Ken, Bule Asal Inggris yang 2 Tahun Jadi Gelandangan. Gimana Bule yang Lain?

www.jawapos.com

Kenneth Willliam Carl (59) sudah 2 tahun jadi gelandangan di Jakarta. Bule asal Inggris ini mengalami kehidupan yang sulit saat tinggal di Ibukota. Semenjak ia dikeluarkan dari pekerjaan dan harus merawat istrinya yang sakit kanker, ia menjadi mudah stress. Hidupnya sebagai warga negara asing akhirnya terlunta-lunta. Ini disebabkan karena ia sendiri harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan biaya perawatan istrinya yang hampir Rp 2 Miliar.

Menurut lansiran dari sindonews.com, Ken harus diamankan oleh pertugas dinas sosial Jakarta Selatan untuk penanganan lebih lanjut. Meskipun sudah 17 tahun di Indonesia dan mendapat istri orang pribumi, Ken masih merasa kesulitan hidup di negara orang.

Setelah istri yang dirawatnya meninggal dunia, Ken berusaha mencari pekerjaan. Tapi, ternyata banyak perusahaan yang menolaknya karena Usia Ken sendiri sudah terlalu tua untuk menjadi seorang karyawan.

Tidak hanya Ken, ternyata ada juga bule lain yang jadi gelandangan di Jakarta. Kamu mau tahu kan? Simak yuk ulasan berikut ini!

cdn.rbth.com

Dimitrii Abdugafarov dan Alexandra Kolesnikova ini juga sempat jadi gelandangan di Jakarta. Mereka adalah mahasiswa asal Rusia yang kecopetan dan kehilangan semua dokumen-dokumen berharganya saat akan penelitian di Papua. Setelah sampai di Jakarta, mereka melaporkan kejadian ini ke kedutaan. Tapi karena harus menunggu dengan waktu cukup lama, akhirnya mereka hidup menggelandang di Jakarta: menumpang di kendaraan umum dan mengamen di Jalan Sudirman.

cdn2.tstatic.net

Benjamen Holst asal Jerman juga pernah jadi gelandangan dan mengemis di Bali. Bule ini menderita kaki gajah dan tidak bisa bekerja lagi seperti orang pada umumnya. Ia menderita penyakit ini ternyata sudah 8 tahun sejak berkunjung ke New Delhi, India. Hasil dari mengemis inilah yang ia pakai untuk biaya pengobatan.

poskotanews.com

Pengungsi Irak juga tampak memadati kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Mereka yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak ini suka tidur di trotoar dan sangat mengusik orang-orang yang melihatnya. Hidup mereka juga hanya mengharapkan belas kasihan pedangan kaki lima yang lewat disitu. Pemerintah mau saja menertibkan mereka, tapi agaknya mereka kesulitan karena sulit berkomunikasi dengan bahasa pengungsi Irak tersebut.

Melihat hal demikian, mungkin kamu bisa kasihan terhadap hidup mereka. Tapi mau bagaimana lagi, mereka ada di negeri kita juga kadang karena peristiwa suram yang pernah terjadi.

Ya, sebagai warga negara yang baik. Kamu juga bisa membantu mereka dengan cara yang kamu anggap bijak dan berguna untuk mereka. Mereka juga kan manusia, dan mereka sangat berharga.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Demi Film, Prilly Latuconsina Rela Dirasuki Makhluk Gaib | Keepo.me

Demi Film, Prilly Latuconsina Rela Dirasuki Makhluk Gaib | Keepo.me

Matahari Buatan Terbesar di Dunia ini Teknologinya Bikin Kamu Terpukau

Matahari Buatan Terbesar di Dunia ini Teknologinya Bikin Kamu Terpukau

Jalani Treatment Kecantikan, 5 Artis Ini Alami Efek Samping dari Bengkak Hingga Terbakar | Keepo.me

Jalani Treatment Kecantikan, 5 Artis Ini Alami Efek Samping dari Bengkak Hingga Terbakar | Keepo.me

Inilah Perbandingan Kostum dan Para Pemain Power Rangers 90an Vs Power Rangers 2017

Inilah Perbandingan Kostum dan Para Pemain Power Rangers 90an Vs Power Rangers 2017

Terlihat Harmonis, Istri Wendi Cagur Pernah Minta Cerai dan Kabur dari Rumah | Keepo.me

Terlihat Harmonis, Istri Wendi Cagur Pernah Minta Cerai dan Kabur dari Rumah | Keepo.me

7 Alasan Kenapa Gak Perlu Khawatir Kenaikan Tarif Transportasi Online

7 Alasan Kenapa Gak Perlu Khawatir Kenaikan Tarif Transportasi Online

loading