Hebat! Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Film Indonesia Yang Berhasil Mendunia!

25 Oktober 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Saat ini bisa dikatakan dunia perfilman Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Film-film berkualitas menjadi salah satu buktinya. Jutaan penikmat film Indonesia pun membanjiri bioskop-bioskop untuk menonton film karya anak bangsa. Mereka menjadi film garapan sineas Indonesia menjadi raja di negerinya sendiri. Tak cukup sampai di situ, film-film Indonesia juga mulai berani menampakkan taringnya di kancah Internasional. Salah satu film Indonesia yang berhasil di ajang festival film internasional adalah film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak sudah berlalu lalang di berbagai festival film internasional. Film yang berdurasi 90 menit ini ditayangkan di Festival Internasional Film Cannes bulan Mei 2017. Film ini menjadi satu-satunya film panjang Asia Tenggara yang terseleksi di Festival Film Cannes. Tak hanya itu, film Marlina juga sudah tayang di Festival Film Internasional New Zealand pada Agustus 2017, Toronto pada September 2017, Vancouver pada September-Oktober 2017, dan Sitges International Fantastic Film Festival di bulan Oktober 2017.

Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy sebagai Marlina, Dea Panendra sebagai Novi, Yoga Pratama sebagai Franz, dan Egi Fedly sebagai Markus. Sutradara dari film ini adalah Mouly Surya. Mouly Surya juga menjadi penulis skenario bersama Rama Adi. Cerita dari film ini terinspirasi dari ide Garin Nugroho. Film Marlina Si Pembunuh diproduseri oleh Rama Adi dan Fauzan Zidni.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak terdiri dari empat babak yang memiliki judul dan tema yang berbeda. Film ini berkisah tentang seorang janda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur bernama Marlina. Marlina suatu hari disatroni sekawanan perampok sebanyak 7 orang yang ingin merampas nyawa, harta, dan kehormatannya di depan sang suami yang telah berbentuk mumi di pojok ruangan. Tetapi, Marlina berhasil memenggal kepala sang pimpinan perampok, Markus. Ia pun membawa kepala tersebut ke kantor polisi. Di perjalanannya mencari keadilan dan penebusan, ia bertemu dengan tokoh Novi yang menunggu kelahiran bayinya dan tokoh Franz yang menginginkan kepala Markus. Ia juga diikuti oleh Markus yang sudah tak berkepala.

 

 

Penghargaan internasional juga berhasil disabet oleh film Indonesia ini. Sang pemeran utama, Marsha Timothy, berhasil membawa pulang Best Actress di gelaran Sitges International Fantastic Film Festival 2017 di Catalonia, Spanyol. Skenario terbaik juga berhasil diraih film ini di Festival International du Film de Femmes de Sale (FIFFS) Moroko edisi ke-11 yang diselenggarakan tanggal 25 - 30 September 2017.

 

 

Rencananya, film ini akan tayang di Indonesia mulai 16 November 2017. Film ini juga direncanakan akan tayang di 18 negara, Amerika Serikat, Kanada, beberapa negara Eropa dan Asia Tenggara.

Wow, sungguh prestasi yang membanggakan. Jadi penasaran kayak gimana cerita film ini. Kamu pasti juga penasaran kan? Makanya, siapkan dirimu untuk nonton film ini. Ingat, 16 November 2017 di bioskop kesayanganmu.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES