Memperingati Hari Konferensi Asia Afrika, Simak Yuk Fakta Uniknya Pada Tahun 1955 Lalu

i.ytimg.com

Tepat pada hari ini nih 18 April merupakan hari jadi Konferensi Asia Afrika (KAA). Konferensi yang juga sering disebut sebagai Konferensi Bandung ini memang dilaksanakan di Ibukota Jawa Barat pada tanggal 18 April hingga 24 April 1955. Pertemuan para negara-negara Asia Afrika ini memiliki tujuan untuk menjalin kerjasama baik secara ekonomi maupun budaya antar negara Asia Afrika. Selain itu konferensi ini juga bertujuan untuk melawan kolonialisme para negara imperialis seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, dan lain-lain.

Konferensi yang dihadiri oleh 29 negara ini menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi mengenai pernyataan dukungan kerukunan dan kerjasama dunia. Selain itu, ternyata ada juga lho fakta-fakta uniknya tentang KAA pada tahun 1955 ini. Penasaran? Tenang aja YuKepo udah merangkumnya kok buat kalian. Yuk langsung aja kepoin!

1. Konferensi Colombo merupakan cikal bakal KAA

4.bp.blogspot.com

Paska berakhirnya Perang Dunia II memang banyak negara di kawasan Asia Afrika untuk ikut andil dalam politik internasional.  Atas dasar pengalaman yang sama sebagai negara yang pernah terjajah, dilaksanakanlah Konferensi Colombo di Sri Lanka pada 28 April hingga 2 Mei 1954. Ali Sastroamidjojo selaku Perdana Menteri Indonesia yang mewakili Indonesia pada konferensi tersebut mengusulkan untuk membuat konferensi yang lebih luas lagi namun masih dalam cakupan Asia Afrika. Akhirnya tercetuslah Konferensi Asia Afrika yang dilaksanakan setahun kemudian dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya. 

2. Arsip KAA disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia

asianafricanmuseum.org

Arsip resmi Konferensi Asia Afrika tahun 1955 ternyata masih disimpan di gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang terdiri dari 1778 lembar arsip berupa kertas, 565 lembar arsip berupa foto dan 7 rol film. Lebih mencengangkannya lagi, arsip ini sudah termasuk salah satu warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. 

3. Gamal dan Nehru minum air kobokan

penasoekarno.files.wordpress.com

Selama perhelatan konferensi akbar tersebut, para delegasi menyantap hidangannya di Rumah Makan Mandrawi di Jalan Dalem Kaum, Bandung. Para tamu dipersilakan untuk memilih sendiri makanan yang ia suka. Lucunya saat disediakan air kobokan di tiap-tiap meja, Perdana Menteri India yaitu Nehru dan Perdana Menteri Mesir yaitu Gamal malah meminum air kobokan tersebut. Setelah dijelaskan bahwa fungsi air itu adalah untuk cuci tangan, bukannya marah mereka malah tersipu malu.

4. Ada sabotase kepada delegasi Tiongkok

assets-a2.kompasiana.com

Beberapa hari sebelum KAA dimulai tepatnya pada tanggal 11 April 1955, pesawat carteran India yang bernama Kashmir Princess yang mengangkut delegasi dari Tiongkok bersama sejumlah wartawan meledak di udara sehingga jatuh di laut Natuna. 16 penumpangnya serta 7 kader partai Komunis Tiongkok tewas. Sedangkan 3 orang yang merupakan teknisi, kapten, dan navigatornya selamat.

Kemenlu Tiongkok pada saat itu memberikan keterangan resmi bahwa kejadian itu bukan murni kecelakaan, melainkan pembunuhan yang dilakukan CIA dan Chiang Kai-Shek. Untung saja Perdana Menteri Tiongkok pada saat itu, Zhou Enlai, tidak ikut dalam rombongan Kashmir Princess karena sakit, sehingga ia baru bisa bertolak ke Indonesia pada tanggal 14 April 1955. 

5. Para delegasi menginap di Hotel Homann dan Hotel Preanger

4.bp.blogspot.com

Hotel Homann yang berdiri sejak tahun 1871 ini pernah menjadi hotel tebesar se-Asia Tenggara. Hotel ini menjadi tempat bermalamnya beberapa delegasi KAA pada tahun 1955 yaitu Presiden Soekarno di kamar 244 , Perdana Menteri Tiongkok Zhou Enlai di kamar 344, dan Perdana Menteri India yaitu Jawaharlal Nehru di kamar 144.

Selain di hotel Homann, ada beberapa delegasi yang memang ditempatkan di Hotel Preanger sebagai tempat istirahatnya. 

6. The Bandung Walk

media.suara.com

Pagi harinya tepat pada tanggal pembukaan Konferensi Asia Afrika yaitu pada tanggal 18 April 1955 pukul 08.30 WIB, para delegasi berjalan dari hotel tempat mereka menginap yaitu Hotel Homann dan Hotel Preanger secara berkelompok. Mereka berjalan menuju Gedung Merdeka. Momentum bersejarah itu kini dikenal sebagai peristiwa “The Bandung Walk”.

7. Menu daging super besar untuk Pangeran Arab

4.bp.blogspot.com

Namanyaa juga orang Arab, makanannya pasti gak jauh dari daging kambing. Begitupula Pangeran Arab Saudi pada saat itu yaitu Faisal bin Abdul Aziz. Ia meminta disediakan gule kambing atau sate kambing. Yang jadi permasalahan bukanlah daging kambingnya, melainkan potongan-potongan dagingnya. Ia minta potongan daging kambing tersebut dibikin besar-besar, lebih besar dari ukuran standar yang sering kita makan. Bikin repot aja deh ya.

Nah itulah tadi beberapa fakta unik Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 lalu. Selain berbau tentang aksi sabotase kepada Republik Rakyat Tiongkok, ternyata ada juga ya sisi yang bikin kamu geleng-geleng kepala. Setidaknya dengan konferensi ini, persaudaraan negara-negara Asia dan Afrika menjadi semakin erat. Hubungan internasionalnya juga berjalan lancar. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Belum Usai, Api Konflik di Keraton Solo Masih Berkobar

Belum Usai, Api Konflik di Keraton Solo Masih Berkobar

Hutang Ratusan Juta Demi Traveling, Inilah yang Dipelajari dari Drama Twitter #BacotSispai

Hutang Ratusan Juta Demi Traveling, Inilah yang Dipelajari dari Drama Twitter #BacotSispai

Isu Mengenai Disneyland yang Bakalan Hadir di Indonesia, Benar Gak Ya?

Isu Mengenai Disneyland yang Bakalan Hadir di Indonesia, Benar Gak Ya?

Penderita Hemofilia Bisa Terinfeksi Virus HIV, Telisik Lebih Jauh Tentang Sejarahnya

Penderita Hemofilia Bisa Terinfeksi Virus HIV, Telisik Lebih Jauh Tentang Sejarahnya

Merayakan Paskah, Yuk Tengok Tradisi Menghias Telur di Seluruh Dunia!

Merayakan Paskah, Yuk Tengok Tradisi Menghias Telur di Seluruh Dunia!

Fans Running Man Menikah dengan Pria Korea, Inilah Kisah Cinta Mereka

Fans Running Man Menikah dengan Pria Korea, Inilah Kisah Cinta Mereka

loading