Militer AS Merilis Potret Miris Hasil Fotografi Jurnalistik yang Menewaskan Anggotanya

04 Mei 2017
|Fatwah Diniaty

Baru-baru ini militer Amerika Serikat merilis foto mengenai insiden ledakan yang terjadi pada 2 Juli 2013 di provinsi Laghman Timur yang memakan empat prajurit Angkatan Darat dan prajurit spesialis yang bertugas sebagai fotografer jurnalistik. Foto-foto tersebut dirilis di Majalah Military Review pada pecan lalu.

Hilda Clayton, ia adalah seorang fotografer jurnalistik untuk Angkatan Darat AS di Afganistan. Pada saat itu Clyton bertugas mendokumentasikan kegiatan-kegiatan Angkatan Darat tersebut yang bertujuan untuk membentuk dan memperkuat kemitraan antara Afganistan-AS. Di balik tugasnya tersebut, ia mengetahui kalau tugasnya itu penuh dengan risiko, tetapi ia tetap memilih untuk berpartisipasi.

Hingga pada akhirnya kontribusinya terhadap dunia kemiliteran harus berakhir saat Clayton mengikuti pelatihan jurnalistik. Ia tewas akibat sebuah ledakan mortir. Akan tetapi sebelum ia tewas, ia sempat mengambil beberapa foto ledakan pada detik-detik terakhir kematiannya. Setelah beberapa tahun, akhirnya foto-foto tersebut mendapat izin dari keluarga Clayton untuk diterbitkan. Untuk menghormati jasanya, nama Clayton dijadikan sebagai nama sebuah penghargaan fotografi.

 

Di balik fotografi jurnalistik tersebut terdapat sebuah kisah yang dramatis serta miris, seperti beberapa fotografi jurnalistik berikut ini yang akan membuatmu terenyuh.

1. Seorang wanita Yahudi melawan tentara Israel dengan hanya seorang diri

2. Seorang petugas sedang mengevakuasi anak saat wabah Ebola di Afrika

3. Potret miris anak bertubuh kurus ini diambil saat terjadi bencana kelaparan di Sudan

4. Potret seorang ibu dan anaknya yang bersembunyi di pusat perbelanjaan saat terjadi serangan teroris di Kenya

5. Momen dramatis saat seorang pria menyelamatkan seorang wanita yang hanyut di sungai

6. Pengungsi Kosovo memindahkan seorang anak kecil melalui pagar yang berduri

7. Kedua pria tersebut mendorong kendaraannya untuk mengindari polusi udara yang ada di belakangnya

Itulah beberapa fotografi jurnalistik yang diambil saat momen-momen yang miris dan mendramatisir dari kamera beberapa orang jurnalis. Foto-foto tersebut seperti bercerita akan sebuah insiden atau kejadian yang membuat kita terenyuh. Demi mendapatkan hasil fotografi yang bagus, bahkan tak sedikit jurnalis yang rela mempertaruhkan nyawanya untuk pada momen-momen tersebut. Akan tetapi hasil fotografi tersebut akan sebanding bila mendapatkan penghargaan dari jerih payah yang dihasilkannya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatwah Diniaty
Gak Punya Quote Nih!
SHARES