menyerang perkampungan Yahudi di Warsawa, mereka menghadapi teror kelaparan dan kematian. Sebagian besar dari penduduk Yahudi Warsawa dipindahkan ke kamp konsentrasi Treblinka. Untungnya, Spilzmman selamat dari sweeping Yahudi tersebut dengan dibantu oleh perwira Jerman. Selama masa persembunyiannya, ia kerap menjadi saksi kebrutalan Nazi dalam menyiksa para Yahudi, baik di Ghetto maupun di kamp konsentrasi. 

2. Anne Frank: The Whole Story (2001)

Film yang bercerita tentang Anne Frank ini memang gak kalah terkenalnya dengan film “The Pianist” di atas. Film yang disutradarai oleh Robert Dornhelm ini dirujuk pada buku harian Anne Frank yang menceritakan kehidupannya sebelum dan sesudah menjadi tawanan Nazi. Keluarga Frank adalah sebuah keluarga Yahudi yang harus bersembunyi bersama beberapa keluarga lain agar tidak dikirim ke kamp konsentrasi selama masa Holocaust. Lambat laun persembunyian mereka diketahui oleh para perwira Nazi. Di tempat persembunyiannya itu, hanya tersisa banyak lembaran kertas yang merupakan catatan harian Anne. Selama di kamp konsentrasi, kondisi keluarga Frank semakin memburuk hingga satu persatu wafat. Hingga perang selesai, hanya sang ayah, Otto Frank, yang masih bertahan hidup. Otto Frank yang kembali ke tempat persembunyiannya untuk mengenang keluarganya malah diberikan kumpulan kertas yang berupa buku harian Anne. 

3. Life is Beautiful (1997)

"Life is Beautiful" merupakan sebuah film Italia yang disutradarai oleh pemeran utamanya sendiri, Roberto Benigni. Awalnya, mungkin tak ada yang menyangka bahwa film ini menceritakan kisah menyedihkan di kamp konsentrasi Nazi. Pada permulaan film, kisah yang lebih ditonjolkan adalah tentang kisah percintaan lawan jenis yang sempat terhalang. Namun, setelah semuanya mereka miliki, mereka harus berhadapan dengan Nazi yang akhirnya memecah belah keluarga di kamp konsentrasi. Guido Orefice (Roberto Benigni) harus menggunakan imajinasinya untuk menolong istri dan anaknya agar bisa keluar dari kamp tersebut. Sayang, nyawanya harus ditebus duluan. Lalu, bagaimana nasib anak dan istrinya? Nonton aja sendiri. Dijamin bakalan nangis bombay.

4. Schindlers List (1993)

Film yang hadir berdasarkan novel Schindler’a Ark karya Thomas Keneally ini disutradarai oleh Stephen Spielber. Film ini bercerita tentang Oskar Schindler (Liam Neeson), seorang pengusaha Katolik asal Jerman yang berperan dalam menyelamatkan lebih dari seribu orang Yahudi Polandia selama maasa Holocaust. Schindler mempekerjakan sekitar 1.100 orang di perusahaannya agar tidak dikirim ke kamp konsentrasi Nazi. Walaupun yang lebih dominan di film ini adalah mengenai penyelamatan para Yahudi, namun tetap saja kekejaman Nazi terhadap Yahudi tidak dikesampingkan begitu saja. 

5. Playing for Time (1980)

"Playing for Time" memang tayang sebagai film televisi di stasiun CBS pada tahun 1980 silam. Film yang berdasakan pada kisah nyata ini bercerita tentang musisi Yahudi, Fania Fenelon (Vanessa Redgrave) yang mengalami penderitaan selama berada di kamp konsentrasi Auschwitz. Bakat menyanyi dan memainkan piano kemudian diketahui oleh petugas Nazi hingga akhirnya ia bergabung dengan sebuah grup musikal yang diperuntukkan untuk para pejabat Nazi. Karena Fania merupakan anggota grup musik, ia kemudian dipisahkan dari tahanan reguler lainnya. Ia tidak lagi dibebani kerja paksa. Namun ternyata, beban yang Fania rasakan tidak sampai di situ saja. Semenjak bergabungnya ia dengan grup musikal, permasalahan malah semakin pelik. Bertahankan Fania hingga perang selesai?

Nah, itulah tadi beberapa film tentang kekejaman Nazi yang paling bisa bikin bulu kudukmu merinding. Kekejaman Nazi di masa itu memang sudah banyak dibuktikan dengan banyaknya dokumentasi selama masa Holocaust. Masalah itu bagian dari konspirasi atau tidak, tidak ada yang tau. Namanya juga konspirasi. Namun, yang berusaha disampaikan melalui penjabaran film di atas adalah harapan agar tidak lagi terjadi kekejaman genosida seperti di atas. Hidup damai berdampingan dengan perbedaan bukannya lebih indah?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES