#WhiteWednesdays, Gerakan Perdamaian dari Iran Ini Banjir Dukungan

20 Juni 2017
|Chandra W.
0SHARES

Sebuah gerakan perdamaian di Iran muncul di ranah internasional baru-baru ini. Dengan tajuk #WhiteWednesdays atau Rabu Putih, gerakan yang diprakarsai oleh Masih Alinejad, seorang reporter VOA Persia ini mulai masuk ke media internasional. White Wednesdays adalah gerakan di mana wanita-wanita Iran mengenakan selendang putih atau apa saja yang berwarna putih sebagai pertanda bahwa aksi ini merupakan aksi damai. Untuk apa aksi ini dilakukan? Aksi ini bertujuan untuk melawan aturan pemerintah Iran yang sejak tahun 1979 diterapkan kepada perempuan di Iran, yaitu wajib mengenakan hijab/jilbab/cadar/burqa sejak usia tujuh tahun. Cara untuk mengikuti gerakan ini mudah. Seseorang hanya perlu merekam atau selfie atau wefie dengan atribut berwarna putih dan memberikan tagar #WhiteWednesdays di foto yang diunggah ke instagram atau facebook.

Gerakan ini dibuat oleh Masih Alinejad, seorang jurnalis asal Iran yang kini bermukim di Brooklyn, Amerika Serikat. Ia merasa bahwa di Iran, kebebasan wanita telah diambil bahkan sejak kecil. Sebelum tahun 1979, siapa saja di Iran baik laki-laki maupun perempuan diberi hak untuk berpakaian sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Perubahan terjadi ketika Iran mengalami Revolusi Islam pada tahun 1979 dengan pimpinan Ayatullah Khomeini yang kemudian membatasi pilihan-pilihan perempuan, bukan hanya dalam berpakaian mewajibkan semua perempuan di Iran berhijab sejak usia tujuh tahun, tetapi juga merembet ke urusan lainnya seperti tidak boleh membuat paspor tanpa seizin suami hingga larangan bersepeda. Untuk urusan berpakaian, ada polisi moral yang siap menangkap jika ada perempuan yang dianggap berpakaian kurang sopan atau tidak sesuai dengan norma yang berlaku di sana. Nah #WhiteWednesdays ini bukan mengajak untuk lepas hijab, melainkan mengajak orang-orang di sana untuk tidak tunduk pada pemerintahan yang opresif. Kalau memang mau pakai hijab ya silakan, tapi jangan memaksakan hal yang sama kepada orang lain.

Dalam waktu lima minggu sejak peluncuran kampanye via media sosial ini, akun facebook My Stealthy Freedom yang dibuat sebagai media khusus menyuarakan opini terkait kewajiban mengenakan hijab di Iran ini sudah menerima lebih dari 500 foto dan video yang dikirim bukan hanya dari perempuan tetapi juga laki-laki di Iran yang mendukung kebebasan berpakaian bagi perempuan. My Stealthy Freedom juga memiliki situs web tersendiri yaitu www.mystealthyfreedom.net yang khusus dibuat untuk kampanye dan juga sekaligus menunjukkan respon dari Iran serta dari pihak internasional.

Tanggapan dari media internasional sangat bagus. Orang-orang salut kepada Masih Alinejad dan terus mendukung gerakan #WhiteWednesdays. Meskipun beberapa orang yang mengirim foto atau video masih merekam secara sembunyi-sembunyi (artinya belum terlalu berani mengekspos di khalayak umum), gerakan ini terus berkembang bukan hanya di Iran tetapi juga mendapat dukungan dari Afghanistan. Di Afghanistan, meskipun tidak ada peraturan tertulis dari pemerintah untuk wanita mengenakan hijab, para orang tua seringkali memaksakan anaknya memakai hijab sejak kecil. Begitu pula di Arab Saudi. Tanggapan dari Iran justru sebaliknya, banyak yang mengancam akan membunuh Masih Alinejad. Masih sendiri memang tidak mungkin kembali ke Iran karena pasti akan ditangkap dan dipenjarakan.

Berkembangnya gerakan seperti #WhiteWednesdays menunjukkan bahwa suara sekecil apapun dari rakyat bisa menjadi besar tatkala mendapatkan dukungan dari orang-orang yang merasa senasib dan seperjuangan. Masih Alinejad adalah contoh wanita yang berani mengambil keputusan meskipun ia juga sadar risikonya sangat berat. Kita bersyukur hidup di Indonesia yang sangat beragam tapi tidak ada yang memaksakan ketentuan berpakaian. Pelajaran yang dapat diambil dari Iran, kebebasan itu mahal harganya. Semoga Indonesia tetap damai dan nggak sampai jadi seperti Iran.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES