Istri Bill Gates ke Yogyakarta untuk Menengok Penelitian Eliminate Dengue Project, Apakah Itu?

23 Maret 2017
|Monica Petra

Kemarin hari Rabu, 22 Maret 2017 istri dari Bill Gates mengunjungi Yogyakarta. Kabarnya ia berada di Indonesia selama tanggal 21-24 Maret 2017. Melinda ke Yogyakarta bukan dalam rangka liburan tetapi buat melihat sejauh mana perkembangan Eliminate Dengue Project. Sebuah penelitian yang tengah berlangsung di UGM. Wanita cantik ini datang ditemani beberapa perwakilan dari Bill and Melinda Gates Foundation. Melinda datang buat meninjau langsung penelitian itu. Dia melihat proses pengembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Dia juga merelakan tangannya buat ngasih makan nyamuk. Melinda berada di sana kurang lebih selama satu jam. Penelitian ini memang didanai oleh Bill and Melinda Gates Foundation.

Nah, mungkin masih banyak yang belum tau apa itu Eliminate Dengue Project. Makanya baca terus sampai bawah. 

Tentu nggak asing dengan istilah dengue kan, atau lebih dikenal dengan Demam Berdarah Dengue (DBD). Ini sebenarnya adalah masalah kesehatan utama yang terjadi di banyak negara tropis maupun subtropis seluruh dunia. Diperkirakan 390 juta infeksi terjadi setiap tahun. Di Indonesia sendiri, kasus ini terdeteksi tahun 1968. Infeksi dengue di Yogyakarta termasuk yang cukup pesat berkembang. Makanya Yogyakarta jadi salah satu provinsi yang punya risiko infeksi dengue tinggi di Indonesia. 

 

Untuk muncullah sebuah ide penelitian ini, Eliminate Dengue Project yang dipimpin oleh Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Penelitian ini dilakukan dengan teknologi wolbachia untuk menekan perkembangan virus dengue. Karena wolbachia dalam tubuh nyamuk Aedes Aegypti mampu menekan perkembangan virus dengue sehingga nyamuk nggak akan bisa menularkan virusnya pada manusia. Penelitian ini sudah dilakukan sejak tahun 2011. 

Tahun 2014, Eliminate Dengue Indonesia sudah melepas nyamuk ber-wolbachia pada beberapa tempat Yogyakarta, yang merupakan daerah rawan demam berdarah. Pelepasan nyamuk ini dilakukan untuk pengembangbiakan wolbachia di antara nyamuk lokal sehingga mengurangi penularan pada manusia.

Bahkan penelitian ini juga mendapat dukungan dari Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bulan Februari lalu beliau mengunjungi laboratorium penelitian tersebut. Menurutnya, penelitian ini penting untuk terus-menerus dilakukan. Karena bisa saja dalam generasi ke tujuh dari nyamuk ber-wolbachia tersebut kembali jadi nyamuk normal. 

Sekarang sudah paham dengan penelitian luar biasa yang tengah dilakukan oleh para anak bangsa kan? Beruntung ternyata kepiawaian generasi kita masih dapat support dari orang-orang terhebat dunia. Itu artinya kita harus semakin bersemangat dan bangga ya bisa jadi warga Indonesia. Kita sebagai generasi muda memang nggak boleh berhenti buat berkarya. Kelak, apa yang kita lakukan selama dijalani dengan ikhlas, pasti akan membuahkan hasil. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Monica Petra
Gak Punya Quote Nih!
SHARES