Konflik Qatar Memanas, Jemaah Haji Dilarang Masuk ke Masjidil Haram

13 Juni 2017
|Romlah Sundari
0SHARES

Pemutusan hubungan diplomatik antara Qatar dan 6 Negara Timur Tengah yang terjadi pada awal Juni lalu menyebabkan krisis baru di Timur Tengah. Arab Saudi, selaku inisiator gerakan pemutusan hubungan dengan Qatar menerapkan berbagai kebijakan keras terkait negara yang terletak di peninsula Arab ini. Tidak hanya memulangkan diplomat Qatar yang berada di Saudi, namun Arab Saudi juga menutup semua jalur transportasi dari dan menuju Qatar.

Lebih dari itu, Arab Saudi juga memulangkan seluruh warga negara Qatar yang berada di Arab Saudi. Tindakan ini diikuti oleh Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain. Hal ini berdampak banyak terhadap kehidupan masyarakat Qatar. Beberapa organisasi sosial telah mengemukakan kekhawatirannya bahwa konflik ini akan menimbulkan krisis kemanusiaan di Qatar. Karena tidak hanya memisah keluarga, pemutusan hubungan ini juga berdampak pada krisis pangan mengingat bahan pangan Qatar mayoritas merupakan hasil impor dari negara-negara tetangganya.

Perkembangan konflik antara Qatar dan Arab Saudi kini semakin memanas. Arab Saudi kini juga melarang umat Muslim Qatar yang sedang menjalankan ritual haji untuk memasuki Masjidil Haram yang berada di Mekkah, Arab Saudi. Dan sudah tentu dengan ditutupnya jalur transportasi dari dan ke Qatar, maka ibadah haji di tahun berikutnya bagi warga Qatar tidak lagi dapat dilakukan jika kondisi hubungannya dengan Arab Saudi belum membaik.

Pasalnya, Masjidil Haram merupakan bagian utama dari ritual haji bagi umat Muslim. Tanpa memasuki Masjidil Haram, umat Muslim tidak dapat menyelesaikan ritual ibadahnya. Pelarangan untuk melakukan kegiatan ibadah, bagaimanapun, merupakan sebuah pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Tindakan keras Arab Saudi terhadap Qatar ini disebabkan oleh tudingan Arab Saudi bahwa Qatar mendukung dan mendanai aktivitas kelompok-kelompok terorisme yang mengancam keamanan di negara-negara Timur Tengah. Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya mengembargo Qatar dengan tujuan untuk menekan Qatar agar menghentikan dukungannya terhadap kelompok terorisme.

Akan tetapi tudingan itu disanggah oleh Qatar. Negara ini mengaku tidak pernah mendukung maupun mendanai aksi terorisme. Bahkan Qatar mengklaim bahwa negaranya adalah negara yang paling aktif dalam memberantas terorisme dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya.

Bagaimanapun, keputusan Arab Saudi dan negara Arab lainnya untuk mengakhiri hubungan diplomatisnya dengan Qatar dan mengembargo Qatar menyebabkan bencana kemanusiaan di negara kecil ini. Kebijakan Negara Arab ini menuai pro-kontra di seluruh dunia. Turki dan Iran merupakan dua negara yang dengan terang-terangan membela Qatar dan tidak menyetujui kebijakan negara Arab lainnya untuk mengembargo Qatar karena berpotensi akan menimbulkan krisis kemanusiaan di Qatar.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES