Pangeran Mansour bin Muqrin, Pangeran Arab Saudi yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

06 November 2017
|Atik Kencana S.
News
0SHARES

Salah seorang pangeran Arab Saudi dinyatakan tewas setelah helikopter yang ditumpanginya dan rombongan mengalami insiden di perbatasan dekat Yaman yang terjadi pada Minggu (5/11), begitulah yang dikabarkan melalui siaran televisi Al-Ikhbariya.

Dilansir dari laman BBC, Pangeran Mansour bin Muqrin yang tengah menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Asir Tengah mengadakan perjalanan bersama dengan beberapa pejabat yang turut celaka dalam insiden jatuhnya helikopter tersebut.

Provinsi Asir adalah sebuah wilayah di barat daya Arab Saudi yang menjadi kawasan yang rawan diserang oleh Yaman dalam beberapa bulan terakhir. Seperti yang diketahui, konflik yang terjadi antara Arab Saudi dan Yaman tengah bergulir sejak awal tahun 2015.

Pangeran Mansour bin Muqrin merupakan anak kandung dari Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz yang statusnya dilengserkan sebagai putra mahkota oleh saudara tirinya, Raja Salman, pada tahun 2015 lalu.

Mengenai penyebab dari kecelakaan tersebut belum dapat diungkapkan secara pasti. Namun, dari sumber yang terpercaya mengabarkan bahwa di dalam helikopter tersebut terdapat delapan orang penumpang. Diduga kuat kedelapan penumpang helikopter tersebut tewas.

Menurut media Al-Arabiya, Pangeran Mansour bersama para pejabat Provinsi Asir lainnya hendak meninjau sebuah proyek di Al-Saida Al-Sawalha Center yang kelak akan diimplementasikan di Kota Mohail. Selain itu, pangeran beserta rombongannya juga dijadwalkan untuk mendengarkan secara langsung penjelasan dari Wali Kota Mahil Asir, Said Ali Jaber.

Tewasnya pangeran Mansour ini terjadi di tengah maraknya penangkapan besar-besaran terhadap sejumlah pangeran dan pejabat Arab Saudi yang terjerat dugaan kasus korupsi. Sebanyak sebelas pangeran dan empat menteri diringkus oleh badan antikorupsi yang dipimpin oleh sang Putra Mahkota, Mohammed bin Salman, yang baru resmi berdiri dalam beberapa jam saja. Walaupun demikian, nama Pangeran Mansour tidak termasuk dalam daftar pangeran yang ditangkap.

Lebih lanjut dilansir dari laman Detik, kabar kecelakaan helikopter ini juga bertepatan dengan berita Arab Saudi yang mencegat dan menghancurkan rudal balikstik yang berdekatan dengan Bandara Internasional Riyadh. Rudal tersebut ditembakkan dari Negara Yaman sebagai pertambahan volume perang kerajaan demi melawan pemberontak Huthi.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Atik Kencana S.
"Semper Fi"
0SHARES