Ledakan Bom St. Petersburg Sangat Mengerikan, Beginilah Kisah Kronologinya!

04 April 2017
|Yuniar Dwi Setiawati
0SHARES

Ledakan bom telah terjadi di dua stasiun kereta bawah tanah St. Petersburg, Rusia pada Senin (3/4/2017) lalu. Dari peristiwa mengerikan ini, dikabarkan 11 orang meninggal dunia dan 50 orang lainnya mengalami luka-luka. Dmitry Medvedev selaku perdana menteri Rusia mengatakan bahwa ledakan bom ini merupakan serangan teroris.

Menurut lansiran dari sindonews.com, kengerian yang terjadi dalam peristiwa ini terlihat dalam sebuah video yang memperlihatkan banyak orang tergeletak, menangis kesakitan karena tubuhnya berlumuran darah. Penelitian sampai hari ini (4/4/2017) menyebutkan ada 2 tersangka dalam kasus pengeboman ini yang salah satunya adalah warga Asia Tengah. Berdasarkan sumber dari media Rusia, Interfax pelaku membawa tas ransel yang berisi bom tersebut dan meledakkan dirinya. Serangan ini juga diindikasikan bom bunuh diri meskipun harus menunggu tes DNA untuk memastikan bahwa mayat yang terpotong tubuhnya merupakan salah satu dari pelaku.

Nah, kamu yang mau tahu tentang ledakan bom yang mengerikan ini bisa langsung simak liputan secara kronologis menurut waktu Indonesia di bawah ini.

1. Pukul 19.15-19.18 WIB

Pada jam segini, ledakan bom mulai terjadi dan setelah itu pihak keamanan langsung bergegas menutup beberapa stasiun yang berdekatan dengan lokasi pengeboman. Ada seorang warga Rusia yang bernama Stanislav Listyev sedang turun dari eskalator menuju stasiun melihat banyak orang mulai panik dan asap mengepul dari dalam stasiun.

2. Pukul 19.41-19.50 WIB

Vladimir Putin, selaku Presiden Rusia langsung tanggap untuk segera memberitahukan kepada petugas agar pelaku teror dapat ditelusuri. Pada jam ini, terlihat juga anak-anak menjadi korbannya, mereka bergeletakan penuh darah meski identitasnya belum diketahui. Melihat hal ini, Vladimir Putin pun menyampaikan belasungkawa pada keluarga. Selain itu, Komite Anti Terorisme Rusia mengabarkan lokasi pengeboman terjadi yakni antara Theknologichesky Institut dan Senaya Square.

3. Pukul 20.00 WIB

Pada jam ini mulai diketahui bahwa bom yang digunakan pelaku adalah 200-300 gram TNT. 11 orang dipastikan meninggal dunia akibat bom ini dan korban luka-luka segera dibawa untuk ditangani lebih lanjut. Para korban banyak berlumuran darah di area badan dan wajah serta banyak orang berteriak menangis histeris.

4. Pukul 20.09-20.12 WIB

Tidak hanya stasiun, pemerintah juga langsung menutup Bandara St. Petersburg pada jam ini. Upaya ini untuk mengamankan warga agar tidak beraktivitas memakai alat transportasi umum selama kejadian ini belum tuntas.

5. Pukul 20.36 WIB

Korban yang dievakuasi langsung dinaikkan ambulans pada jam segini. Pemerintah tidak tanggung-tanggung untuk mengirimkan 41 armada ambulans untuk mengangkut korban akibat ledakan bom ini ke Rumah Sakit.

Mengerikan sekali ya kejadiannya. Jika kamu ada disitu mungkin kamu juga ikut merasakan apa yang mereka alami. Sedih pastinya, apalagi keluarga yang ditinggalkan. Turut berdukacita ya! Semoga Tuhan memberi kekuatan untuk keluarga korban melanjutkan kehidupannya sekalipun tanpa orang terdekat ada di sampingnya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Yuniar Dwi Setiawati
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES