Inilah 6 Hal Mengecewakan dari Film Insidious: The Last Key. Nggak Sesuai Ekspektasi!

18 Januari 2018
|Reza Pratama
0SHARES

Sudah tayang sejak 10 Januari lalu, Insidious Chapter 4 yang bertajuk The Last Key pun diserbu para penggemar film horor. Bahkan film ini menjadi film terlaris di bulan ini. Menjadi sekuel keempat dari rentetan film Insidious, The Last Key bercerita tentang masa lalu sang pemburu hantu, Elise Rainier. Di film ini penonton diajak mengetahui asal usul Elise Rainier dan trauma masa kecilnya.

Sejak perilisan trailernya pun banyak yang bakal beranggapan jika film ini akan menjadi film terseram mengalahkan film-film Insidious sebelumnya. Sisi horor yang ditawarkan tetap terasa kental sebagaimana film horor Hollywood pada umumnya, hanya saja memang ada beberapa poin yang kurang sesuai dengan harapan. Berikut beberapa hal yang mengecewakan di film Insidious The Last Key.

1. Lebih ke thriller dibanding horror

Jika di film-film Insidious sebelumnya, kesan horor dibuat begitu kuat sehingga membuat penonton seakan dihantui oleh sosok hantu yang berada di film. Di film ini, selain menonjolkan sosok Key Face, ada banyak adegan keji layaknya film psikopat yang dilakukan oleh manusia yang terpengaruh oleh Key Face. Sehingga membuat kesan horor di film ini terasa kurang nendang.

2. Sosok hantu yang kurang nyeremin dibanding sekuel sebelumnya

Key Face yang merupakan sosok hantu di film ini terasa tak semenyeramkan sosok hantu di film-film Insidious sebelumnya. Jika di film sebelumnya, sosok hantu terlihat dalam wujud manusia, Key Face justru terlihat seperti monster yang ringkih dengan tangan-tangan berbentuk kunci. Hal ini tentu menjadi kekecewaan tersendiri bagi para penggemar film horor

3. Cerita terasa begitu cepat

Pada awalnya, banyak yang mengira jika film ini akan menyajikan secara terperinci cerita tentang hubungan masa lalu Elise dengan sosok Key Face. Konflik dan nuansa seram yang sudah terbentuk secara perlahan-lahan, terasa buyar ketika alur film dibuat seperti terburu-buru bak dikejar iklan.  

4. Ada beberapa poin yang terasa nanggung dan dilewatkan begitu saja

Masih tentang sosok Key Face yang diceritakan sebagai sosok iblis kuat dan menyeramkan, namun nyatanya sosok menyeramkan tersebut memiliki latar belakang dan asal-usul yang kurang jelas. Perlahan-lahan momok menyeramkan Key Face tersebut jadi terasa biasa saja. Kisah tentang pembunuhan di rumah masa kecil Elise pun diceritakan secara ngambang dan berlalu begitu saja tanpa ada keterkaitan yang begitu bermakna.

5. Terlalu banyak adegan jumpscares

Adegan jumpscares memang menjadi hal sering kita temui di film horor. Namun, film horor yang baik adalah yang bisa membawa nuansa horor dengan cerita yang kuat dan penggambaran adegan yang membuat penonton terhanyut. Sedangkan di film The Last Key, para penonton hanya dibuat kaget dengan kemunculan hantu yang tiba-tiba. Film ini hanya menitikberatkan pada jumpscares tanpa memberikan efek teror yang sebenarnya. 

6. Kemunculan sosok ibu Elise di akhir cerita membuat film jadi antiklimaks

Kehadiran sosok Ibu Elise yang muncul bak Superman di akhir cerita pun terasa sangat mengganjal. Padahal Key Face digambarkan sebagai sosok entitas jahat yang sangat kuat, tiba-tiba dapat dikalahkan oleh Ibu Elise yang bukan siapa-siapa. Hal ini membuat bayangan penonton akan pertarungan sengit Elise dan Key Face buyar begitu saja. 

Terlepas dari ceritanya yang kurang sesuai ekspektasi, secara keseluruhan film ini tetap menghadirkan nuansa seram yang kental. Namun, jika dibandingkan dengan harapan saat pertama kali menonton trailernya, tentu film ini kurang memuaskan. Terkesan digarap dengan terburu-buru dan dialog yang kaku juga membuat film ini jadi terasa mengganjal. Buat kamu yang sudah menonton filmnya, berapakah nilai yang pantas untuk film Insidious Chapter 4 ini? 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Drangan Trakioiot"
0SHARES