Menanggapi Pesan Jokowi Kepada Pemuda ASEAN, Inilah Tips Bijak Menggunakan Media Sosial

30 April 2017
|Yuniar Dwi Setiawati
0SHARES

Anak-anak muda seringkali dinilai sebelah mata di pandangan orang-orang dewasa yang sering menganggap diri sudah lebih berpengalaman. Padahal justru di dalam diri anak muda, masa depan bangsa bisa ditentukan. Jika anak muda dapat memiliki pola pikir yang benar dan semangat memaksimalkan setiap potensi yang ada, pastilah masa depan bangsa akan menjadi lebih baik.

Presiden Jokowi sebagai pemimpin Indonesia juga akan terus mendukung anak muda untuk berkarya membangun negeri khususnya berkaitan dengan media sosial. Seperti dalam pertemuannya dengan pemuda ASEAN, sabtu (29/4/2017) lalu beliau mengungkapkan secara khusus bahwa di Indonesia, ada 44 juta posting di media sosial per jam, 73 juta pengguna akun media sosial. Melihat fakta ini, beliau juga berpesan: “Saya memiliki harapan besar agar anak-anak muda ASEAN dapat menggunakan media sosial dengan bijak untuk menyebarkan pesan-pesan positif, jadilah agen perubahan dan jadilah agen toleransi dan perdamaian.” ujarnya dikutip dari detik.com hari ini.

Bagaimana supaya kamu bisa bersikap bijak saat berselancar di dunia maya? Tenang, YuKepo disini akan memberikan tips-tips kepada anak muda agar bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Simak yuk tips di bawah ini.

1. Memposting pesan positif

Menulis pesan di media sosial haruslah dengan mindset yang benar. Pesan yang dibagikan di dunia maya itu terbuka di mata publik. Pesan positif lah yang dapat mengubah suasana dunia yang semula suram menjadi lebih indah dan berwarna. Pesan yang dituliskan di media sosial juga bisa dipastikan lahir dari hati yang damai dan bahagia. Selama hatimu masih penuh dengan amarah dan kebencian, lebih baik menjauh dari media sosial sejenak ya.

2. Mengupload foto yang sopan

Foto-foto yang diunggah di media sosial juga diharapkan yang sopan dan elegan, bukan pose-pose vulgar yang bisa menjatuhkan reputasi kamu sendiri sebagai anak muda. Jadi, sebelum foto pastikan kalau kamu memakai kostum yang apik dan ekspresi yang tidak mengundang kontroversi.

3. Memberi informasi yang membangun

Menjamurnya berita hoax banyak membuat anak muda tidak selektif ketika meng-share informasi di media sosial. Lebih baik kenali dulu beritanya, selama beritanya teruji secara fakta dan berisikan informasi yang membangun, it’s oke! Karena dari informasi yang membangun itulah, kamu bisa membangun orang-orang yang melihat postinganmu. Siapa tahu kan mereka sedang patah semangat lalu setelah baca informasi yang kamu bagikan, mereka jadi melek dan bangkit berkarya lagi.

4. Menghargai lawan-lawan bicara

Menghargai lawan-lawan bicaramu di media sosial itu wajib hukumnya. Ini mencegah agar kamu gak terjebak ke dalam perang mulut saat menanggapi komentar teman-temanmu di media sosial. Ingat, mulutmu itu harimaumu ya. Menghargai lawan bicara itu juga gak membuat kamu rugi kok malahan kita pasti akan menuai rasa itu dari orang-orang yang kamu hargai. Bagaimana cara menghargainya? Kamu bisa belajar memberikan komentar tanpa menyudutkan lawan bicaramu.

5. Mengonsumsi informasi yang sehat

Ternyata tugas kamu sebagai anak muda tidak hanya memberi dampak ke luar, tapi kamu juga perlu mengisi hidupmu dengan informasi yang sehat. Sangat disayangkan juga jika anak muda mengonsumsi konten-konten negatif seperti pornografi yang bisa merusak otak dan merangsang untuk bertindak kriminal kan? Informasi sehat yang masuk dalam pikiran kamu akan membuatmu juga terbiasa mengeluarkan informasi yang sehat kepada orang lain.

Itulah tips bijak yang YuKepo bisa bagikan, sederhana dan bisa diaplikasikan, bukan? Yuk, mulai sekarang belajar bijak menggunakan media sosial ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Yuniar Dwi Setiawati
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES