Belum Lama Tutup Usia, Begini Sosok Inspiratif Isao Takahata, Animator Pendiri Studio Ghibli!

13 April 2018
|M.A
8SHARES

Saat kalian membaca judul ini, kalian mungkin akan berpikir “ini penulisnya tidak salah kah? Bukannya pendiri Ghibli studio adalah Hayao Miyazaki?” Pendapat kalian ada benarnya, tapi kenyataannya pendiri Ghibli studio tidak hanya dipelopori oleh Hayao Miyazaki seorang melainkan bersama dengan Isao Takahata dan Toshio Suzuki. Nah, kali ini yang akan Yukepo bahas adalah Isao Takahata, salah satu pendiri Ghibli Studio yang baru saja meninggal pada tanggal 5 April 2018. Seperti apa perjalanan karir Isao Takahata sampai ajal menjemputnya? Yuk, simak!

Isao Takahata lahir pada tahun 1935 yang berarti dia hidup pada zaman perang di Jepang, tepatnya pada sekitaran tahun 1945. Artinya, dia merasakan apa yang dirasakan penduduk Jepang pada zaman itu yaitu sengsara dan trauma setelah dua kota Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki dibom atom. Kehidupan yang serba sulit bukan menjadi penghalang untuk menjadi orang sukses. Sebaliknya, dia menggunakan pengalaman hidupnya untuk membuat animasi dengan cerita yang dramatis seperti Grave of the Fireflies.

Banyak orang cenderung memilih melihat animasi 3D daripada 2D dikarenakan memiliki grafik yang bagus dan enak dipandang. Namun, Isao Takahata memiliki pendapat yang berbeda. Seperti yang dilansir japantimes, Dia berpendapat bahwa animasi 3D meninggalkan sedikit ruang untuk berimajinasi sedangkan animasi 2D membiarkan penonton untuk berimajinasi lebih bebas.

Bersama dengan Hayao Miyazaki, Ghibli studio memberikan alternatif pilihan bagi penggemar animasi untuk melihat tontonan yang mereka suka. Ghibli studio biasanya memiliki ciri khas anime Jepang yang biasanya menggunakan animasi 2 dimensi. Selain itu, Ghibli studio juga memberikan sentuhan berupa karakter dengan sifat apa adanya, tidak seratus persen baik dan sebaliknya. Ide tersebut tidak disangka berasal dari Isao Takahata.

“Anak-anak selalu percaya orang dewasa selalu lebih baik atau buruk dari mereka. Aku ingin menunjukkan sifat orang dewasa yang sesuai dengan dunia nyata, tidak hanya karakter yang muncul hanya untuk menakuti anak-anak.”, katanya.

Selain karakterisasi tokoh yang cukup berbeda dengan animasi barat, ternyata dia terkenal dengan tidak mampu menggambar animasi sendiri. Sesuai yang dilansir denofgeek, dia biasanya menyuruh animator lain untuk menggambar sesuai dengan imajinasi yang dia inginkan. Hal ini cukup unik mengingat biasanya untuk menjadi seorang pembuat animasi, kita diwajibkan untuk bisa menggambar tapi hal itu tidak berlaku untuk Isao Takahata.

Seperti yang kalian ketahui sebelumnya, karena Isao hidup dalam masa peperangan, maka dia tentu merasakan dampak dari peperangan itu. Selain mengubah pengalaman pahitnya menjadi sebuah animasi yang inovatif, dia juga melakukan gerakan perdamaian di Jepang yang terbukti dengan melakukan protes kepada Shinzo Abe  karena sang perdana menteri Jepang tersebut menyatakan pasukan Jepang bisa berperang lagi. Isao mengatakan bahwa jika tidak ingin perang, maka perbaikilah perdamaian.

Pesan moral yang bisa diambil dari animator legendaris, Isao Takahata ternyata cukup unik. Pertama, terkadang kenangan buruk tidak selalu memberikan makna negatif dalam kehidupan kita. Jika kita mampu mengambil nilai positif dari setiap kejadian yang ada, inspirasi akan selalu ada di pikiran kita sehingga kita bisa menjadi sukses di kehidupan ini. Isao Takahata hidup pada masa perang yang tentu tidak mengenakkan tapi dia tidak menyerah begitu saja dengan kondisi itu. Melainkan, dia mengambil makna dari kejadian itu dan mengubahnya menjadi sebuah film animasi, Grave of the Fireflies, salah satu karya Ghibli Studio yang paling populer.

Kedua, dia memiliki pendirian yang cukup kuat. Terkadang mengikuti tren tidak selalu baik, di saat semua orang tergila-gila dengan animasi 3D, Isao tetap setia dengan animasi 2D. Hasilnya? Animasi yang dibuat olehnya memberikan alternatif untuk ditonton penggila animasi di tengah kejenuhan animasi 3D. Selain itu, gaya cerita yang cukup berbeda dengan animasi barat menjadi nilai tambah dalam animasi yang dibuat Isao. Hal ini menjadi bukti bahwa kita harus percaya dengan ide kita sendiri karena mungkin saja ide kita ini benar-benar baru dan menarik bagi orang lain.

Ketiga, cinta perdamaian, Isao Takahata berani menolak kebijakan perdana menteri Jepang, Shinzo Abe yang menyatakan Jepang siap berperang lagi. Tentu hal ini merupakan hal yang positif mengingat perang selalu memberikan dampak negatif bagi siapapun.

Nah, cukup inspiratif kan sosok Isao Takahata ini? Sebagai animator kenamaan Jepang, dan otak di balik karya-karya indah Ghibli Studio, wajar jika kematiannya membuat banyak orang bersedih. Nah sekarang, tinggal terserah kepada kita untuk terus menghidupkan terus sosok Isao dengan menonton karyanya dan meneladaninya, atau membiarkan sosok Isao pupus bersama dengan kematiannya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
M.A
"While you still have idealism, fight for it!"
8SHARES