Masjid Al-Aqsa Ditutup, Bagaimana Nasib Umat Muslim di Palestina?

22 Juli 2017
|Chandra W.
0SHARES

Seminggu yang lalu, polisi Israel menutup Masjid Al-Aqsa dan menahan pimpinan muslim terkemuka Yerusalem setelah peristiwa baku tembak yang menewaskan dua polisi Israel dan tiga warga Palestina. Masjid Al-Aqsa biasa dipakai lebih dari 10 ribu warga Palestina untuk beribadah.

Lalu bagaimana kronologi kejadian tersebut dan bagaimana nasib warga Palestina yang ingin beribadah di sana?

1. Polisi Israel menahan imam besar Masjid Al-Aqsa setelah doa bersama, Jumat (14/7)

Syeikh Muhammad Ahmed Hussein, imam besar tersebut ditahan oleh polisi Israel disaksikan oleh anaknya sendiri, Omar. Hussein akhirnya dibebaskan setelah ditebus dengan uang sejumlah USD 2.800.

2. Warga Muslim Palestina yang biasa melaksanakan salat Jumat di sana pun tidak bisa beribadah

Salat Jumat yang biasanya diikuti lebih dari 100 ribu jamaah dari berbagai daerah di Palestina itu pun batal dilaksanakan. Salah satu pengurus Masjid Al-Aqsa, Syeikh Omar Keswani, mengatakan bahwa hal ini tidak dapat dibenarkan. Tidak pernah ada prosedur untuk melarang ibadah salat Jumat.

3. Seorang jamaah bahkan datang dari Beersheba, 100 km dari Masjid Al-Aqsa untuk salat Jumat

Namanya Haji Khalil Abu Elsheikh. Ia mengatakan pada Al-Jazeera bahwa tidak ada agama manapun yang berhak melarang umat agama lain beribadah. Tidak ada ajaran yang mengajarkan hal seperti itu.

4. Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengatakan hanya akan menutup masjid sampai keadaan aman kembali

Tak ada yang percaya dengan kalimat tersebut. Presiden Palestina, Mahmoud Abbas telah menelpon Netanyahu untuk membukanya kembali. Syeikh Hussein yang sempat ditangkap pun menyeru kepada umat muslim di Palestina untuk beribadah setiap hari di Masjid Al-Aqsa.

5. Kejadian ini diduga akan semakin meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina

Mengingat Masjid Al-Aqsa adalah pusat dari kegiatan beragama umat muslim Palestina, ditambah akumulasi ketegangan antara kedua pihak tersebut selama ini. Israel menjanjikan akan membuka kembali masjid sejak Minggu lalu, namun hal tersebut tidak dapat menurunkan ketegangan antara dua belah pihak.

Nasib warga Palestina yang hampir setiap hari ada yang meninggal di pos-pos pemeriksaan yang didirikan oleh Israel semakin memburuk dengan adanya peristiwa penutupan Masjid Al-Aqsa. Semoga keadaan di sana segera membaik. Kita di Indonesia mesti bersyukur karena masih bisa beribadah dengan bebas.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES