Pecinta Hewan Lucu, Kucing, Wajib Nonton Film Dokumenter Asal Turki Ini

19 Juli 2017
|Chandra W.
0SHARES

Pernahkah kamu memerhatikan kehidupan kucing liar yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Di mana mereka tidur, siapa yang memberi mereka makan, ke mana saja mereka pergi seharian, apakah mereka menerima pukulan atau tendangan dari manusia? Atau mungkin kamu salah satu dari orang-orang baik yang memberikan makanan kepada mereka?

Kalau diperhatikan, di Indonesia belum cukup banyak orang yang memberikan perhatian cukup kepada hewan kesayangan Nabi Muhammad ini. Masih ada banyak orang yang sembarangan memukul, menendang, atau bahkan menyiram mereka yang mendekat. Anak-anak yang tidak diedukasi sejak kecil untuk mencintai binatang juga terkadang memperlakukan hewan ini semena-mena.

Beberapa dari kalian pasti pernah menjumpai sekumpulan anak yang sedang bermain dengan hewan ini lalu mengikatkan karet gelang di leher kucing sampai sangat kencang, atau menangkapnya lalu melempar dengan keras sampai ia mendarat di jalan dengan keras dan terluka.

Di Turki, tepatnya di Istanbul, kucing-kucing liarnya malah sangat disayangi oleh warga. Di sana, hewan ini juga bersih jika dibandingkan dengan yang ada di Indonesia. Ceyda Torun and Charlie Wuppermann terinspirasi untuk membuat sebuah film dokumenter tentang hewan ini di Istanbul.

Film berjudul “Kedi” ini menyuguhkan pengalaman beberapa kucing yang telah diberi nama sesuai dengan karakter masing-masing. Kedi artinya kucing dalam Bahasa Turki. Menonton film ini seolah mencicipi kehidupan sebagai seekor kucing di Istanbul, menikmati kebaikan warganya yang senantiasa berperilaku baik terhadap hewan ini dan tetap membebaskan mereka berkeliaran di jalanan.

Kucing-kucing “aktor” dalam film ini adalah Sari (The Hustler), Bengu (The Lover), Psikopat (The Psycho), Deniz (The Social Butterfly), Aslan Parcasi (The Hunter), Duman (The Gentleman), dan Gamsiz (The Player). Film ini telah ditayangkan sampai ke Amerika Serikat dan bahkan telah diakui hak tayangnya oleh Youtube RED, layanan dari Youtube untuk menonton film secara legal dengan biaya tertentu setiap bulan. Sayangnya hingga saat ini layanan tersebut belum sampai di Indonesia. Beberapa layanan streaming mungkin sudah ada yang menyediakan film ini. Kalau kamu pecinta hewan satu ini, pasti bahagia banget nontonnya.

Kucing telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Istanbul dan warganya. Menonton film Kedi akan membuat kita sadar bahwa mencintai kucing liar bukan sebuah kesalahan. Saat seseorang menyayangi hewan, ia akan terlihat semakin “manusia”, bukan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES