Setelah 35 Tahun Terkekang, Kini Arab Saudi Kembali Izinkan Gedung Bioskop Beroperasi!

25 Maret 2018
|Pandu Rijal Pasa
38SHARES

Buat kamu para pecinta film yang mungkin berdomisili di Timur Tengah, kini kamu bisa menonton film di bioskop-bioskop yang ada di Arab Saudi lho. Pasalnya, Arab Saudi akan kembali membolehkan penayangan film di bioskop-bioskop yang ada di negaranya untuk pertama kalinya setelah lebih dari 35 tahun dilarang oleh pemerintah setempat. Kebijakan ini diumumkan pada akhir tahun lalu oleh Pemerintahan Arab Saudi yang akan mengizinkan bioskop-bioskop untuk kembali beroperasi.

Perlu diketahui bahwa bioskop di Arab Saudi mulai ditutup pada tahun 1980-an dimana saat itu sedang banyak gelombang ultra konservatif di negara tersebut. Pada masa-masa itu, banyak ulama yang bermukim di sana menilai bahwa film-film Barat, bahkan film-film Arab yang dibuat di Lebanon serta Mesir, sebagai film yang penuh dengan dosa.

Meskipun selama ini bioskop dilarang beroperasi, para penggemar film masih mampu menghindari sensor tradisional ini dengan cara menonton film melalui TV online serta satelit kok. Tidak sedikit juga para penggemar yang rela mendatangi negara-negara tetangga seperti Bahrain dan Uni Emirat Arab hanya untuk sekadar menonton film. Sehingga, tentu saja sambutan yang meriah dilakukan oleh warga Arab Saudi di sosial media seiring dengan diumumkannya keputusan pemerintah ini.

Selain itu, para pembuat film juga tidak sepenuhnya dilarang berkegiatan di negeri Saudi ini. Beberapa tahun terakhir ini misalnya, mereka cukup mendapatkan dukungan dan pengakuan dari Pemerintah Arab Saudi. Seperti yang dilakukan pada festival film Saudi yang dilaksanakan secara tahunan di Dhahran dimana tahun ini akan ada 60 film ditampilkan di dalam festival tersebut. Film “Wajda” pada 2013 pun juga mampu mencetak rekor menjadi film pertama mereka yang masuk pada nominasi Academy Awards, meskipun belum mampu meraih piala oscar.

Pembukaan bioskop ini sendiri sebenarnya merupakan bagian dari sejumlah langkah reformasi Arab Saudi yang dicetuskan oleh Putra Mahkota Muhammad Bin Salman yang didukung oleh ayahnya yaitu Raja Salman. Beberapa langkah reformis lain yang didukung oleh Pangeran Muhammad Bin Salman ini adalah mencabut larangan mengembudi bagi permpuan serta mengizinkan konser dan juga hiburan sejenis. 

Putra Mahkota yang baru saja menggantikan Raja Salman ini memang membawa banyak terobosan baru yang sebelumnya dijaga dengan sangat ketat di Arab Saudi. Reformasi sosial ini dilakukan untuk mendorong konsumsi dalam negeri dan juga menciptakan lapangan kerja lho. Menarik ya? Semoga reformasi dan perubahan ini dapat membawa Arab Saudi menjadi negara yang lebih baik, ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Pandu Rijal Pasa
"Be The Best Version of You"
38SHARES