Film-film Ini Lebih Mudah Dihayati Kalau Kamu Lagi Patah Hati

01 Juli 2017
|Idham Nur Indrajaya

Penghayatan terhadap sebuah karya, baik itu musik, sastra, lukisan, atau film, akan sangat dipengaruhi oleh suasana hati kita sebagai penikmatnya. Berbeda dengan penghayatan yang dilakukan atas dasar pengkajian ilmiah yang memerlukan pembacaan secara objektif, penghayatan melalui rasa memberikan suatu kenikmatan tersendiri.

Berangkat dari hal tersebut, bisa jadi terkadang kita akan lebih memahami esensi sebuah kisah dalam film jika kita sedang berada dalam suasana hati tertentu. Mungkin saja dalam suasana hati yang berbeda, kita malah tidak terlalu mencerna intisari dari sebuah film tertentu. Saat kita sedang patah hati, mungkin kita bisa lebih memahami kesedihan dari sebuah kisah drama cinta karena adanya rasa empati terhadap kesedihan tersebut. Untuk itu, bagi yang sedang patah hati, mungkin kamu bisa lebih mendalami film-film di bawah ini nih!

1. Manchester by the Sea (2016)

Film yang mengantarkan Casey Affleck kepada penghargaan Oscar dalam nominasi aktor pemeran utama terbaik ini menceritakan tentang seorang paman yang harus merawat keponakannya yang ditinggal mati oleh ayahnya. Dalam masa pengasuhan itulah Lee Chandler (Casey Affleck) harus bergelut dengan masa lalu yang tak mungkin diubah.

2. Dear John (2010)

Film yang diangkat dari novel dengan judul sama, karya Nicholas Spark ini menceritakan tentang seorang tentara yang jatuh cinta kepada seorang mahasiswi saat dia sedang berada di masa cuti dari dinas ketentaraan. Berhubung tentara tersebut harus pergi ke medan perang, mereka berdua pun hanya bisa berhubungan melalui surat-menyurat. Tak disangka-sangka, wanita yang dicintai oleh tentara itu pun membuat keputusan yang tak terduga.

3. Closer (2004)

Film yang ini menceritakan tentang dua pasangan kekasih yang menemui peliknya permasalahan cinta saat satu pria menjalin hubungan dengan wanita dari pasangan yang lain. Hal itu menimbulkan konflik yang meliputi kecemburuan dan ego dari setiap orang yang terlibat.

4. Waiting for Forever (2010)

Film ini mengisahkan tentang seorang pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap hanya agar dia bisa bertemu dengan wanita yang dicintainya sejak kecil. Kepolosan cintanya itu membuat dirinya kerap kali ditegur oleh kakaknya yang hidupnya lebih stabil. Namun, cinta itu juga membuat dia keras kepala dan tetap menganggap bahwa cintanya akan terbalas.

5. 500 Days of Summer (2009)

Film ini memiliki tagline yang berbunyi: “ini bukan cerita cinta, ini cerita ‘tentang’ cinta”. Film ini mengisahkan tentang seorang pria yang mengenang 500 hari bersama seorang gadis yang dicintainya.

6. P.S. I Love You (2007)

Seorang janda yang baru saja ditinggal suaminya menerima pesan peninggalan suaminya secara berangsur-angsur. Pesan yang diberikan kepada istrinya itu merupakan pesan terakhir dari sang suami agar istrinya dapat tetap hidup bahagia meskipun berstatus sebagai janda.

7. The Time Traveler’s Wife (2009)

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Audrey Niffeneger ini menceritakan tentang seorang pustakawan yang memiliki kemampuan untuk melakukan time travel secara acak tanpa disengaja. Kemampuannya itu menimbulkan masalah dalam pernikahannya. Namun, kesetiaan sang istri bisa membuat kamu terkagum-kagum dan bahkan mungkin bisa mengucurkan air mata.

Itulah beberapa film drama yang mungkin akan lebih mudah dipahami bagi teman-teman yang sedang merasa sedih karena perpisahan. Film-film di atas bisa membuat kamu lebih tegar dalam menghadapi perpisahan lho. Pokoknya, selamat menonton ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
SHARES