Tidak Diberi Parkir Gratis, Dokter yang Menaiki Mobil Dinas TNI Ini Todongkan Pistol

08 Oktober 2017
|Faizah Pratama
0SHARES

Sungguh sangat disayangkan, gara-gara dimintai uang parkr senilai 5 ribu rupiah, seorang yang mengaku anggota TNI menodongkan senjata api ke seorang petugas parkir. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/10) di Mal Gandaria City.

Bukan hanya menodong, pelaku juga sempat menganiaya petugas parkir dan sempat melepaskan tembakan. Kejadian ini pun terekam CCTV dan kini telah ramai beredar di media sosial. 

Dari video tersebut, diketahui jika kejadian penodongan dan penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Seorang pria turun dari mobil dan dihampiri oleh seorang petugas parkir. Mereka terlihat sedang membicarakan sesuatu. Tak berapa lama, pria tak dikenal itu terlihat memukul sang petugas parkir hingga terdorong ke belakang. Si petugas pun sempat menghindar tetapi masih dikejar. Kemudian pelaku semakin nekat dengan mengeluarkan senjata api yang sempat ditembakkannya ke atas. Tak hanya itu, korban pun diminta tiarap dan bersujud dan mencium kaki si penodong itu. 

Peristiwa ini pun segera ditindak oleh pihak Mal Gandaria City. Pelaku yang mengaku anggota TNI saat itu membawa mobil dinas TNI ber plat 1058-45 bersama sopirnya. Rupanya keributan ini terjadi, lantaran ia sempat tidak terima ditagih uang parkir senilai lima ribu rupiah dengan dalih mobil dinas TNI gratis parkir. Padahal tidak ada peraturan semacam itu di kalangan Anggota TNI.

Saat peristiwa ini sampai ke pihak berwajib, diketahui pelaku bukanlah anggota TNI melainkan seorang dokter bernama DR. dr. A. Anwari H. Kertahusada., Sp.KFR., MARS., MHKES., SH.,. Wah, gelarnya banyak banget, ya? Soal mobil dinas, ternyata mobil tersebut merupakan mobil dinas TNI yang dipakai sang istri. Istri pelaku memang seorang dokter yang bertugas di RSPAD Gatot Soebroto. Anwari pun juga pernah bekerja di sana. Senjata api yang digunakan juga merupakan senjata miliknya sendiri yang sayangnya justru disalahgunakan. 

Video peristiwa penodongan ini pun membuat kecewa warganet. Mereka menyayangkan sikap seorang dokter yang tampaknya begitu berpendidikan justru bersikap tidak terpuji. Apalagi melihat petugas parkir yang sampai memohon-mohon begitu. Miris banget!

Wah, sayang banget ya, padahal pelaku pasti seorang dokter yang tentunya sangat disegani. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi orang yang punya kedudukan lainnya untuk lebih menjaga sikap mereka. Dan soal uang parkir, 'kan cuma lima ribu, apakah harus meminta digratisin?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES