Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti, Dua Sosok Kartini Modern yang Bersahabat di Kementerian

sisternet.co.id

Kamu pasti udah nggak asing lagi dong sama sosok pahlawan emansipasi wanita, Raden Adjeng Kartini. Meskipun beliau telah gugur pada tahun 1904, namun semangat dan karyanya masih tetap terasa hingga saat ini. Terutama pemikiran-pemikiran cerdasnya mengenai pemberdayaan perempuan. Mungkin kita hanya bisa ‘bertemu’ dengan sosok R.A. Kartini melalui buku dan biografinya. Namun, belakangan banyak tokoh perempuan yang memiliki visi yang sama dengan R.A. Kartini ikut bergerak melawan penindasan terhadap perempuan dan tentunya terus berkontribusi untuk memberikan yang terbaik bagi negara. Keduanya adalah perempuan-perempuan tangguh nan cerdas yang sedang menduduki kursi kementerian. Beliau-beliau hebat ini ialah Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti. Apa sih yang bisa kita pelajari dari kedua menteri di kabinet Jokowi-JK ini?

wartaeq.com

Please meet Sri Mulyani, sosok perempuan cerdas yang saat ini menduduki jabatan sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Kiprahnya sebagai seorang negarawan di bidang perekonomian sudah nggak perlu diragukan lagi. Beliau pernah menduduki jabatan sebagai Menteri Keuangan di periode kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan periode kepemimpinan Joko Widodo. Sebenarnya, Sri Mulyani merupakan Menteri Keuangan yang ‘kembali’ dilantik di tahun 2016 setelah 2 tahun masa pemerintahan Joko Widodo menggantikan Bambang Brodjonegoro.

Nggak hanya menjadi tokoh inspiratif di Indonesia, perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini juga berprestasi di organisasi internasional lho. Beliau merupakan orang Indonesia pertama sekaligus perempuan pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, sebuah posisi yang prestisius di bidang perekonomian! Hebat banget kan? Pemikirannya yang cerdas mengenai masalah perekonomian membuatnya menjadi sosok perempuan yang disegani. Banyaknya karya, prestasi dan pengalaman di bidang ekonomi sangat menginspirasi perempuan muda, itulah mengapa Sri Mulyani masuk ke dalam daftar wanita paling berpengaruh ke-38 versi Forbes. Wah keren banget!

maritimnews.com

Saat awal pelantikan menteri Kabinet Kerja 2014 lalu, publik dihebohkan dengan sosok Susi Pudjiastuti yang dipilih Presiden Joko Widodo untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan. Gayanya yang nyentrik, latar belakang pendidikannya, dan penampilannya yang nggak seperti menteri perempuan yang lain menuai kontroversi. Ada yang nggak senang, ada pula yang sangat mendukung. Perempuan yang telah lama berkecimpung di dunia usaha hasil laut ini dipilih sebagai menteri karena kepiawaiannya dalam mengatur pengelolaan hasil tangkapan laut di pesisir pantai tempatnya dilahirkan di Pangandaran, Jawa Barat. Kesuksesannya membuat beliau dikenal sebagai pengusaha ikan yang juga peduli dengan kesejahteraan nelayan.

Perempuan yang lahir pada 15 Januari 1965 ini memiliki segudang prestasi yang membanggakan di bidang perikanan dan kelautan. Nggak hanya itu, beliau juga terkenal dengan program-program kerja dan aksi nyatanya dalam memberantas kapal asing illegal yang mencoba menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia. Susi Pudjiastuti juga memiliki sikap yang low-profile dan santai sehingga banyak orang yang senang bergaul dengan perempuan yang banyak meraih penghargaan ini. Beliau juga selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas perikanan dan kelautan Indonesia, memperhitungkan kesejahteraan nelayan, menjalani program antar-kementerian, dan nggak sungkan untuk terjun langsung ke lapangan. Salut banget deh!

koran.bisnis.com

Selain menjadi rekan kerja dalam pemerintahan, ternyata Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti merupakan sepasang sahabat di luar kepentingan pekerjaan. Selain terlihat kompak saat memantau penyelundupan ikan dan bahan pembuat bom di Tanjung Priuk beberapa waktu lalu, mereka juga terlihat akrab dan saling mendukung satu sama lain. Salah satunya adalah ketika pada tanggal 14 Maret lalu keduanya menghadiri acara dialog bertajuk Optimalisasi Peran Sektor Perikanan Tangkap dalam Pembangunan Nasional sebagai narasumber di Gedung Mina Bahari III. Kala itu, Sri Mulyani sedang menyampaikan materinya mengenai pajak dan melemparkan candaan tentang penggunaan pajak Susi Pudjiastuti untuk keperluan pengobatan sakit tenggorokan karena hobinya marah-marah dan merokok.

Susi Pudjiastuti yang saat itu duduk di sampingnya dan tengah ber-selfie ria langsung mencubit gemas sahabatnya tersebut. Hal ini pun mengundang tawa bagi hadirin yang hadir dalam acara dialog tersebut. Nggak hanya itu, rekaman video Susi Pudjiastuti yang mencubit gemas Sri Mulyani pun viral di sosial media dan menjadi hiburan. Banyak yang nggak nyangka bahwa beliau-beliau ini punya selera humor yang… boleh juga.

Kedua tokoh perempuan tersebut mengajarkan kita bahwa sosok Kartini modern memang beneran ada. Mereka menunjukkan bahwa perempuan bisa memiliki karir yang cemerlang, berprestasi, tangguh, dan layak menjadi pemimpin. Perempuan cerdas bukan hanya dinilai dari berapa banyak gelar akademik yang diperoleh, namun seberapa mampu perempuan tersebut untuk bangkit dan berkontribusi bagi kaumnya. Sekarang, kita memiliki sosok perempuan panutan. Semoga nantinya, kitalah yang akan meneruskan dedikasinya agar kita pun bisa menjadi panutan generasi selanjutnya. Selamat Hari Kartini, perempuan-perempuan tangguh Indonesia!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Menang Pilkada DKI Jakarta, Inilah 7 Janji Anies-Sandi untuk Pemuda yang Harus Dikawal

Menang Pilkada DKI Jakarta, Inilah 7 Janji Anies-Sandi untuk Pemuda yang Harus Dikawal

Ahok Kalah Pilkada DKI Jakarta, Ini Rencana Ahok Untuk Menatap Masa Depan

Ahok Kalah Pilkada DKI Jakarta, Ini Rencana Ahok Untuk Menatap Masa Depan

Memperingati Hari Hansip Nasional, Intip Sejarah Perkembangan Hansip dari Dulu Hingga Kini

Memperingati Hari Hansip Nasional, Intip Sejarah Perkembangan Hansip dari Dulu Hingga Kini

Memperingati Hari Konferensi Asia Afrika, Simak Yuk Fakta Uniknya Pada Tahun 1955 Lalu

Memperingati Hari Konferensi Asia Afrika, Simak Yuk Fakta Uniknya Pada Tahun 1955 Lalu

Belum Usai, Api Konflik di Keraton Solo Masih Berkobar

Belum Usai, Api Konflik di Keraton Solo Masih Berkobar

Hutang Ratusan Juta Demi Traveling, Inilah yang Dipelajari dari Drama Twitter #BacotSispai

Hutang Ratusan Juta Demi Traveling, Inilah yang Dipelajari dari Drama Twitter #BacotSispai

loading