Sugiarti Pelaku Order Go-Food Fiktif Tertangkap! Bagaimana Kelanjutannya?

03 Agustus 2017
|Chandra W.
0SHARES

Beberapa bulan lalu media sosial dihebohkan dengan kabar seorang laki-laki bernama Julianto yang terus menerus mendapatkan antaran dari Go-Food padahal ia tidak memesan apapun. Nominal yang dipesan juga tidak main-main, sampai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah sampai Julianto harus iuran dengan teman-temannya untuk membayar. Pesanan tersebut benar atas nama Julianto, namun ia tidak pernah merasa melakukan order. Sampai berkali-kali hal ini terjadi, Julianto tetap tidak bisa menemukan siapa pelakunya meski ia mencurigai satu orang, namanya Sugiarti.

Sugiarti adalah perempuan yang pernah ia tolak cintanya. Menurut Julianto, mereka berkenalan lewat Facebook dan hanya pernah bertemu langsung sekali. Anehnya, meskipun jarang berkomunikasi, Arti, panggilan perempuan itu, menyatakan cintanya kepada Julianto awal tahun 2017. Tentu saja Julianto tidak mau. Arti sempat mengancam hendak bunuh diri. Ia bahkan menyebarkan foto KTP Julianto di berbagai media sosial, sampai Julianto harus diberhentikan sementara waktu dari pekerjaannya.

Julianto lalu melapor kepada Polsek Jatinegara. Selang beberapa bulan mulailah teror Go-Food melanda. Hingga akhirnya polisi bisa menangkap Sugiarti. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus order fiktif Go-Food. Kepada Polres Jakarta Timur, Arti juga mengakui tindakannya mencemarkan nama baik Julianto di beberapa media sosial. Julianto juga pernah memberikan keterangan bahwa Sugiarti memang agak aneh dan melakukan hal serupa kepada mantan orang yang pernah disukainya.

Waduh, seram ya zaman sekarang. Udah bukan saatnya cinta ditolak dukun bertindak. Melainkan cinta ditolak order fiktif Go-Food bertindak. Mungkin ini bisa jadi pelajaran untuk kamu nih para netizen. Data-data penting seperti foto identitas diri jangan sampai kamu unggah sembarangan di media sosial, begitu juga nomor handphone, maupun data apa saja yang bisa dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab, jangan sampai bisa diakses oleh semua orang.

Karena sekarang teknologi sudah semakin canggih, modus kejahatan juga semakin beragam macamnya. Salah satunya tentu dengan memanfaatkan teknologi seperti Sugiarti untuk melakukan order fiktif untuk memesan makanan. Kalau yang rugi kamu sendiri sih nggak apa-apa. Tapi kalau kejadiannya kayak Julianto, yang rugi bukan hanya diri sendiri. Perusahaan dan orang lain seperti teman-temannya pun juga kena imbas. 'Kan gawat tuh. Yang penting, selalu waspada ya. Kalau menolak cinta seseorang, coba dipikirin juga cara yang baik. Biar doi nggak sakit hati dan ngerjain kamu lewat media sosial.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES