Pakai Baju Seksi dan Ditangkap Pemerintah, Model Arab Saudi Ini Akhirnya Dibebaskan

20 Juli 2017
|Chandra W.
967SHARES

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Peribahasa ini tampaknya tidak berlaku di Indonesia saja, melainkan universal. Memiliki arti bahwa seseorang harus selalu mengikuti adat istiadat dan kebiasaan di tempat ia berada, peribahasa ini sangat cocok untuk dikaitkan dengan kasus yang terjadi di Arab Saudi. Seorang model Arab Saudi bernama Khulood menjadi incaran pemerintah Riyadh, Arab Saudi setelah videonya berkeliling sebuah benteng terunggah ke media sosial.

Dalam video tersebut, Khulood tampak menggunakan rok mini dan crop top berwarna hitam polos. Keduanya terlihat ketat di tubuhnya yang kecil dan putih. Awalnya, video ini ia unggah di Snapchat milik model Arab Saudi ini sendiri. Khulood sedang berkeliling di tempat wisata di daerah Ushaiqer, Provinsi Najd. Provinsi ini dikenal sebagai wilayah yang paling konservatif di Arab Saudi.

Tidak mengherankan, orang yang menyebarkan video yang diunggah Khulood di Snapchat itu mendorong pemerintah untuk segera menangkapnya bahkan mengeksekusinya. Di Arab Saudi, perempuan wajib memakai abaya (terusan longgar) dan penutup kepala. Beberapa wilayah juga mewajibkan perempuan memakai cadar atau niqab.

 

Sebagian netizen yang mendukung Khulood membandingkannya dengan fakta bahwa ketika wanita asing datang ke Arab Saudi tanpa hijab, dipujilah lekuk tubuh dan kecantikannya. Hanya karena Khulood ada di Arab Saudi, ia jadi dihujat. Netizen mengambil contoh Melania dan Ivanka Trump yang ketika mengunjungi Arab Saudi menolak untuk menggunakan hijab, begitu juga Michelle Obama.

Pihak berwenang telah menangkapnya, namun setelah beberapa jam diperiksa, Khulood dibebaskan. Alasannya, video itu bukan disebarkan oleh Khulood sendiri. Di Snapchat, ia hanya berteman dengan perempuan saja. Selain itu, ia mengunjungi Ushaiqer dengan mahramnya. Ada orang tak bertanggung jawab yang menyebarkan videonya tanpa izin.

Untungnya nggak jadi ditahan atau dieksekusi ya. Kalau sampai itu terjadi, pasti bukan hanya netizen Arab Saudi yang ribut-ribut. Hal-hal seperti ini selalu jadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Nyatanya, ketentuan berpakaian di setiap negara memang berbeda, tergantung nilai dan norma yang dijunjung di sana.

Contohnya di Perancis, di mana perempuan dilarang mengenakan penutup kepala, berkebalikan dengan di Arab. Sementara, bersyukurlah karena di Indonesia kita masih bebas mengenakan apa saja, yang penting tetap sopan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
967SHARES