Film-film Remake Ini Ternyata Nggak Sesukses Para Pendahulunya!

03 November 2016
|Idham Nur Indrajaya
211SHARES

Karena kesuksesannya dalam melekatkan diri di hati penonton, film-film yang dirilis pada masa lampau seringkali di-remake atau di-reboot dengan menyesuaikan kondisi zaman. Jangan jauh-jauh deh, tahun ini aja sineas Indonesia sudah merilis ulang Tiga Dara dan Warkop DKI yang niat banget ngehidupin komedian legendaris dengan aktor-aktor yang ganteng-ganteng. Ternyata, ketika dunia sudah memasuki era 2000-an, perilisan ulang film yang sukses di masa lampau tuh emang udah lumrah banget. Mungkin sineas di era sekarang ini memanfaatkan teknologi yang ada biar film jadul bisa ditampilkan dengan nuansa yang lebih fresh dan dekat dengan penonton zaman sekarang. Tapi pada kenyataannya orang-orang yang nonton film reboot / remake itu nggak selalu orang yang belum nonton film terdahulunya. Banyak juga para penggemar film tertentu yang penasaran sama film yang udah dirilis ulang. Dan banyak juga ternyata film remake yang justru menghasilkan kekecewaan di hati penggemar film terdahulunya. Film apa aja tuh kira-kira?

1. Psycho (1998)

Film yang pada awalnya dirilis tahun 1960 dan disutradarai Alfred Hitchcock ini adalah salah satu film yang melegenda dalam ranah film bernuansa slasher. Akhirnya pada tahun 1998, film yang diangkat dari novel karya Robert Bloch ini dibikin remake dan disutradarai oleh Gus Van Sant. Pada kenyataannya Vince Vaughn dianggap tidak bisa menggantikan sosok Anthony Perkins dalam memerankan tokoh Norman Bates yang begitu lekat di penggemar film slasher.

2. Ghostbuster (2016)

Film yang merupakan remake dari Ghostbusters series yang begitu kental dengan sosok Bill Murray sebagai Dr. Peter Venkman ini ternyata tidak berhasil menuai kehebohan yang sama dengan film terdahulunya. Padahal, film ini diupayakan dengan tampilan yang lebih baru mengingat dalam film ini semua anggota Ghostbusters adalah wanita, tidak seperti film sebelumnya.

3. Man Of Steel (2013)

Ternyata sosok pahlawan super yang kini sudah tidak lagi memakai pakaian dalam di luar celananya, dalam film ini dianggap tidak sebagus sosok yang diperankan oleh Christopher Reeve yang pertama kali muncul sebagai Clark Kent dalam film yang dirilis tahun 1978. Superman yang diperankan oleh Henry Cavill dianggap terlalu bernuansa gelap. Padahal, menurut para penggemar komiknya, Superman itu seharusnya menjadi sosok yang menjadi satu dengan seluruh manusia dan menjadi simbol manusia yang terbaik. Akan tetapi dalam film yang dirilis tahun 2013 ini Superman digambarkan benar-benar hanya sekadar sebagai alien saja.

4. Total Recall (2012)

Kegagalan film ini disebabkan oleh sosok Arnold Schwarzenegger yang sudah terlalu simbolik dalam film misteri yang dirilis pada tahun 1990 silam. Meskipun film terbarunya pun menampilkan bintang besar yakni Colin Farrell, toh sosok Om Arnold tidak bisa membuat para penggemarnya untuk move on. Ditambah lagi film yang disutradarai Les Wiseman ini tidak begitu kental permainan twist dalam plotnya jika dibandingkan dengan film terdahulunya.

5. Karate Kid (2010)

Meskipun dalam film yang dirilis tahun 2010 ini sosok guru bela dirinya diperankan oleh Jackie Chan ini ternyata masih kalah pamornya jika dibandingkan dengan film terdahulunya yang menjadi salah satu icon pop di Amerika Serikat. Jaden Smith yang berperan dalam film 2010 ini dianggap terlalu muda untuk menjadi seorang petarung yang jatuh cinta kepada seorang wanita. Ditambah lagi, latar tempat Cina seharusnya menjadikan nama film ini “Kungfu Kid” karena film terdahulunya menggunakan latar Amerika dan sudah sewajarnya jika bela diri Kung Fu lebih dikenal dengan istilah “karate”.

6. Fantastic Four (2015)

Meskipun Fantastic Four yang dirilis pada tahun 2005 dan 2007 pun belum bisa dibilang luar biasa, para penonton menganggap bahwa kedua film tersebut masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Fantastic Four yang dirilis pada tahun 2015. Pada awalnya film ini bakal dilanjutin sekuelnya tapi gara-gara film ini malah mendapat ejekan-ejekan yang cukup pedas, akhirnya proyek sekuelnya pun dibatalkan.

7. Clash Of The Titan (2010)

Meskipun pada tahun 2010 film ini dapat menampilkan visual yang lebih dashyat mengingat perkembangan teknologi CGI yang sudah mantap, ternyata para penggemar film terdahulunya masih menganggap bahwa film yang dirilis pada tahun 1981 masih jauh lebih baik. Kekurangan dari film terbarunya adalah motif-motif peperangan yang dianggap kurang kuat dan dibuat terlalu mengada-ngada.

Artikel ini nggak bermaksud buat ngejelek-jelekin film-film remake yang udah susah-susah diperjuangkan oleh para filmmaker-nya kok. Cuma mau nunjukin aja kalo ternyata film itu nggak selalu bagus jika visualnya lebih oke atau muka-muka para aktornya lebih fresh dibandingkan dengan film terdahulunya yang sudah terlampau “jadul” buat para penonton di era sekarang. Itu deh gampang-gampang susah kalo mau remake film. Ternyata kekuatan narasi dalam cerita masih memegang kuasa atas bagus atau enggaknya suatu film dan kalo misalnya emang pengen ngebuat ulang film yang udah-udah, mendingan yakinin dulu deh kalo film terbarunya emang bakal lebih bagus dari berbagai aspeknya. Sip, deh!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
211SHARES