Live Tweet Gadis Cilik dalam Perang Aleppo Terbaru Ini Bikin Terenyuh

www.cbsnews.com

Setiap perang yang terjadi pasti memakan korban yang seringkali tidak sedikit. Bukan hanya korban jiwa saja, namun kehidupan secara umum menjadi korbannya. Meskipun kita mungkin tidak meninggal akibat perang, namun kehidupan kita akan terganggu. Bahkan perang akan meninggalkan trauma permanen di dalam diri kita. Begitu juga dengan perang di Suriah. Bom dan serangan darat yang tak ada hentinya ini membuat masyarakat Suriah menderita. Fasilitas umum hancur, rumah mereka hancur, tiap detiknya mereka harus terus berusaha menghindari maut. 

Hal ini digambarkan dengan nyata melalui live tweet oleh seorang gadis cilik berumur tujuh tahun bernama Bana Alabed yang tinggal di dalam Kota Aleppo. Bana Alabed yang memang warga asli Aleppo ini berusaha mengabarkan pada dunia mengenai kekacauan yang terjadi di kotanya. Ia meminta bantuan dunia untuk menghentikan perang di Aleppo. 

Sumber Gambar

Bana menyampaikan cuitannya dengan bahasa Inggris agar dunia mengerti apa yang ia katakan. Hal ini menjadi mungkin karena ia dibantu oleh ibunya, Fatemah Alabed yang merupakan guru bahasa Inggris di Aleppo. Ia bahkan mengunggah foto dan video situasi pemboman di Aleppo.

@AlabedBana: ‘Malam ini kami tidak punya rumah lagi. Rumah kami sudah di bom dan saya berada di antara puing-puing. Saya melihat kematian-kematian dan saya sendiri hampir mati. – Bana’

Sumber Gambar

Tweet Bana langsung menjadi viral. Cuitan gadis korban perang ini memancing empati dan amarah netizen yang lantas mendesak dunia untuk bertindak dengan lebih cepat dalam mengevakuasi warga Aleppo. Bahkan tokoh dunia seperti JK Rowling pun merespon cuitan Bana dan ibunya, Fatemah. Beberapa tweet dari Bana dan Fatemah juga dialamatkan langsung pada para presiden. Mereka mendesak para presiden untuk segera bertindak dan membantu proses evakuasi warga Aleppo.

@AlabedBana: ‘Dear @MevlutCavusoglu & @rt_erdogan tolong tolong tolonglah buat perjanjian damai ini berhasil dan keluarkan kami dari sini. Kami sangat lelah. – Fatemah’

Sumber Gambar

Namun upaya Bana Alabed juga mendapatkan kritik dan sanggahan dari berbagai pihak. Mereka mempertanyakan keaslian akun Bana dan kebenaran cerita Bana. Kemampuan Bana untuk melakukan live tweet di tengah kekacauan yang ada di sekitarnya dan minimnya listrik di zona perang membuat beberapa pihak menganggap Bana hanyalah alat propaganda. Presiden Suriah, Bashar Al-Assad adalah salah satu dari mereka yang menganggap Bana sebagai alat propaganda pihak pemberontak.

Hal ini mengundang berbagai pihak untuk melacak keaslian Bana dan ceritanya. Terbukti, Bana memang merupakan gadis yang tinggal di dalam Aleppo dan kisahnya memang otentik. Bana dan ibunya sendiri juga mengonfirmasi kecurigaan pihak-pihak tersebut melalui cuitannya

@AlabedBana: ‘Saya me-recharge ponsel dengan solar panel dan agenda kami hanyalah untuk mengevakuasi warga sipil Aleppo seperti kami dari zona perang. Hanya itu. –‘

Sumber Gambar

Ketakutan Bana dan ibunya terbaca dari beberapa tweet yang mereka nyatakan sebagai pesan terakhir karena mereka tidak yakin dapat keluar dari Aleppo hidup-hidup.

@AlabedBana: ‘Pesan terakhir – berada dibawah pemboman besar-besaran sekarang,  tidak dapat hidup lagi. Jika kami meninggal, tetaplah berbicara karena 200.000 orang masih berada didalam perang. Selamat tinggal – Fatemah’

Sumber Gambar

Kini Bana bersama dengan beberapa warga Aleppo lainnya telah berhasil di evakuasi dari zona perang. Bana dan keluarganya pun mendapat izin untuk mengungsi ke Turki oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Namun Ia tak berhenti menyuarakan tragedi yang terjadi di kampung halamannya. Ia terus mengampanyekan perdamaian bagi Aleppo dan mendesak para kepala negara untuk bertindak. Hal ini dilakukannya karena masih banyak warga sipil yang terperangkap dalam zona perang, salah satunya adalah perang Suriah yang telah mengambil begitu banyak korban.

@AlabedBana: 'Kami membutuhkan perdamaian di Suriah sekarang. Kami lelah akan perang, tidakkah kamu memiliki belas kasihan dan melihat bayi-bayi tidak bersalah kehilangan nyawa? Hentikan perang sekarang juga.'

Bana dan ibunya hanyalah dua orang dari sekian banyak warga Aleppo yang harus mengungsi akibat perang Suriah. Mereka adalah segelintir orang yang cukup beruntung untuk dapat keluar dari Aleppo hidup-hidup dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik setelahnya di negara lain. Banyak anak kecil dan orang-orang tak berdaya lainnya yang masih terperangkap di tengah perang Suriah. Dan sudah waktunya bagi kita sebagai anak muda untuk tidak hanya tinggal diam. Meskipun mungkin tidak banyak yang dapat kita lakukan, namun lakukan apa yang kita bisa. Media sosial adalah salah satu jalan di mana kita bisa membantu para korban perang dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perang yang tengah terjadi di Suriah. Seperti Bana yang berhasil menggalang kekuatan publik dan menambah tekanan bagi pihak asing untuk turut bertindak. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Kumpulan Foto Gemerlap Fanus, Lampu Khas Timur Tengah Saat Ramadan

Kumpulan Foto Gemerlap Fanus, Lampu Khas Timur Tengah Saat Ramadan

7 Top Model Pria Timur Tengah Ini Bakal Bikin Kamu Kagum dengan Ketampanannya

7 Top Model Pria Timur Tengah Ini Bakal Bikin Kamu Kagum dengan Ketampanannya

Foto-foto Keberanian Gadis Palestina dalam Melawan Tentara Israel

Foto-foto Keberanian Gadis Palestina dalam Melawan Tentara Israel

Al Gharabeeb Al Soud, Sinetron Arab Saudi Tentang ISIS yang Penuh Cerita Dramatis

Al Gharabeeb Al Soud, Sinetron Arab Saudi Tentang ISIS yang Penuh Cerita Dramatis

10 Foto Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed Dubai, Seperti dalam Dongeng 1001 Malam

10 Foto Kemegahan Masjid Agung Sheikh Zayed Dubai, Seperti dalam Dongeng 1001 Malam

Lebanon Melarang Film Wonder Woman Ditayangkan, Apa Alasannya?

Lebanon Melarang Film Wonder Woman Ditayangkan, Apa Alasannya?

loading