Gak Cuma Warkop DKI, Grup Lawak Lawas Ini Pernah Tenar di Masanya!

hipwee.com

Gak mau ngebayangin deh apa jadinya kalo dunia ini cuma dihiasi dengan hal-hal serius yang cuma bisa bikin kening kamu berkerut. Gak ada canda-candanya sama sekali. Dunia terlalu serius yang bisa menyebabkan kamu mati muda. Hiii.. ngeri amat kalo kejadiannya kayak begitu ya. Makanya Tuhan menciptakan komedi biar umatnya happy dan pada awet muda. Dunia emang bakal lebih seru kalo dibumbui dengan komedi. Mungkin sekarang ini kamu tahu tentang grup komedi cuma beberapa seperti Cagur, Patrio, Bajaj dan lain-lain. Kalau Grup lawak tersebut memang cukup muda dibandingkan dengan beberapa grup lawak yang legendaris ini. Coba sebutin satu grup lawak lawas Indonesia selain Warkop DKI? lumayan susah ya. Padahal ada lho beberapa grup lawak legendaris Indonesia yang gak kalah kocak sama Warkop DKI. Dijamin deh kalo kamu nonton filmnya pasti bakal ketawa sampe pipi kamu kram. Penasaran? Yuk langsung aja kepoin.

1. Srimulat

1001indonesia.net

Pasti kalian tahu kan tentang grup lawak satu ini? Kalau denger nama Srimulat pasti yang terbayang di benakmu adalah lawakannya Tessy, Tarsan, Nunung, dan lain-lain. Kelompok lawak legendaris ini didirikan oleh Teguh Slamet Raharjo di Solo pada tahun 1950. Nama Srimulat sendiri diambil dari nama sang istri yaitu Raden Ayu Srimulat. Hal utama yang dijual dalam pementasan mereka selain materi yang lucu adalah ciri khas dari para pemainnya. Itu merupakan syarat mutlak yang ditekankan oleh Teguh saat merekrut para calon anggotanya. Sebagai contohnya Asmuni dengan kalimat "Hil yang mustahal (hal yang mustahil) dan "Tunjep poin (to the point) yang sudah melekat padanya. Beda halnya dengan sosok Tessy (Kabul) yang selalu muncul dengan gaya khasnya, Pak Bendot yang selalu menjadi lelucon ketika 'disia-siakan' oleh lawan mainnya. Sedangkan Gogon, di luar gaya rambut mohawk-nya, ia mempunyai sikap berdiri yang khas sambil melipat tangan serta duduknya yang selalu merosot. Penampilan mereka yang legendaris memang gak pernah habis dimakan zaman ya, guys.

2. D'Bodors

mahapuja.blogspot.com

D'Bodors adalah grup lawak legendaris Indonesia. Grup lawak ini terbentuk pada tahun 1970-an dengan anggota Us Us, Sup Yusup dan Rudi Djamil. Pada tahun 1983 terjadi perubahan formasi dari D'Bodors dengan anggota Us Us, Yan Asmi dan Kusye. Grup lawak ini dalam menyajikan lawakan tidak hanya melakukan kta-kata jenaka tetapi juga lewat lagu dan gerak. Kelompok ini juga memiliki beberapa film lho, yaitu Memburu Makelar Mayat pada tahun 1986 dan Jual Tampang pada tahun 1990.

3. Bagio CS

banyubening.blogspot.com

Bagio sempat berganti-ganti grup lawak sebelum akhirnya mendapatkan kelompok yang paten bersama Darto Helm, Diran dan R. Saleh Apandi (Sol Saleh) yang akhirnya dinamai Bagio Cs. Bagio Cs mulai mendapatkan tempat di hati publik sekitar tahun 70-an hingga 80-an. Di grup Bagio Cs, Bagio mendapat peran sebagai tokoh yang latan dan sok tahu, Sol Saleh sebagai pengumpan yang netral, Darto Helm sebagai pribadi yang grusa-grusu dan Diran sebagai sosok yang pintar tapi bodoh. Nah lho gimana tuh ya pintar tapi bodoh? Penasaran ya? Tonton aja film-filmnya.

4. Bagito

jakarta.go.id

Bagito adalah salah satu grup lawak legendaris Indonesia yang terdiri dari Miing (Tb. Dedi Gumelar), Didin (Tb. Didin Pinasti) dan Unang (Hadi Wibowo). Berawal dari Radio Suara Kejayaan yang merupakan sumber pelawak. Acara pertama yang dilakoni Bagito adalah acara "Konsultan Bingung" pada tahun 1984. Tahun 90-an adalah masa kejayaan Bagito. Seiring dengan munculnya pelawak-pelawak baru dan juga keretakan antara anggota (ditandai dengan keluarnya unang dari Bagito) ketenaran grup lawak ini kian menyurut.

5. Kwartet Jaya

historia.id

Kwartet Jaya adalah sebuah grup lawak yang merajai pementasan di era 70-an. Dibentuk oleh Bing Slamet pada tahnu 1967 bersama Eddy Sudihardjo (Eddy Sud), Kho Tjeng Lie (Ateng) dan Iskak Darmo Suwiryo (Iskak). Sebelum bergabungnya Ateng, grup ini bernama EBI: Eddy Sud, Bing, Iskak. Grup ini juga sempat membuat film lho diantaranya Bing Slamet Koboi Cengeng dan Ateng Raja Penyamun.

6. Jayakarta Grup

m.lakeybanget.com

Pasti semua pada kenal Jojon kan? Jojon adalah maskotnya Jayakarta Group. Kayaknya memang ada yang kurang kalau komedi tanpa menghadirkan Jojon. Sebelum vakumnya Jayakarta Group, Jojon dikenal dengan gaya penampilan yang khas, celana panjang kedodoran yang diangkat naik sampai perut, baju yang warna-warni yang terkesan ceria, rambut poni dan kumis kotak ala Charlie Chaplin. Formasi terkenal dari Jayakarta Group adalah Cahyono - pimpinan Jayakarta yang berperan sebagai pengumpan dan pembuka bahan komedi. Jojon sang maskot. Prapto yang kemudian lebih sering berperan sebagai wanita bernama Esther dan terakhir Uuk yang sering kebagian peran preman karena nada suaranya yang tinggi dan khas serta wajah Arabiannya yang unik.

7. Warkop DKI

beritagar.id

Kalau yang ini semua pasti pada tahu. Gak tua gak muda pasti pernah nonton film-filmnya yang gak akan pernah bosen ditonton walaupun udah diulang ribuan kali. Warkop DKI adalah grup lawak kelanjutan dari Warkop Prambors setelah salah satu anggotanya yaitu Nanu Mulyono mengundurkan diri. Formasi awal mereka adalah Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Kesuksesan mereka pertama kali lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara tersebut mengudara di Radio Prambors antara pukul 20.30 hingga 21.15. Dalam acara itu Rudy sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori. Kasino yang asli Gombong memiliki banyak peran yaitu Mas Bei (Jawa) Acing atau Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedangkan Dono hanya berperan sebagai Slamet (Jawa). Namun setelah mundurnya Rudy dan Nanu mereka mumutuskan untuk membuat grup Warkop DKI (Dono, Kasino dan Indro) dengan penggemar yang semakin banyak. Kesuksesan besarpun diraih mereka. Terhitung sekitar 30-an film sudah mereka buat.

Memang gak ada habisnya kalo bahas tentang dunia komedi Indonesia. Bahas grup lawak yang lawas aja gak ada habisnya apalagi saat ini selalu bermunculan pelawak-pelawak baru. Memang komedi itu dibutuhkan oleh setiap orang biar gak sensian.

0%
Marah
0%
Gemes
0%
Ngakak
0%
Kaget
0%
Love
0%
Aneh
2
SHARES
loading