Belum Resmi Tayang Di Indonesia, Film Sekala Niskala Menang Festival Film Berlinale. Salut!

06 Maret 2018
|Chandra W.
1SHARES

Satu lagi karya anak bangsa di bidang perfilman mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dan kembali membuat kita percaya bahwa industri perfilman lokal akan terus bisa dibanggakan. Sekala Niskala, film besutan sutradara Kamila Andini, yang bahkan belum tayang di Indonesia memenangkan penghargaan di Festival Film Internasional di Berlin, Jerman.

1. Penghargaan yang diperoleh Sekala Niskala adalah Grand Prize kategori Generation Kplus International Jury

Film ini adalah film panjang pertama Indonesia yang berhasil mendapatkan gelar film terbaik di festival film Berlinale. Ajang ini merupakan ajang bergengsi bagi dunia film internasional. Tak kurang dari 400 film diputar dan diseleksi setiap tahunnya dalam berbagai kategori.

2. Selain menang di Berlinale, film ini juga telah memenangkan berbagai penghargaan lainnya

Yaitu Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017, Film Terbaik Tokyo FILMex 2017, dan Film Terbaik Jogja-Netpac Asian Film Festival. Sekala Niskala tayang perdana di Toronto International Film Festival.

3. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu lima tahun dan semuanya dilakukan di Bali

Kamila Andini sang sutradara yang merangkap sebagai penulis skenario dan produser mengaku mulai menulis naskah film ini sejak 2011. Kala itu, ia telah menikah dan memiliki dua orang anak. Kamila ingin melihat koneksi yang terjalin antar dua anak melalui kacamata anak-anak itu sendiri. Buahnya adalah film Sekala Niskala yang mengisahkan anak kembar buncing (kembar perempuan dan laki-laki) bernama Tantri dan Tantra.

4. Uniknya, seluruh dialog dalam film ini juga menggunakan bahasa Bali dan diperankan oleh orang-orang Bali

Bali dikenal sebagai daerah yang masyarakatnya dekat dengan segala praktik yang melibatkan sesuatu tak kasat mata. Sebenarnya banyak daerah di Indonesia juga begini, namun Bali dipilih karena masih sangat kental adat dan budayanya. Turut berperan dalam film ini juga aktris terkenal Happy Salma.

5. Tantri dan Tantra adalah saudara kembar yang berbakat dalam seni, khususnya seni tari

Bagi masyarakat Bali, kembar buncing adalah simbol keseimbangan. Tanpa salah satu kembarannya, hidup yang satunya akan terasa timpang. Gejolak dalam film ini dimulai ketika Tantri mengetahui bahwa Tantra, penyeimbangnya, menderita penyakit yang melemahkan kemampuan otaknya termasuk dalam mengingat.

6. “Aku merasa seperti Bulan. Terang, tapi sebentar kemudian bisa gelap dan menghilang.”

di rumah sakit tempat Tantra dirawat setiap hari. Ada koneksi antara Tantri, Tantra, bulan dan sesuatu tak kasat mata yang digambarkan melalui koreografi menawan dan kostum sederhana namun terlihat ganjil di film ini.

Penasaran? Nantikan Sekala Niskala di bioskop seluruh Indonesia pada 8 Maret 2018 ini ya. Yuk, dukung karya anak bangsa agar semakin mendunia!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
1SHARES