Wah, Heboh! Konten Mesum dalam Fitur GIF Munculkan Ajakan Boikot WhatsApp

06 November 2017
|Faizah Pratama
0SHARES

Beberapa waktu lalu pengguna WhatsApp dihebohkan dengan tumbangnya aplikasi ini. Berlangsung beberapa saat, para pengguna baik di Indonesia maupun mancanegara tidak bisa menggunakan aplikasi ini. Belum tuntas penyelidikan terkait sebab dan akibatnya, kini pengguna aplikasi ini kembali dibuat heboh dengan munculnya konten berbau pornografi pada fitur GIF WhatsApp. 

Kabar tersebut pun sedang ramai diperbincangkan di dunia maya baik di Facebook maupun grup WA. Perlu diketahui, konten porno tersebut tidak muncul begitu saja dalam fitur GIF. Gambar bergerak mesum itu akan muncul jika pengguna mengetikan kata tertentu melalui kolom pencarian GIF. Hal tersebut memang benar adanya ketika dicoba.

Kenyataan ini pun membuat sejumlah orang resah. Meski gambar porno ini tidak muncul begitu saja, tentu hal ini tetap mengkhawatirkan apalagi jika penggunanya masih di bawah umur. Anak-anak generasi sekarang juga sangat cepat mempelajari teknologi baru. 

Setelah kabar ini beredar luas, muncullah gerakan “boikot WhatsApp” di sejumlah media sosial. Ajakan boikot ini pun menyebar melalui FB maupun pesan berantai melalui WA, begini bunyi ajakannya.

“https://play.google.com/store/apps/details?id=com.whatsapp.

Kita bareng-bangeng komplain ke perusahaan WA. Caranya klik link di atas, kasih 1 bintang. Copas ini: Please remove gif picture search that’s not appropriate for children. Semoga usaha kita membuahkan hasil positif. Save our children.”

Ajakan tersebut rupanya telah ditunaikan oleh sejumlah pengguna WhatsApp.

Dilansir dari inet.detik.com, Menkominfo, Rudiantara telah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait konten pornografi berformat GIF pada WA. Laporan tersebut tengah ditindaklanjuti baik ke Facebook maupun ke pihak WhatsApp. Menkominfo pun berharap WhatsApp segera bertindak cepat untuk mengurus konten porno tersebut. Rudiantara juga menginginkan kerja sama agar WhatsApp segera menggunalan Filtering secepatnya. Saran bagus juga nih!

Ajakan Boikot WhastApp ini sebenarnya bentuk kekhawatiran orangtua dan hanya sebatas komplain. Beberapa warganet tidak habis pikir dengan ajakan boikot WhatsApp. Mereka juga bingung siapa yang pertama kali mencari konten porno pada fitur GIF. Terlebih lagi, kalau WhatsApp diboikot pada mau balik pake SMS lagi?

Konten porno sebenarnya bisa diperoleh dari mana saja. Apalagi WhatsApp memang terkoneksi jaringan internet. Mencari di Google pun banyak jika mau. Ini jadi tantangan besar untuk orang tua untuk terus mengawasi anaknya. Buat para pengguna WA, yuk pakai GIF yang berfaedah aja!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES