PKL Tanah Abang Ini Salahkan Pejalan Kaki yang Sebabkan Jakarta Macet. Netizen: Kebanyakan Micin!

28 Oktober 2017
|Venanda
2.5 KSHARES

Beberapa waktu lalu, wawancara yang ditayangkan sebuah stasiun televisi menjadi bahan perbincangan banyak orang. Bukan karena topik beritanya yang sangat kontroversial, tapi jawaban narasumbernya yang agak nyeleneh dan ngawur. Bagaimana tidak, saat ditanya tentang penyebab kemacetan Jakarta, pria yang berprofesi sebagai pedagang di Tanah Abang ini justru menyalahkan pejalan kaki yang semakin banyak.

Hmmm, padahal 'kan dia yang tidak tertib dengan jualan di atas trotoar. Ada-ada aja nih si bapak. Nggak heran deh kalau ia jadi bahan tertawaan warganet.

Awalnya dalam wawancara tersebut, orang yang diketahui bernama Ahmad Fauzy ini ditanyai pendapatnya tentang kemacetan Jakarta. Saat itu kondisi pasar Tanah Abang memang sangat semrawut karena banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan. Lalu seorang reporter dari sebuah stasiun televisi swasta menanyakan pendapatnya tentang hal ini.

Ahmad yang merupakan salah satu PKL di Tanah Abang pun mengungkapkan alasannya kenapa ia nekat berjualan di trotoar. Ia mengatakan,

“Ya gimana ya. Berjualan di sini kan, di sini kan internasional, artinya cari uang paling gampang di sini.”

Lalu, saat ditanya tentang penertiban oleh Satpol PP, Ahmad menganggap itu hanya permainan saja. Ia mengatakan bahwa ‘kucing-kucingan’ dengan petugas adalah hal yang biasa.

Kemudian saat ditanya tentang kemacetan, Ahmad mengaku sadar bahwa keberadaan PKL menyebabkan kemacetan. Tapi ia kemudian menambahkan sebuah penyataan yang kontroversial. Ia mengatakan,

“Tapi 'kan yang lebih parah lagi kan pejalan kaki yang penyebab macet. Pejalan kaki kan terlalu banyak jadi melebihi kapasitas. Jalan sudah sempit, orang semakin banyak, seperti lalat,”

masyarakat (in)telek(tual)

A post shared by Kencrotan (@kencrotawn) on

Penggalan video wawancara dengan Ahmad ini sangat viral. Bahkan sebuah akun Instagram bernama @kencrotawn mengedit video siaran stasiun televisi tersebut menjadi lebih lucu. Dengan tambahan berbagai reaksi orang yang sangat kocak, video ini menarik perhatian banyak orang. Mereka bahkan ikut berkomentar di unggahan tersebut.

@mkodrats: “Ini sehari makan 1 bungkus micin orang ini”

@rezapogiya: “Kalo gak ada yang jalan kaki yang beli daganganlu siapa lol wkwk”

@dhikardus_: “besok besok gua naik motor aja gausah jalan kaki, biar ga dikata laler sama netijen goubloq”

@thur_25: “Next micin generation”

Memang ada-ada aja nih pria yang satu ini. Udah tahu macet karena banyak yang berjualan di trotoar sekitaran Tanah Abang, ia justru menyalahkan pejalan kaki. Padahal ya, kalau nggak ada pejalan kaki, dagangannya siapa yang mau beli? Duh, heran deh sama bapak ini.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Quote apa ya?"
2.5 KSHARES